Sering Bikin Konten, Dedi Mulyadi Ngaku Gaptek: Saya Nggak Ngerti Cara Upload

Lintang Siltya Utami

Kamis, 19 Juni 2025 | 19:39 WIB
Sering Bikin Konten, Dedi Mulyadi Ngaku Gaptek: Saya Nggak Ngerti Cara Upload
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi [Dok Pemkot Bogor]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal luas sebagai sosok yang sering membuat konten dan membagikannya di akun media sosial miliknya. Dedi Mulyadi sendiri diketahui memiliki akun TikTok @dedimulyadiofficial dan kanal YouTube bernama KANG DEDI MULYADI CHANNEL.

Namun, meski sering membuat konten, rupanya Dedi Mulyadi mengaku dirinya gagap teknologi alias gaptek, sebuah istilah yang merujuk pada seseorang yang kurang mahir atau tidak terbiasa dalam menggunakan teknologi modern.

Hal tersebut diakui langsung oleh Dedi Mulyadi dalam video pertemuannya dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Dibagikan ulang oleh akun TikTok @arahachannel, mulanya Sherly Tjoanda bertanya apakah akun TikTok milik Dedi Mulyadi dikelola oleh dirinya sendiri.

"Tapi TikToknya pegang sendiri?" tanya Sherly Tjoanda.

Dengan cepat, Dedi Mulyadi menggeleng. Mantan Bupati Purwakarta tersebut mengaku bahwa dirinya hanya merekam video yang dibutuhkan, namun bukan ia yang mengunggah video tersebut ke platform media sosial. Bukan tanpa sebab, Dedi Mulyadi mengaku bahwa dirinya tak tahu cara mengunggah video.

"Nggak, saya yang bikinnya (video). Tapi yang upload orang lain. Pokoknya pagi-pagi upload, saya nggak ngerti uploadnya, nggak bisa," jawab Dedi Mulyadi.

Pengakuan itu pun sontak membuat Sherly Tjoanda bingung.

"Tinggal post," celetuk Sherly Tjoanda sembari memeragakan tengah mengklik tombol posting.

baca juga

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa ia memiliki admin khusus untuk distribusi konten. Meski begitu, admin tersebut hanya bertugas untuk mengunggah video. Dedi Mulyadi tidak mengizinkan admin untuk mengedit video yang diambilnya.

"Nah, si admin saya itu tidak ngapa-ngapain. Menerima (video), tidak boleh mengurangi, tidak boleh menambah, segitu apa yang saya bikin," sambung Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan bahwa dirinya memiliki rutinitas untuk membuat video di pagi hari yang umumnya ia rekam dengan latar belakang persawahan.

"Operator, tinggal upload. Jam setengah enam (pagi) itu udah harus udah ada. Tiap pagi jalan kaki," imbuhnya lagi.

Dedi Mulyadi sendiri saat ini mengelola kanal YouTube yang dibuatnya pada 16 November 2017 dan akun TikTok yang dibuat pada 18 Januari 2021.

Saat ini, akun TikToknya telah memiliki pengikut sebanyak lebih dari 8,4 juta dengan total video 603 yang telah diunggah. Dedi Mulyadi juga mendapat total likes sebanyak lebih dari 184,8 juta kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selfie Makin Ciamik! HUAWEI nova 13 Pro Rilis Lagi di Indonesia, Harga Hanya Rp7,9 Juta

Selfie Makin Ciamik! HUAWEI nova 13 Pro Rilis Lagi di Indonesia, Harga Hanya Rp7,9 Juta

Tekno | Kamis, 19 Juni 2025 | 10:21 WIB

Beda dari KDM, Rano Karno Lebih Pilih Gandeng Ulama untuk Bina Remaja Pelaku Tawuran

Beda dari KDM, Rano Karno Lebih Pilih Gandeng Ulama untuk Bina Remaja Pelaku Tawuran

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 22:03 WIB

Dari Jawa Barat ke Jakarta: Efektifkah Barak Militer Redam Tawuran Pemuda?

Dari Jawa Barat ke Jakarta: Efektifkah Barak Militer Redam Tawuran Pemuda?

Liks | Rabu, 18 Juni 2025 | 17:06 WIB

Terkini

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

×