Mengapa Misinformasi Perparah Krisis Iklim, Laporan Global Peringatkan Bahayanya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 24 Juni 2025 | 17:33 WIB
Mengapa Misinformasi Perparah Krisis Iklim, Laporan Global Peringatkan Bahayanya
ilustrasi hoaks, ilustrasi hoax, UU ITE. [Envato Elements]

Suara.com - Krisis iklim bukan cuma soal suhu bumi yang naik, tetapi juga tentang banjir informasi yang menyesatkan. Laporan terbaru dari Panel Internasional tentang Lingkungan Informasi (Ipie) menyebut, misinformasi kini menjadi penghalang serius dalam upaya menyelamatkan planet.

Ipie meninjau 300 studi dan menemukan bahwa tindakan nyata untuk menanggulangi krisis iklim terganggu oleh informasi salah, baik yang tersebar secara sengaja maupun tidak.

Pelakunya bukan sembarangan mulai dari perusahaan bahan bakar fosil, politisi sayap kanan, hingga aktor negara tertentu.

Taktik penyangkal perubahan iklim pun kini bergeser. Mereka tidak lagi hanya meragukan sains, tetapi mulai menyerang solusi. Salah satu contoh klaim palsu bahwa energi terbarukan menjadi penyebab padamnya listrik secara massal di Spanyol.

Klaim ini dengan cepat menyebar lewat media sosial, dibantu bot dan troll digital.

Ilustrasi krisis iklim. (unsplash.com/@dibakar16roy)
Ilustrasi krisis iklim. (unsplash.com/@dibakar16roy)

“Ini adalah masalah besar,” kata Dr. Klaus Jensen dari Universitas Kopenhagen, pemimpin laporan Ipie.

“Jika kita tidak punya informasi yang benar, bagaimana kita memilih tujuan dan politisi yang tepat? Dan bagaimana mereka akan menerjemahkan bukti ilmiah jadi kebijakan nyata?”

Waktunya pun mendesak. Jensen mengingatkan bahwa dunia hanya punya waktu sekitar lima tahun untuk memangkas emisi hingga separuh dan mencapai netral karbon pada 2050.

“Tanpa informasi yang tepat, kita tidak akan sampai di sana.”

baca juga

Seruan untuk bertindak lebih keras terhadap misinformasi kini bergema di level global. Elisa Morgera, pelapor khusus PBB untuk hak asasi manusia dan perubahan iklim, mendorong agar misinformasi dan praktik greenwashing dari industri bahan bakar fosil dikriminalisasi.

Ia juga menyebut pentingnya “mendefosilkan” sistem informasi dunia.

Morgera bahkan menyarankan sanksi hukum bagi media dan agensi iklan yang memperkuat narasi palsu. Dukungan atas usulan ini datang dari Sekjen PBB António Guterres.

Dalam pidatonya Juni lalu, ia menyebut perusahaan bahan bakar fosil sebagai “bapak baptis kekacauan iklim” dan menyerukan larangan terhadap iklan mereka.

Brasil, tuan rumah KTT Iklim Cop30 mendatang, juga sedang menggalang dukungan negara-negara untuk memperkuat integritas informasi. Negara-negara seperti Inggris, Prancis, Maroko, dan Chili telah menyatakan dukungan. Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO, menambahkan bahwa disinformasi iklim kini menyebar luas di media sosial.

Laporan Ipie mengungkap berbagai cara misinformasi disebarkan. Mulai dari promosi gas fosil sebagai “bahan bakar rendah karbon”, hingga teori konspirasi liar seperti klaim bahwa kebakaran hutan di California selatan sengaja dibuat untuk menghancurkan terowongan perdagangan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:36 WIB

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 11:53 WIB

Ungkap Motif Serangan Bom AS ke Iran, Gus Ulil Malah Diledek: Apakah Trump Wahabi Nuklir?

Ungkap Motif Serangan Bom AS ke Iran, Gus Ulil Malah Diledek: Apakah Trump Wahabi Nuklir?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×