Ungkap Adanya Pemerkosaan Massal 1998, Aktivis Ita Fatia Nadia Dibentak Wiranto: Kamu Pembohong!

Sumarni, Rena Pangesti

Minggu, 22 Juni 2025 | 10:27 WIB
Ungkap Adanya Pemerkosaan Massal 1998, Aktivis Ita Fatia Nadia Dibentak Wiranto: Kamu Pembohong!
Ita Fatia Nadia cerita tentang tragedi pemerkosaan massal di tahun 1998 [YouTube/Tempodotco]

Suara.com - Ita Fatia Nadia menjadi salah satu aktivis serta bagian dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) di era kerusuhan Mei 1998. Ia menjadi satu diantara pendamping korban pemerkosaan massal.

Nama Ita Fatia Nadia kembali muncul setelah merespons ucapan Fadli Zon soal hoaks pemerkosaan massal 1998.

Padahal, Ita Fatia Nadia menjadi pendamping belasan korban pemerkosaan. Ia juga melakukan audiensi ke Habibie yang saat itu menjabat sebagai Presiden Indonesia.

"Kami 11 orang perempuan, dipimpin oleh Profesor Saparinah Sadli. Karena mewakili TGPF, saya membawa dokumen-dokumen," cerita Ita Fatia Nadia di kanal YouTube Tempo, Sabtu, 21 Juni 2025.

Habibie membuka dokumen yang dibawa Ita Fatia Nadia. Tidak banyak halaman yang dibaca, tapi kakek Melanie Subono langsung percaya.

"Ketika menerima itu, Presiden Habibie hanya membuka sedikit. (Kata Habibie) 'saya percaya', itu kata-kata yang masih saya ingat," papar Ita Fatia Nadia.

Ucapan Habibie percaya pada cerita adanya pemerkosaan massal 1998 bukan hanya karena hadirnya Ita Fatia Nadia dan kawan-kawan.

Pidato presiden ke-3 Habibie soal peristiwa 98 kembali viral di media sosial (YouTube)
Pidato presiden ke-3 Habibie soal peristiwa 98 kembali viral di media sosial (YouTube)

"(Kata Habibie) 'saya percaya karena keponakan sahabat saya menjadi korban. Saya percaya bahwa terjadi pemerkosaan'," kenang Ita Fatia.

Tak lama setelah itu, Penasihat Militer Presiden Habibie, Jenderal Sintong Panjaitan menepuk bahu Ita Fatia Nadia dan memintanya keluar ruangan.

baca juga

"Saya keluar di pintu itu, langsung ditutup. Di depan pintu itu sudah ada Jenderal Wiranto, waktu itu Panglima ABRI dan Roesmanhadi yang menjadi Kapolri," kata Ita Fatia.

"Dan apa yang terjadi adalah, itu dalam waktu sekian detik, Jenderal Wiranto mengatakan, 'Kamu berbohong! Kamu telah menjelekkan nama Indonesia di mata Internasional'," imbuhnya mengenang.

Ita Fatia Nadia menuturkan, sebelum bertemu dengan Habibie, ia sempat bicara dengan media Internasional soal adanya pemerkosaan massal 1998.

"Memang pagi itu sebelum saya menghadap Presiden, saya diwawancara oleh Washington Post," tutur Ita Fatia Nadia.

Karena itulah mungkin Wiranto marah kepada Ita Fatia Nadia. Bukan hanya sang jenderal, tapi Roesmanhadi yang kala itu menjadi Kapolri juga ikut bicara.

"Nah, waktu Jenderal Wiranto bilang begitu, Jenderal Roesmanhadi mengatakan, 'Kamu harus bertanggung jawab ya'. Tapi nadanya tidak keras, tidak kasar seperti Jenderal Wiranto," ucap Ita Fatia Nadia.

Ita Fatia Nadia sontak membeku. Ia syok dengan ucapan para petinggi yang bicara di hadapannya.

"Saya waktu itu freezing. Saya itu kaget, apa yang harus saya lakukan?" katanya.

Meski sempat membeku, tapi Ita Fatia Nadia tegas bilang, "saya tidak berbohong! Saya bertanggung jawab dan saya bisa menunjukkan. Itu saya nunjuk Wiranto."

Dalam kondisi tersebut, Profesor Saparinah Sadli menjemput Ita Fatia Nadia.

"Saya dipegang, dituntun dan dibawa masuk," beber Ita.

Ita Fatia Nadia sempat mendapat teror. Anaknya diancam akan diculik.

Di tahun peristiwa itu terjadi, ia yang mendampingi korban, Fransisca mendapat teror.

"Teror yang pertama adalah saat saya mengurus Fransisca dan dua anak di Pondok Bambu. Saya mendapatkan surat kalau anak saya akan diculik," terang Ita Fatia.

Ancaman itu bukan hanya menghampiri Ita. Tetapi juga guru dari anaknya.

Keluarga Ita Fatia Nadia tahu soal ancaman ini. Orang tua Ita yang saat itu ada di Yogyakarta, datang menemui dirinya.

"Orang tua saya dari Jogja datang dan membawa anak-anak. Ibu saya bilang, kamu tetap bekerja, anak-anak bersama kami," ungkap Ita Fatia Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ita Fatia Dampingi Korban Termuda Pemerkosaan Massal 1998, Umurnya Baru 11 Tahun

Ita Fatia Dampingi Korban Termuda Pemerkosaan Massal 1998, Umurnya Baru 11 Tahun

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:37 WIB

Sebut Fadli Zon Bohongi Publik Terkait Pemerkosaan Massal, Ita Fatia Diancam Dibungkam sampai Mati

Sebut Fadli Zon Bohongi Publik Terkait Pemerkosaan Massal, Ita Fatia Diancam Dibungkam sampai Mati

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 18:52 WIB

Giliran Menteri HAM Natalius Pigai Bikin Gaduh soal Pemerkosaan Massal 1998

Giliran Menteri HAM Natalius Pigai Bikin Gaduh soal Pemerkosaan Massal 1998

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 21:09 WIB

Anies Baswedan Menentang Fadli Zon soal Tragedi Pemerkosaan 98: Jangan Lupa Sisi Kelam Sejarah...

Anies Baswedan Menentang Fadli Zon soal Tragedi Pemerkosaan 98: Jangan Lupa Sisi Kelam Sejarah...

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 19:13 WIB

Fadli Zon 'Dikuliahi' Mantan karena Tak Mengakui Pemerkosaan

Fadli Zon 'Dikuliahi' Mantan karena Tak Mengakui Pemerkosaan

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 15:20 WIB

Tuai Kecaman Keras! Komdigi Diduga Minta Takedown Postingan yang Kritik Fadli Zon

Tuai Kecaman Keras! Komdigi Diduga Minta Takedown Postingan yang Kritik Fadli Zon

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 12:03 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×