Ada Geng Narkoba dalam Kasus Penembakan WNA Australia ?

Muhammad Yunus

Kamis, 17 Juli 2025 | 20:41 WIB
Ada Geng Narkoba dalam Kasus Penembakan WNA Australia ?
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy memberikan keterangan kepada wartawan terkait penyelidikan kasus penembakan WNA Australia saat ditemui di Denpasar, Bali, Kamis (17/7/2025) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Kepolisian Daerah Bali menyatakan tidak ada indikasi keterlibatan geng jaringan narkoba dalam kasus penembakan warga negara asing asal Australia di Vila Casa Santisya 1, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (14/6) dini hari.

"Kita melihat pokok perkaranya terjadi perbuatan pidana (pembunuhan). Itu yang kita urai yang sementara dikerjakan oleh teman-teman penyidik," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Denpasar, Kamis 17 Juli 2025.

Hal tersebut disampaikan Ariasandy saat menjawab pertanyaan wartawan terkait pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom.

Yang menyatakan kasus penembakan WNA Australia di Badung patut diduga ada hubungannya dengan jaringan kejahatan narkotika internasional yang masuk ke Bali.

Menurut Kepala BNN, dalam menyelidiki kasus tersebut dibutuhkan analisis kriminologi yang lebih luas dari sekadar kejahatan pembunuhan semata.

Ia pun menyimpulkan patut diduga penembakan itu terkait jaringan narkotika internasional yang menjadikan Bali sebagai killing ground atau tempat pembantaian sesama kartel narkoba.

Sandy mengungkapkan penyidik belum menemukan ada dugaan tindak pidana narkotika. Begitu juga dengan dugaan ketiga tersangka menjadi pembunuh bayaran yang telah merancang pembunuhan itu sebelum masuk ke Bali.

Saat pemeriksaan urine terhadap tiga pelaku penembakan, yakni Tupou Pasa Midolmore (27), Coskunmevlut (23) dan Darcy Francesco Jenson (37), hasilnya negatif.

Sandy mengatakan sampai sejauh ini, penyidik belum menemukan kendala, meskipun motif kasus pembunuhan tersebut hingga kini belum diungkapkan polisi kepada publik.

baca juga

"Sementara ini belum ada kendala. Namanya proses tergantung tingkat kesulitan dan alat bukti yang dikumpulkan. Selama ini sepertinya belum ada kendala," katanya.

Mantan Kabid Humas Polda NTT itu menginformasi bahwa berdasarkan hasil uji balistik, terdapat kesesuaian antara bubuk mesiu yang terdapat pada tubuh ketiga pelaku dan pistol yang ditemukan oleh polisi.

Itu pula yang menjadi bukti kuat keterlibatan ketiga terduga pelaku dalam kasus penembakan WNA Australia.

Terkait penemuan senjata api kedua dalam kasus tersebut pun belum dibuka oleh Polda Bali. "Nanti kita rilis secara komprehensif soal itu (senjata)," tambah Sandy.

Sebelumnya, dua orang WNA Australia diduga ditembak saat istirahat di Vila Casa Santisya 1, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (14/6) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia atas nama Zivan Radmanovic dan satu orang korban lainnya mengalami luka-luka, yakni Sanar Ghanim.

Penembakan itu disaksikan oleh GJ, istri dari korban ZR, dan Daniela, istri dari Sanar.

ZR ditembak di dalam toilet kamar mandi, sementara Sanar ditembak di dalam kamar.

Polisi telah menangkap tiga orang terduga pelaku penembakan, yakni Tupou Pasa Midolmore (27), Coskunmevlut (23) dan Darcy Francesco Jenson (37). Ketiga dijerat pasal pembunuhan dan penggelapan mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ibu di Lampung Tewas Ditembak Begal Ternyata Hoax, Kombes Yuni Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Ibu di Lampung Tewas Ditembak Begal Ternyata Hoax, Kombes Yuni Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 15:22 WIB

Terdakwa Penembakan Gamma Dituntut 15 Tahun Penjara

Terdakwa Penembakan Gamma Dituntut 15 Tahun Penjara

Foto | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:57 WIB

Geger! Staf Desa di Gowa Jadi Korban Penembakan Misterius, Kondisinya...

Geger! Staf Desa di Gowa Jadi Korban Penembakan Misterius, Kondisinya...

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×