Pupuk Indonesia Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Manggarai dengan Tanam Perdana Hortikultura

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2025 | 18:49 WIB
Pupuk Indonesia Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Manggarai dengan Tanam Perdana Hortikultura
"Tanam Perdana Komoditas Hortikultura" di Desa Belang Turi dan Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Rabu (16/7/2025). (Dok: PI)

Suara.com - Pupuk Indonesia melalui Program Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase) berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Manggarai, di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya ini diawali dengan kegiatan "Tanam Perdana Komoditas Hortikultura" di Desa Belang Turi dan Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Rabu (16/7/2025).

Direktur SDM & Umum PT Pupuk Indonesia (Persero), Tina T. Kemala Intan menyampaikan bahwa, program Tajumase ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Indonesia. Tajumase hadir di Manggarai berkolaborasi dengan Yayasan Sejahtera Muda Indonesia berfokus pada pengentasan malnutrisi dan stunting.

"Program Tajumase diimplementasikan di Kecamatan Ruteng untuk mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting melalui ketahanan pangan. Harapannya dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs," demikian ungkap Tina.

Ia menjelaskan, Tajumase di Manggarai ini dimulai dengan pemberian bantuan dan pendampingan demonstration plot (demplot) hortikultura, serta peningkatan kapabilitas terkait pemupukan berimbang. Program ini juga dilengkapi dengan pelatihan kader pendamping keluarga sehat, sehingga masyarakat semakin sadar akan kesehatan.

Pada demplot ditanam berbagai macam tanaman sayuran. Tina menegaskan sayur merupakan salah satu makanan bergizi dan masuk dalam konsep empat sehat lima sempurna. “Nanti mohon para orangtua mengajarkan anak-anaknya untuk mau makan sayur-sayuran. Karena ini bergizi, sangat baik untuk kesehatan anak,” katanya.

Lebih lanjut Tina menjelaskan, demplot ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong regenerasi di sektor pertanian. Melalui pendampingan komprehensif, diharapkan mampu mendukung terciptanya pertanian berkelanjutan sebagai wujud tanggung jawab sosial.

"Ini merupakan awal dari usaha untuk menanggulangi angka prevalensi stunting melalui pangan yang dihasilkan langsung di Tanah Manggarai. Peningkatan kesehatan dari generasi muda di Tanah Manggarai ini tidak lepas dari usaha para orangtua yang merupakan karakter utama dalam pertumbuhan serta pemangku utama dalam penghasil hortikultura yang bergizi," kata Intan.

Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Fabianus Abu yang turut hadir mengatakan, program ini merupakan wujud kepedulian Pupuk Indonesia bersama Pemerintah untuk masyarakat Manggarai. Ia mengungkapkan wilayah ini memiliki kasus stunting yang cukup tinggi.

"Kasus stunting menjadi perhatian banyak pihak. Tidak hanya stakeholder kesehatan, tapi Pupuk Indonesia juga memiliki kepedulian untuk mengurangi stunting di Manggarai," katanya.

Ia berharap program ini memberikan inspirasi bagi masyarakat di Manggarai. Selain itu menjadikan orang tua lebih peduli dengan kesehatan anak, termasuk mulai dari kandungan sehingga tumbuh menjadi generasi unggul di masa depan.

"Kita menyampaikan terima kasih kepada Pupuk Indonesia. Pupuk Indonesia memfasilitasi penuh, memberikan edukasi pertanian hortikultura secara modern. Semoga bermanfaat," ujar Wabup.

Selain itu, Pupuk Indonesia melalui TJSL memberikan bantuan kepada Yayasan St. Damian Cancar. Adapun, bantuan yang diberikan berupa mesin jahit, bantuan 500 kilogram beras, revitalisasi sekolah dan perpustakaan, serta pembangunan taman baca guna meningkatkan literasi. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya ICU Bikin Kantong Jebol? Ini Alasan Asuransi Kesehatan Wajib Dimiliki Anak Muda

Biaya ICU Bikin Kantong Jebol? Ini Alasan Asuransi Kesehatan Wajib Dimiliki Anak Muda

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 14:33 WIB

Telekonsultasi Lintas Negara, Warga Asing Lebih Mudah Mengakses Layanan Kesehatan Berkualitas

Telekonsultasi Lintas Negara, Warga Asing Lebih Mudah Mengakses Layanan Kesehatan Berkualitas

Health | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:34 WIB

Akses Air Bersih dan Sanitasi Sekolah yang Minim Jadi Ancaman Buat Kesehatan Anak

Akses Air Bersih dan Sanitasi Sekolah yang Minim Jadi Ancaman Buat Kesehatan Anak

Health | Rabu, 16 Juli 2025 | 12:32 WIB

Panduan Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik 2025

Panduan Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik 2025

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:33 WIB

Gubernur Bobby Nasution dan Ombudsman Sumut Bahas Pelayanan Kesehatan, Pendidikan, dan Publik

Gubernur Bobby Nasution dan Ombudsman Sumut Bahas Pelayanan Kesehatan, Pendidikan, dan Publik

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:28 WIB

BoA Batalkan Konser Perayaan 25 Tahun Debut, Rupanya Harus Operasi Lutut

BoA Batalkan Konser Perayaan 25 Tahun Debut, Rupanya Harus Operasi Lutut

Your Say | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB