Gibran Urus Papua: Misi Pembuktian Diri atau Penguatan Dinasti Jokowi?

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 16 Juli 2025 | 12:05 WIB
Gibran Urus Papua: Misi Pembuktian Diri atau Penguatan Dinasti Jokowi?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memberi paparan di Jakarta. [Tangkapan layar YouTube Setwapres]

Suara.com - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut penugasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengurus Papua sebagai hal yang "baik sekali" membuka kembali arsip lama dan memunculkan pertanyaan baru.

Mandat yang kini berada di pundak Gibran bukanlah hal baru ini adalah estafet dari posisi yang sebelumnya dipegang oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Baik sekali, di wilayah manapun sepanjang itu di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat baik. Dimanapun karena Papua adalah masa depan Indonesia. Semua perlu direncanakan, semua harus dipersiapkan agar seluruh daerah merasakan pembangunannya, saya kira bagus, bagus sekali," ujar Jokowi dikutip Rabu (16/7/2025).

Namun, konteks politik dan figur yang menjalankannya menjadikan 'tugas Papua' kali ini memiliki bobot yang berbeda.

Jokowi dengan cepat membandingkan tugas putra sulungnya itu dengan apa yang pernah ia amanatkan kepada Ma'ruf Amin.

Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah di Papua, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur yang kompleks.

Pernyataan ini seolah menjadi pengingat bahwa masalah Papua adalah tantangan lintas generasi pemerintahan.

Jika menilik ke belakang, Ma'ruf Amin, selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), tercatat setidaknya telah enam kali melakukan kunjungan kerja ke Tanah Papua antara 2022 hingga 2024.

Agendanya padat, mulai dari memastikan implementasi Otonomi Khusus (Otsus), mendorong komoditas unggulan daerah, berdialog dengan Majelis Rakyat Papua (MRP), hingga memastikan tidak ada masyarakat asli yang tertinggal dalam pembangunan.

baca juga

Namun, kompleksitas masalah, terutama soal keamanan dan pendekatan kesejahteraan yang belum sepenuhnya terpadu, membuat hasil kerjanya belum terlihat maksimal.

Kini, bola panas itu ada di tangan Gibran. Dengan restu dari Jokowi yang menganggapnya mampu, pertanyaan besarnya adalah, apakah Gibran bisa menawarkan pendekatan yang berbeda dan lebih efektif?

Penugasan ini tak bisa dipandang sebelah mata.

Bagi para analis politik, ini adalah panggung pembuktian krusial bagi Gibran untuk keluar dari bayang-bayang ayahnya dan citra "aura farming".

Keberhasilan di Papua akan menjadi validasi kapasitas kepemimpinannya. Namun, tantangannya jauh lebih besar dari sekadar infrastruktur.

Gibran akan berhadapan langsung dengan isu hak asasi manusia, ketegangan sosial yang berakar pada sejarah, dan geopolitik kawasan Pasifik yang rumit.

Maka, penugasan ini melahirkan dua kemungkinan besar yang saling berkelindan:

1. Legitimasi Politik untuk Gibran

Jika Gibran berhasil menunjukkan progres nyata—bahkan jika hanya dalam bentuk koordinasi yang lebih efektif dan pendekatan yang lebih humanis—ini akan menjadi lompatan strategis bagi citra politiknya.

Ia akan membuktikan bahwa kapasitasnya sebagai pemimpin melampaui previlese politiknya.

Ini adalah cara Gibran membangun identitasnya sendiri sebagai eksekutor yang andal di level nasional, sebuah pembuktian yang ditunggu oleh generasi muda yang memilihnya.

2. Penguatan Warisan Politik Jokowi

Di sisi lain, keberhasilan Gibran juga bisa dibaca sebagai penguatan pengaruh dan warisan politik Jokowi.

Keberhasilan putra sulungnya dalam menangani isu sepelik Papua akan menjadi justifikasi atas jalan politik yang telah dibangun Jokowi untuk keluarganya.

Ini akan menegaskan bahwa 'sekolah politik' yang dijalani Gibran di bawah bimbingan ayahnya efektif, sekaligus mengamankan relevansi nama Jokowi dalam percaturan politik nasional bahkan setelah ia tidak lagi menjabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rismon Sianipar Laporkan Jokowi ke Polda DIY, Diduga Bohong soal Status Kasmudjo

Rismon Sianipar Laporkan Jokowi ke Polda DIY, Diduga Bohong soal Status Kasmudjo

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 11:01 WIB

Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Parfum LV dan Gucci, Benarkah?

Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Parfum LV dan Gucci, Benarkah?

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 09:56 WIB

Bongkar Ijazah Jokowi, Politisi Senior PDIP Serang MK dan Polisi, Bongkar Intervensi 'Orang Solo'

Bongkar Ijazah Jokowi, Politisi Senior PDIP Serang MK dan Polisi, Bongkar Intervensi 'Orang Solo'

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 09:42 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×