Enam Cara Mengurangi Polutan Super: Solusi Cepat bagi Iklim dan Kesehatan

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:45 WIB
Enam Cara Mengurangi Polutan Super: Solusi Cepat bagi Iklim dan Kesehatan
Ilustrasi polusi udara (pexels.com/id-id/pixabay)urg

Masih banyak pembuat kebijakan yang belum memahami isu polutan super. Padahal, dampaknya luas dan lintas sektor. Edukasi perlu ditingkatkan di bidang pertanian, transportasi, energi, hingga kesehatan masyarakat.

“Apakah Anda bekerja di bidang pertanian, transportasi, energi, atau kesehatan masyarakat—polutan ini relevan dengan bidang Anda.”

2. Memperkuat Pengukuran

Tanpa data, tidak ada intervensi yang tepat. Pemantauan dengan satelit, sensor, dan jaringan lokal sangat dibutuhkan untuk mengetahui sumber dan besaran emisi.

“Kita tidak dapat mengelola apa yang tidak kita ukur.”

3. Mengintegrasikan Kebijakan

Kebijakan udara bersih dan iklim tidak bisa lagi berjalan terpisah. Contoh suksesnya adalah Program Udara Bersih Afrika yang mendukung aksi lintas sektor di berbagai negara.

“Kebijakan iklim dan kualitas udara harus dirancang bersama.”

4. Mendukung Penelitian

baca juga

Masih banyak pertanyaan belum terjawab. Seperti, seberapa beracun karbon hitam dibanding PM2.5? Atau, bagaimana membedakan dampak ozon dari efek gelombang panas?

“Mengisi celah ini akan membantu kita menargetkan intervensi dengan lebih efektif.”

5. Menanamkan dalam Rencana Nasional

Polutan super perlu dimasukkan ke dalam Nationally Determined Contributions (NDC) atau rencana iklim nasional yang akan diperbarui tahun ini.

“Dimasukkannya polutan super dalam beberapa rencana aksi nasional merupakan tanda positif.”

6. Melibatkan Sektor Swasta

Perusahaan memiliki peran strategis. Mereka bisa mulai dari hal sederhana: mengukur dan melaporkan emisi non-CO.

“IKEA, misalnya, telah mengambil langkah-langkah ke arah ini.”

Peluang Ekonomi dan Keadilan Sosial

Selain manfaat lingkungan dan kesehatan, pengurangan polutan super juga mendatangkan keuntungan ekonomi. Udara bersih mengurangi beban layanan kesehatan dan meningkatkan produktivitas.

“Udara yang lebih bersih berarti biaya perawatan kesehatan yang lebih rendah dan produktivitas yang lebih tinggi.”
Di kawasan seperti Asia Tenggara, kerja sama lintas negara bisa mengubah masa depan. Sebab polusi udara tak mengenal batas wilayah.

“Di wilayah seperti Asia Tenggara, tindakan terkoordinasi dapat mengubah hasil kesehatan masyarakat.”
Koalisi Iklim dan Udara Bersih akan segera merilis laporan terbaru yang memperkirakan besarnya kerugian ekonomi bila tidak ada tindakan cepat terhadap polutan super.

“Ini bukan sekadar masalah iklim. Ini masalah kesehatan. Ini masalah kesetaraan. Dan ini adalah kesempatan yang tidak boleh kita lewatkan.”

Langkah-langkah untuk mengatasi polutan super kini semakin jelas. Waktunya bukan hanya menyadari ancaman, tapi juga menjalankan solusi—sebelum terlambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangunan Ramah Lingkungan: Investasi Masa Depan atau Sekadar Tren?

Bangunan Ramah Lingkungan: Investasi Masa Depan atau Sekadar Tren?

Lifestyle | Sabtu, 28 Juni 2025 | 09:35 WIB

Energi Surya untuk Semua: Gagasan Baru Soal Transisi Energi yang Adil

Energi Surya untuk Semua: Gagasan Baru Soal Transisi Energi yang Adil

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 11:40 WIB

Menuju Dunia Kerja yang Lebih Hijau: 10 Keterampilan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Menuju Dunia Kerja yang Lebih Hijau: 10 Keterampilan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×