Viral! Ibu "Booking" Bangku Depan Buat Anak di Sekolah Pakai Tali Rafia, Tuai Pro dan Kontra

Sumarni, Ismail

Senin, 14 Juli 2025 | 13:38 WIB
Viral! Ibu "Booking" Bangku Depan Buat Anak di Sekolah Pakai Tali Rafia, Tuai Pro dan Kontra
Seorang ibu nampak melepas tas yang sudah diikat di bangku kelas urutan depan (Instagram)

Suara.com - Sebuah utas tali rafia berwarna kusam yang melilit sebuah tas sekolah di bangku paling depan berhasil menyita perhatian warganet.

Di sebuah ruang kelas sekolah dasar yang masih lengang, lima hari sebelum bel tahun ajaran baru dimulai, seorang ibu melakukan sebuah aksi yang sederhana namun sarat makna.

Mengikat erat tas anaknya menggunakan tali di bangku bagian depan kelas, seolah memberi sebuah harapan agar sang buah hati tidak tersingkir dari barisan terdepan dalam perjalanan menimba ilmu.

Aksi yang terekam dan menjadi viral melalui akun TikTok @yuyunrahayumc ini dengan cepat melampaui statusnya sebagai konten hiburan semata.

Ia menjelma menjadi sebuah cermin sosial, memantulkan kecemasan, harapan, dan perjuangan orang tua yang memicu diskusi sengit di dunia maya tentang batas antara kasih sayang dan pelanggaran aturan.

Video yang menjadi pusat perbincangan itu menampilkan pemandangan yang tak biasa.

Di tengah deretan bangku kosong yang telah ditandai oleh tas-tas lain, satu tas di barisan depan tampak berbeda.

Ia terikat kuat pada meja dan kursi menggunakan tali rafia, sebuah metode booking  tempat yang primitif namun efektif untuk mengirim pesan, kursi ini sudah ada pemiliknya.

Narasi suara dalam video, yang diduga milik seorang guru di sekolah tersebut, mengungkapkan latar belakang di balik aksi nekat itu.

Sang ibu, diliputi kekhawatiran, sengaja melakukannya agar anaknya dipastikan mendapat posisi terbaik di kelas.

Seorang ibu nampak melepas tas yang sudah diikat di bangku kelas urutan depan (Instagram)
Seorang ibu nampak melepas tas yang sudah diikat di bangku kelas urutan depan (Instagram)

“Drama tali rafia pagi ini. Seorang wali murid booking bangku depan lengkap dengan tali rafia, katanya biar anaknya duduk di depan terus. Takut kebagian duduk di belakang,” demikian bunyi narasi dalam video tersebut.

Ironisnya, perjuangan sang ibu ternyata tidak perlu. Pasalnya pihak sekolah, seperti banyak institusi pendidikan modern lainnya, telah menerapkan sistem yang adil.

“Bu, padahal sistem kelas kita sudah rapi. Tempat duduk dirolling tiap Minggu. Semua anak kebagian depan-belakang secara adil, tapi ibu nggak paham terus,” terang sang ibu. 

Fenomena tali rafia ini dengan cepat membelah warganet menjadi dua kubu yang saling berhadapan.

Di satu sisi, ada yang mengecam tindakan tersebut sebagai sikap egois yang tidak menghargai aturan.

Namun di sisi lain, lahir gelombang empati yang jauh lebih besar, yang memilih untuk melihat lebih dalam dari sekadar lilitan tali tersebut.

Bagi banyak orang, terutama sesama orang tua, aksi itu adalah manifestasi dari effort (usaha) dan cinta tanpa batas.

Salah seorang warganet menyuarakan perasaan ini dengan begitu menyentuh.

“Sebenarnya itu effort seorang ibu yang pengen sekali anaknya cerdas dan sukses ke depannya. Aku seorang ibu, sedih lihat ekspresi wajah ibunya yang sangat ketakutan," tulis salah satu netizen.

Komentar ini juga menyoroti aspek etika dari viralnya video tersebut. Banyak yang menyayangkan keputusan guru untuk merekam dan menyebarkannya, yang dianggap sebagai bentuk perundungan digital.

“Harusnya diberitahu secara baik-baik, bukan divideokan,” imbuh akun tersebut, mewakili suara ribuan orang yang merasa sang ibu telah dipermalukan di depan umum.

Perdebatan tidak berhenti pada soal etika dan empati. Netizen lain membawa diskusi ke ranah yang lebih luas, mengaitkannya dengan kesenjangan sosial dan ekonomi dalam dunia pendidikan.

“Nggak semua orang bisa sekolahin anaknya di swasta. Ada juga yang pilih sekolah negeri biar dana disiapkan buat jenjang berikutnya. Semua orang beda kondisi,” tulis lainnya.

Komentar ini membuka mata bahwa bagi sebagian orang tua dengan sumber daya terbatas, memastikan anaknya duduk di depan di mana ia bisa lebih fokus dan diperhatikan guru.

Sementara itu, dari perspektif pendidik, fenomena ini bukanlah hal baru. Banyak guru yang mengaku sering menghadapi totalitas orang tua yang kadang melampaui batas aturan di setiap awal tahun ajaran.

Pada akhirnya, kisah tali rafia ini menjadi pengingat yang kuat. Ia bukan lagi tentang perebutan bangku, melainkan tentang jurang antara niat baik dan cara penyampaian antara kecemasan orang tua dan sistem pendidikan yang ada.

Tali rafia dijadikan potret harapan besar seorang ibu yang dengan caranya sendiri, berjuang sekuat tenaga untuk memastikan masa depan anaknya lebih cerah dari seutas tali rafia yang mengikat tasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Perempuan: Desain Gemas dan Tahan Air, Mulai Rp100 Ribuan

6 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Perempuan: Desain Gemas dan Tahan Air, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:10 WIB

7 Sepatu New Balance Terbaik untuk Anak Sekolah: Nyaman, Stylish, dan Awet!

7 Sepatu New Balance Terbaik untuk Anak Sekolah: Nyaman, Stylish, dan Awet!

Lifestyle | Senin, 30 Juni 2025 | 14:37 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Kanky untuk Anak Sekolah: Ringan, Empuk, Harga Bersahabat

5 Rekomendasi Sepatu Kanky untuk Anak Sekolah: Ringan, Empuk, Harga Bersahabat

Lifestyle | Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:05 WIB

10 Rekomendasi Motor Bekas Murah dan Irit untuk Anak Sekolah, Cocok untuk Tahun Ajaran Baru

10 Rekomendasi Motor Bekas Murah dan Irit untuk Anak Sekolah, Cocok untuk Tahun Ajaran Baru

Otomotif | Jum'at, 27 Juni 2025 | 16:43 WIB

7 Sepatu Full Black Keren Buat Anak Sekolah: Harga Tak Kuras Uang Jajan

7 Sepatu Full Black Keren Buat Anak Sekolah: Harga Tak Kuras Uang Jajan

Lifestyle | Jum'at, 27 Juni 2025 | 09:00 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik Rp15 Juta Cocok untuk Anak Sekolah, Hemat Ongkos Servis

5 Rekomendasi Motor Listrik Rp15 Juta Cocok untuk Anak Sekolah, Hemat Ongkos Servis

Otomotif | Rabu, 25 Juni 2025 | 08:40 WIB

Terkini

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik

Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:42 WIB

Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:36 WIB

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:27 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB

Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk

Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:18 WIB

Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan

Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:18 WIB

Butuh Rp667 T Tapi Hanya Dipatok Rp139 T, Menhan Usulkan Tambahan Anggaran Rp195 T ke DPR untuk 2027

Butuh Rp667 T Tapi Hanya Dipatok Rp139 T, Menhan Usulkan Tambahan Anggaran Rp195 T ke DPR untuk 2027

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:05 WIB

Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi

Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:05 WIB

Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu

Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:05 WIB