Benarkah Daratan Antartika Menghijau: Apa yang Mesti Kita Tahu?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 30 Juni 2025 | 16:05 WIB
Benarkah Daratan Antartika Menghijau: Apa yang Mesti Kita Tahu?
Ilustrasi lumut di bebatuan. (pixabay/stone jacks)

Suara.com - Klaim bahwa daratan Antartika kini "menghijau" 14 kali lipat dalam beberapa dekade terakhir sedang dipertanyakan.

Dalam artikel opini ilmiah terbaru berjudul "Apakah Antartika Menghijau?" yang dimuat di jurnal Global Change Biology, para peneliti memperingatkan bahwa peningkatan vegetasi yang disebut-sebut itu bisa jadi salah tafsir, dan tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Studi ini merespons langsung hasil riset sebelumnya pada 2024 yang menggunakan data satelit untuk mengklaim terjadi transformasi ekologi besar di Antartika.

Namun menurut para peneliti, termasuk Profesor Peter Convey dari British Antarctic Survey (BAS), citra satelit saja tidak cukup untuk menggambarkan kondisi biologis daratan es tersebut.

“Klaim tentang Antartika yang dengan cepat menjadi lebih hijau tidak sesuai dengan apa yang telah diamati para ilmuwan di lapangan selama beberapa dekade,” tegas mereka dalam laporan tersebut.

Rangkaian foto berulang dari tiga lokasi di pantai selatan Semenanjung Altafar, Pulau Robert, Kepulauan Shetland Selatan pada musim panas tahun 1991/92, 2022/23, dan 2024/25. (Dok. Global Change Biology (2025).
Rangkaian foto berulang dari tiga lokasi di pantai selatan Semenanjung Altafar, Pulau Robert, Kepulauan Shetland Selatan pada musim panas tahun 1991/92, 2022/23, dan 2024/25. (Dok. Global Change Biology (2025).

Vegetasi di Antartika sangat berbeda dengan Arktik. Di kutub selatan, tanaman tumbuh sangat lambat, seperti lumut kerak, alga, dan bakteri sederhana yang hanya bertambah beberapa milimeter per tahun. Organisme ini pun bisa berubah warna tergantung kelembapan, membuat data satelit mudah disalahartikan.

Artikel itu menunjukkan bukti dari foto lapangan dan gambar drone yang diambil di Pulau Robert, Semenanjung Altafar, dari tiga periode (1991/92, 2022/23, dan 2024/25). Hasilnya hampir tidak ada pertumbuhan vegetasi baru yang bisa terlihat.

Para ilmuwan mencatat, perubahan warna yang tampak “hijau” dari satelit kemungkinan besar bukan tumbuhan baru, melainkan alga musiman, sisa rumput laut, atau efek pencairan salju.

Mereka mengingatkan bahwa indeks vegetasi seperti NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) yang digunakan dalam penginderaan jauh, tidak bisa dijadikan patokan tunggal untuk menyimpulkan pertumbuhan ekosistem.

"Tanpa memeriksa apa yang sebenarnya terjadi di lapangan dan memahami lingkungan setempat, pengukuran satelit… dapat mengarah pada kesimpulan yang salah. Kesalahan ini dapat menyesatkan pembuat kebijakan dan masyarakat," tulis para peneliti.

Artikel ini juga menyoroti bahwa kurangnya data historis yang bisa diandalkan serta minimnya pengujian lapangan membuat banyak kesimpulan tentang tren ekologi di Antartika menjadi rapuh.

Karena itu, para penulis menyerukan perubahan pendekatan: berhenti mencari narasi sensasional soal “penghijauan dramatis,” dan mulai membangun pemahaman yang lebih realistis dan ilmiah tentang ekosistem Antartika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Komunitas Umat Buddha Bergerak dalam Aksi Iklim di Indonesia?

Bagaimana Komunitas Umat Buddha Bergerak dalam Aksi Iklim di Indonesia?

News | Senin, 30 Juni 2025 | 11:05 WIB

Panas di Masuk Bumi Kian Tak Terkendali, Ilmuwan: Ketidakseimbangan Energi Naik Dua Kali Lipat!

Panas di Masuk Bumi Kian Tak Terkendali, Ilmuwan: Ketidakseimbangan Energi Naik Dua Kali Lipat!

News | Senin, 30 Juni 2025 | 10:32 WIB

Musisi Indonesia Bersatu Suarakan Krisis Iklim Lewat Musik

Musisi Indonesia Bersatu Suarakan Krisis Iklim Lewat Musik

Lifestyle | Sabtu, 28 Juni 2025 | 11:00 WIB

Terkini

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:44 WIB

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35 WIB

Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?

Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:30 WIB

Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air

Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:27 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon

Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:22 WIB

'Masih Mau Jamin Keamanan Israel?' Jurnalis Muhammad Husein Tagih Janji Prabowo Usai 3 TNI Gugur

'Masih Mau Jamin Keamanan Israel?' Jurnalis Muhammad Husein Tagih Janji Prabowo Usai 3 TNI Gugur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:13 WIB

Dinas Bina Marga DKI Belum Akan Hapus Zebra Cross Pac-Man di Soepomo, Tunggu Cat Memudar

Dinas Bina Marga DKI Belum Akan Hapus Zebra Cross Pac-Man di Soepomo, Tunggu Cat Memudar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:12 WIB