Presiden Prabowo Serukan Demokrasi yang Santun dan Menyatukan

Denada S Putri

Senin, 21 Juli 2025 | 14:14 WIB
Presiden Prabowo Serukan Demokrasi yang Santun dan Menyatukan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat menghadiri penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI). [ANTARA]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa demokrasi Indonesia tak seharusnya identik dengan pertentangan yang tajam atau adu kuat secara destruktif.

Dalam pidatonya di acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Minggu, 20 Juli 2025, malam di Surakarta, ia mengajak semua pihak untuk meninggalkan praktik saling mencaci dan mencari kesalahan, serta kembali pada akar budaya bangsa yang menjunjung adab dan persatuan.

Hal itu ia sampaikan di hadapan para ketua umum partai politik dan politikus yang hadir.

"Demokrasi Indonesia yang sebenarnya bukan demokrasi gontok-gontokan, bukan demokrasi caci-maki, bukan demokrasi mencari-cari kesalahan, mencari-cari kelemahan, (melainkan) kita mikul dhuwur mendem jero. Saudara-saudara itu demokrasi Indonesia," ujar Presiden Prabowo disadur dari ANTARA, Senin, 21 Juli 2025.

Ia menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan, selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam demokrasi tetap harus bermuara pada satu tujuan: mengabdi pada bangsa.

"Kita Bhinneka Tunggal Ika, kita beberapa berbeda, tetapi kita bersatu dalam cinta tanah air. Kita kompetisi baik, boleh dan harus, kompetisi kita, (tetapi tetap) bersatu mengabdi kepada bangsa dan rakyat Indonesia," lanjutnya.

Prabowo pun mengapresiasi jalannya kongres PSI yang dinilainya berlangsung demokratis dan damai. Ia menyebut pengalaman PSI sebagai contoh positif dalam membangun tradisi politik yang sehat.

"Saya ucapkan selamat atas Kongres yang dilaksanakan dengan baik, tertib. Sangat senang saya melihat terobosan-terobosan saudara, keberanian saudara-saudara untuk inovasi, dan ujungnya bahwa saudara tetap rukun dalam partai saudara," kata Prabowo. Ia menyinggung bahwa dalam banyak organisasi, konflik kerap mewarnai agenda besar seperti kongres atau musyawarah nasional.

baca juga

"Sering di organisasi-organisasi di Indonesia, tiap kongres, munas, suka ribut, gaduh, ya kan? Kita lihat adegan-adegan, kadang kita prihatin ada muktamar, ada kongres, (pesertanya) naik meja ya kan? Lempar-lempar kursi. Alhamdulilah, saudara-saudara, kita mulailah, kita bikin tradisi demokrasi Indonesia yang baru," sambungnya.

Di hadapan para pemimpin partai koalisi, Prabowo menekankan bahwa kerukunan dan rekonsiliasi adalah kunci kemajuan bangsa.

Ia mencontohkan pengalamannya bergabung dalam pemerintahan setelah sebelumnya menjadi lawan politik Presiden Jokowi.

"Kerukunan, kerja sama, saling pengertian, habis bertanding, kompak kembali. Siapa yang menang, ajak yang lain. Pak Jokowi menang ajak saya, dan saya buktikan koalisi yang saya pimpin sekarang terdiri dari partai-partai yang juga pernah dalam pertandingan melawan saya, tidak ada masalah. Sesudah itu, kita gabung kembali, karena dorongan kita hanya untuk bangsa dan rakyat, hanya untuk kepentingan rakyat," ujarnya.

Acara tersebut turut menjadi panggung politik penting bagi PSI yang menetapkan Kaesang Pangarep kembali sebagai ketua umum.

PSI juga memperkenalkan wajah baru dengan mengganti logo dari bunga mawar menjadi gajah, serta menyuarakan identitas sebagai “Partai Super Terbuka (Tbk.)”.

Sejumlah ketua umum partai politik, termasuk Presiden ke-7 Jokowi, hadir dalam momen ini—memberikan sinyal dukungan untuk masa depan PSI dalam peta politik 2029.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Marah Sebut Pengusaha RI dengan "Serakahnomics"

Prabowo Marah Sebut Pengusaha RI dengan "Serakahnomics"

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 14:04 WIB

Murka Ada Beras Oplosan, Prabowo: Kita Sita Penggilingan Padi yang Brengsek!

Murka Ada Beras Oplosan, Prabowo: Kita Sita Penggilingan Padi yang Brengsek!

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 13:56 WIB

Prabowo Sentil Orang Kaya RI, Lebih Senang Bikin PT Dibandingkan Koperasi

Prabowo Sentil Orang Kaya RI, Lebih Senang Bikin PT Dibandingkan Koperasi

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 13:49 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×