Bahaya BPA pada Ganula Tanpa Batas Pakai, Kesehatan Jadi Taruhannya

Fabiola Febrinastri

Selasa, 24 Juni 2025 | 18:28 WIB
Bahaya BPA pada Ganula Tanpa Batas Pakai, Kesehatan Jadi Taruhannya
Air minum dari galon guna ulang / air galon. (Shutterstock)

Suara.com - Tahukah konsumen, jika ternyata penggunaaan galon guna ulang tidak boleh digunakan secara terus-menerus. Menurut pakar, galon polikarbonat maksimal 40 kali pengisian ulang atau sekitar satu tahun saja. Jika penggunaannya lebi dari 40 kali, maka kesehatan manusia bakal jadi taruhannya karena galon tersebut tergolong sebagai ganula atau galon lanjut usia.

Hal ini dikemukakan oleh pakar polimer dari Universitas Indonesia (UI), Profesor Mochamad Chalid. Pernyataan ini dikutip oleh Komunitas Konsumen Indonesia (KKI), David Tobing, yang mengatakan, galon guna ulang menggunakan bahan polikarbonat. 

"Untuk merekatkan, diperlukan Bisphenol A atau BPA. Para ahli mengatakan, jika diguna ulang terus-menerus, maka batas penggunaan maksimal adalah 40 kali pakai. Artinya, jika (dipakai) seminggu sekali, maka seharusnya dalam satu tahun sudah tidak boleh diguna ulang lagi,” papar David.

Sayangnya, hal ini kurang disadari oleh masyarakat kebanyakan. Ketiadaan regulasi yang mengatur batas masa pakai ganula telah membuka celah bagi produsen untuk meraup keuntungan berlipat ganda, namun di saat bersamaan mengabaikan potensi risiko kesehatan serius bagi konsumen. 

David menyebut, kondisi ini memicu kritik tajam dari KKI, yang menilai bahwa praktik bisnis tersebut menomorduakan keselamatan publik demi profit semata.

"Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memang telah mewajibkan pelabelan risiko BPA pada galon guna ulang sejak 2024 (dengan tenggang waktu hingga 2028), namun aturan mengenai batas masa pakai ganula hingga kini belum juga diterbitkan secara resmi. Celah regulasi inilah yang dieksploitasi produsen untuk terus mendistribusikan ganula yang seharusnya sudah tidak layak pakai," ujar David. 

40% Ganula Sudah Tak Layak

Menurut investigasi KKI pada 2024, hampir 40% ganula yang beredar di seluruh Indonesia, usianya sudah lebih dari 2 tahun. Fakta ini berarti, 40% ganula telah jauh melampaui batas aman yang direkomendasikan para pakar. 

David menuding, produsen lebih mengutamakan margin keuntungan daripada kesehatan masyarakat. Hal ini juga terjadi pada produsen-produsen air mineral terkenal.

baca juga

“Padahal produsen yang sama sudah memproduksi galon baru dari bahan bebas BPA, lalu mengapa ganula-ganula itu tidak ditarik dari peredaran?” tanya David dengan nada geram.

Mengingat faktor kesehatan, KKI mendesak pemerintah untuk segera menetapkan aturan baku mengenai masa pakai ganula dan mempercepat implementasi pelabelan BPA. BPA sendiri merupakan senyawa kimia sintesis dalam ganula, yang berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan jangka panjang. 

Selain itu, pemerintah didesak untuk mempercepat implementasi pelabelan peringatan bahaya BPA tanpa menunggu masa tenggang yang terlalu lama.

Ratusan penelitian ilmiah menunjukkan bahwa paparan BPA dapat mengganggu fungsi hormonal pada tubuh manusia, memengaruhi tumbuh kembang anak, bahkan meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

“Di sinilah peran pemerintah yang paling penting, melindungi konsumen. Jangan semata melindungi pelaku usaha. Tapi lebih utama konsumen. Makanya ada Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Kenapa, karena konsumen adalah pihak paling lemah,” tambahnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Mata Pelajaran yang Harusnya Masuk Kurikulum Indonesia

Dua Mata Pelajaran yang Harusnya Masuk Kurikulum Indonesia

Your Say | Senin, 23 Juni 2025 | 20:20 WIB

Demi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, LamiPak Salurkan Vaksin Influenza ke Puskesmas Cikande

Demi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, LamiPak Salurkan Vaksin Influenza ke Puskesmas Cikande

Lifestyle | Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:30 WIB

Pesona Penantang Yamaha Aerox Versi Racing: Punya Fitur Angkut Galon, Sekali Isi Bensin Tempuh 300Km

Pesona Penantang Yamaha Aerox Versi Racing: Punya Fitur Angkut Galon, Sekali Isi Bensin Tempuh 300Km

Otomotif | Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:44 WIB

Kemenkes RI: Darurat! Anak Muda Indonesia Banyak Kena Sifilis

Kemenkes RI: Darurat! Anak Muda Indonesia Banyak Kena Sifilis

Health | Jum'at, 20 Juni 2025 | 16:38 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil: Sudah BPOM, SPF Tinggi, dan Harga Terjangkau!

5 Rekomendasi Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil: Sudah BPOM, SPF Tinggi, dan Harga Terjangkau!

Lifestyle | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:26 WIB

Pengakuan Mengejutkan Puteri Indonesia Syaloomitha dan Cara Jitunya Mengubah Insecure Jadi Kekuatan

Pengakuan Mengejutkan Puteri Indonesia Syaloomitha dan Cara Jitunya Mengubah Insecure Jadi Kekuatan

Entertainment | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×