Pesan Damai dari Indonesia untuk Thailand dan Kamboja

Muhammad Yunus

Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:33 WIB
Pesan Damai dari Indonesia untuk Thailand dan Kamboja
Militer Thailand dan Kamboja saling melepas tembakan di perbatasan (Instagram)

Suara.com - Thailand mengutuk keras serangan Kamboja terhadap kedaulatannya dan hukum internasional. Serta menyatakan akan meningkatkan langkah-langkah pertahanan diri jika serangan bersenjata terhadap wilayahnya tidak segera dihentikan.

“Pemerintah Kerajaan Thailand mendesak Kamboja untuk bertanggung jawab atas insiden yang telah terjadi, menghentikan serangan terhadap sasaran sipil maupun militer, serta menghentikan segala tindakan yang melanggar kedaulatan Thailand," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Thailand.

"Pemerintah Kerajaan Thailand siap memperkuat langkah-langkah pertahanan diri jika Kamboja terus melakukan serangan bersenjata dan pelanggaran terhadap kedaulatan Thailand, sesuai dengan hukum dan prinsip-prinsip internasional,” tambah kementerian tersebut.

Mengingat seriusnya situasi akibat “tindakan yang disengaja dan terencana” oleh Kamboja terhadap Thailand, pemerintah Thailand memutuskan untuk menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan Kamboja dan menarik duta besarnya dari negara tetangga tersebut. Thailand juga meminta Kamboja melakukan hal yang sama, sebagaimana tercantum dalam pernyataan itu.

“Pemerintah Kerajaan Thailand mendesak Kamboja untuk menghentikan tindakan berulang yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Tindakan seperti ini bertentangan dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik dan itikad baik, serta akan merusak reputasi dan kredibilitas Kamboja di mata dunia,” kata kementerian tersebut.

Sengketa berkepanjangan antara Thailand dan Kamboja terkait Candi Preah Vihear abad ke-11, yang merupakan situs warisan dunia UNESCO, memanas secara dramatis.

Setelah berminggu-minggu terjadi ketegangan akibat insiden ranjau darat dan saling mengusir diplomat, serangan artileri berat dan roket dilaporkan terjadi di sekitar kawasan perbatasan dekat candi.

Al Jazeera melaporkan, mengutip Kementerian Kesehatan Thailand, bahwa pengeboman dan penembakan telah menewaskan sedikitnya 11 warga sipil dan seorang tentara di wilayah Thailand.

Otoritas di empat provinsi Thailand yang berbatasan langsung dengan Kamboja telah mengumumkan evakuasi warga seiring meningkatnya eskalasi, menurut laporan surat kabar The Nation.

baca juga

Pesan Damai dari Indonesia

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia meyakini Thailand dan Kamboja akan menyelesaikan ketegangan pasca bentrokan di wilayah perbatasan dengan cara-cara damai.

“Kami yakin sebagai negara yang bertetangga, kedua negara akan kembali ke cara-cara damai untuk menyelesaikan perbedaan mereka, sejalan dengan prinsip-prinsip yang tercermin dalam Piagam ASEAN dan Traktat Persahabatan dan Kerja Sama,” tulis Kemlu melalui platform X, Jumat 25 Juli 2025.

Kemlu menegaskan bahwa Indonesia mengikuti secara seksama perkembangan di perbatasan Thailand dan Kamboja, serta terus memantau keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak.

“Pemerintah Republik Indonesia juga terus memantau keselamatan dan keberadaan warga negara Indonesia yang tinggal di daerah terdampak,” tambahnya.

Sebelumnya pada Kamis (24/7), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand, mengimbau WNI di negara itu untuk mencermati perkembangan kondisi keamanan di tengah eskalasi kondisi keamanan di perbatasan Thailand dan Kamboja.

KBRI mengingatkan agar WNI meningkatkan kewaspadaan, tetap tenang, tidak panik, dan menghindari perjalanan ke perbatasan antara Thailand dan Kamboja.

Bagi WNI yang menetap di Thailand lebih dari enam bulan, mereka diimbau untuk melaporkan diri melalui portal Peduli WNI: www.peduliwni.kemlu.go.id.

"Lapor diri memudahkan kami untuk berkomunikasi dalam keadaan darurat. Laporkan keberadaanmu sekarang juga!," kata KBRI Bangkok.

Sementara itu, jika ada WNI yang memerlukan bantuan darurat atau mengetahui adanya informasi WNI yang terkena dampak eskalasi, mereka diimbau untuk menghubungi hotline Konsuler KBRI Bangkok pada nomor +66 92-903-1103.

Eskalasi bentrokan terjadi antara pasukan kedua negara di perbatasan Thailand dan Kamboja pada Kamis yang diawali dengan baku tembak antara pasukan darat di wilayah sengketa.

Terdapat korban tewas dan luka-luka di kedua belah pihak, termasuk warga sipil.

Pihak berwenang di empat provinsi Thailand yang berbatasan dengan Kamboja telah mengumumkan evakuasi penduduk di tengah eskalasi tersebut, menurut laporan surat kabar The Nation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?

Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:25 WIB

Indonesia Optimis Thailand dan Kamboja Damai, ASEAN Siap Bergerak?

Indonesia Optimis Thailand dan Kamboja Damai, ASEAN Siap Bergerak?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:16 WIB

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:45 WIB

Terkini

FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat

FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:15 WIB

Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna

Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:05 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat

Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:05 WIB

Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final

Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:53 WIB

KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli

KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli

Riau | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:52 WIB

Arab Saudi Bombardir Basis Houthi di Yaman, Konflik Timur Tengah Kian Meluas

Arab Saudi Bombardir Basis Houthi di Yaman, Konflik Timur Tengah Kian Meluas

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:50 WIB

Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar

Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:43 WIB

Misteri 4 Huruf di Menara Ponpes Tambakberas: Pesan Langit KH Hasbullah Said Tentang Kemerdekaan RI

Misteri 4 Huruf di Menara Ponpes Tambakberas: Pesan Langit KH Hasbullah Said Tentang Kemerdekaan RI

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:42 WIB

Di Balik Penahanan Febrie Adriansyah di KPK, Ada Alasan Perlindungan Khusus

Di Balik Penahanan Febrie Adriansyah di KPK, Ada Alasan Perlindungan Khusus

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:36 WIB

Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?

Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:35 WIB

×