Klaim Gencatan Senjata Trump Dibantah Menteri Iran, Tegaskan Belum Damai dengan Israel

M Nurhadi

Selasa, 24 Juni 2025 | 09:21 WIB
Klaim Gencatan Senjata Trump Dibantah Menteri Iran, Tegaskan Belum Damai dengan Israel
Presiden AS, Donald Trump. [Dok.Antara]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat pengumuman mengejutkan melalui platform media sosialnya, Truth Social, pada Senin sore waktu AS atau Selasa (24/6/2025) subuh waktu Indonesia. Ia menyatakan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata total, yang akan menandai berakhirnya ketegangan dan konflik selama 12 hari terakhir.

"SELAMAT KEPADA SEMUA ORANG!" tulis Trump dengan huruf kapital. "Telah disepakati sepenuhnya oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA SELURUHNYA (dalam waktu sekitar 6 jam dari sekarang, ketika Israel dan Iran telah mereda dan menyelesaikan misi terakhir mereka yang sedang berlangsung!), selama 12 jam, yang pada saat itu Perang akan dianggap BERAKHIR!"

Trump menjelaskan bahwa gencatan senjata ini akan dimulai dengan Iran yang menghentikan aksinya, diikuti oleh Israel 12 jam kemudian. Setelah 24 jam penuh, "AKHIR Resmi dari PERANG 12 HARI" akan disambut oleh dunia. Ia menekankan bahwa selama gencatan senjata, kedua belah pihak harus tetap damai dan saling menghormati.

"Ini adalah Perang yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun, dan menghancurkan seluruh Timur Tengah, tetapi tidak terjadi, dan tidak akan pernah terjadi! Tuhan memberkati Israel, Tuhan memberkati Iran, Tuhan memberkati Timur Tengah, Tuhan memberkati Amerika Serikat, dan TUHAN memberkati DUNIA!" tutupnya.

Namun demikian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi membantah klaim Trump dan menyatakan belum ada kesepakatan gencatan senjata hingga saat ini.

Meskipun demikian, Aragchi menyatakan bahwa Iran tidak berniat untuk membalas serangan Israel, dengan satu catatan penting: Israel harus menghentikan serangannya terhadap Iran paling lambat pukul 04.00 pagi waktu Teheran.

"Namun, dengan catatan rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 4 pagi waktu Teheran, kami tidak berniat untuk melanjutkan respons kami setelahnya," tulisnya di platform X, seperti dilansir Aljazeera pada Selasa (24/6/2025).

Aragchi menambahkan bahwa keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer Iran akan diputuskan kemudian. Pernyataan ini jelas mengindikasikan bahwa klaim Trump mengenai gencatan senjata total belum sepenuhnya akurat dari sudut pandang Teheran.

Pengumuman gencatan senjata ini datang setelah dua belas hari yang penuh dengan ketegangan politik dan aksi militer yang meningkat di Timur Tengah, memicu kekhawatiran global.

baca juga

Konflik ini meletus secara terbuka pada 13 Juni 2025, ketika Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk rumah petinggi militer, fasilitas militer dan nuklir. Aksi ini langsung memprovokasi Teheran untuk melancarkan serangan balasan yang masif, melibatkan ratusan serangan pesawat tak berawak dan rudal.

Situasi semakin panas ketika pada Ahad (22/6/2025), Presiden AS Donald Trump menyatakan pasukannya telah membombardir tiga situs nuklir Iran di Fordo, Natanz, dan Isfahan. Menurut klaim AS, serangan tersebut melibatkan penggunaan bom penghancur bunker dari pembom siluman B-2 di Fordo, serta rudal jelajah Tomahawk dari kapal selam ke Natanz dan Isfahan. Ini menandai keterlibatan langsung AS dalam aksi militer yang sebelumnya lebih terfokus pada pertukaran serangan antara Iran dan Israel.

Klaim serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran ini memicu reaksi diplomatik. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, segera bertolak ke Moskow pada Ahad malam (22/6/2025) untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, guna membahas eskalasi ini. Sebelumnya, Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping juga telah mengecam keras serangan Israel terhadap Iran, menunjukkan dukungan internasional terhadap Teheran di tengah tekanan.

Data korban jiwa dari konflik ini juga terus bertambah. Pihak berwenang Israel melaporkan sedikitnya 25 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat serangan rudal Iran. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Iran mencatat 430 orang tewas dan lebih dari 3.500 orang luka-luka akibat serangan Israel.

Pada Senin (23/6/2025) pagi waktu AS, sebelum pengumuman gencatan senjata ini, ketegangan masih sangat tinggi, bahkan Israel sempat melanjutkan serangannya ke Iran. Namun, kini, dengan pernyataan Trump, ada harapan bahwa eskalasi yang mengkhawatirkan ini dapat segera berakhir. Pertanyaan besar yang tersisa adalah apakah gencatan senjata 12 jam ini akan benar-benar membawa perdamaian yang berkelanjutan di kawasan yang telah lama bergejolak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Qatar Usai Pangkalan Militer AS di Doha Diserang Iran

Kondisi Qatar Usai Pangkalan Militer AS di Doha Diserang Iran

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:11 WIB

Trump Izinkan Pangkalan AS di Qatar Diserang, Iran dan Israel Sepakat Gencatan Senjata

Trump Izinkan Pangkalan AS di Qatar Diserang, Iran dan Israel Sepakat Gencatan Senjata

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:01 WIB

Donald Trump Biang Kerok Runyamnya Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Donald Trump Biang Kerok Runyamnya Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:01 WIB

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel, Wall Street Langsung Meroket

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel, Wall Street Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:44 WIB

Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4?

Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4?

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:28 WIB

Perang Iran-Israel Picu Krisis Global: Indonesia Siap-Siap BBM Naik?

Perang Iran-Israel Picu Krisis Global: Indonesia Siap-Siap BBM Naik?

Liks | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:21 WIB

Terkini

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:00 WIB

7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia

7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera

Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:50 WIB

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:47 WIB

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:45 WIB

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×