Roy Suryo Gandeng Dokter Tifa Berencana Rilis Buku 500 Halaman Bongkar Ijazah Palsu Jokowi

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Roy Suryo Gandeng Dokter Tifa Berencana Rilis Buku 500 Halaman Bongkar Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo saat memamerkan dokumen berjudul "Analisis Teknis Ijazah dan Skripsi 99,9 Palsu" (tangkapan layar/Youtube)

Suara.com - Pakar Telematika, Roy Suryo Kembali menegaskan bahwa perjuangannya di balik kasus dugaan Ijazah Palsu milik Presiden ke – 7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bukanlah perkara menjerumuskan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Roy yang sebagai alumni UGM juga menerangkan bahwa perjuangannya ini justru bagian dari bukti cintanya pada Indonesia dan Kampus Biru tersebut.

“Yang kami bertiga lakukan RRT (Rismon, Roy Suryo dan Dokter Tifa) kalau diplesetkan dengan salah mungkin ada seorang profesor yang mengatakan ‘ini bentuk penistaan terhadap UGM’,” ujar Roy, dikutip dari youtube Refly Harun, Rabu (6/8/25).

“Justru kebalik, justru karena kami cinta dengan Indonesia, justru kami cinta terhadap Gadjah Mada, kami melakukan ini,” tambahnya.

Roy sebagai perwakilan dari kedua rekannya, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) ini juga menyebutkan bahwa ia berjuang bukan dengan tangan kosong, melainkan dengan bukti yang jelas.

“Dan kami ini buktinya jelas,” sebutnya.

“Ketika saya, Dokter Tifa, Rismon ditanyai bukti, jelas, ada. Ditanyai isinya, ada,” imbuhnya.

Roy kemudian menegaskan soal isu Presiden kebal hukum. Menurutnya, siapapun yang sudah jelas melanggar hukum tentu bisa saja menerima hukuman, tak terkecuali presiden.

Roy mencontohkan dengan kasus yang menimpa Presiden ke – 2 RI, Soeharto, dimana pada 3 Agustus 2000 dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan dana Yayasan.

baca juga

“Katanya presiden itu tidak ada yang menjadi tersangka, salah besar!,” ungkapnya.

“3 Agustus Tahun 2000 itu adalah status dari mantan presiden kedua Pak Harto naik menjadi tersangka. Resmi menjadi tersangka kasus penyalahgunaan dana Yayasan sosial dan pelimpahan berkas perkara kejaksaan tinggi Jakarta,” tambahnya.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden ke – 6 Susilo Bambang Yudhoyono ini menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan Presiden ke – 7 Jokowi bisa ditetapkan menjadi tersangka.

“Jadi artinya bukan tidak mungkin,” ucapnya.

“Presiden yang ketujuh pun inshaAllah kalau kasusnya ditangani dengan benar, itu akan menjadi tersangka dan terpidana. Tapi kalau ditangani dengan benar, itu masalahnya,” imbuhnya.

Roy Suryo juga menjelaskan bahwa ia dan kedua rekannya, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma akan meluncurkan sebuah buku kontroversial berjudul ijazah Palsu Jokowi. Buku tersebut diklaim sebagai white paper ilmiah setebal 500 halaman.

“Kami bertiga juga sudah fix dan ini on progress, kami membuat bener – bener Jurnal atau buku ilmiah yang inshaAllah nanti akan mencapai antara 400 sampai 500 halaman,” ujarnya.

“Ini nggak main – main. Itu menguraikan dengan jelas kapan sebenarnya ijazah palsu itu awalnya dulu dimunculkan atau dipermasalahkan oleh publik,” tambahnya.

Buku tersebut tidak hanya akan dirilis di Indonesia. Untuk publikasi buku ini akan tersedia dalam dua versi cetak dan digital dengan distribusi luas di 25 negara.

“RRT ini kemudian membuat secara komprehensif dan ilmiah buku itu. Dan itu akan kita terbitkan secara digital dan analog,” ucap Roy.

“Kita juga akan mendaftarkan itu secara ilmiah, jadi kita akan mendapatkan bukti ilmiahnya. Kami tidak omon – omon, kami tidak main – main, itu akan kami lakukan,” tambahnya.

Roy menekankan bahwa ketiganya membagi peran sesuai dengan keahlian masing – masing dari aspek hukum, teknis digital, hingga psikologi perilaku.

Dalam buku itu, Rismon bertugas menulis analisis teknis, Roy menguraikan landasan hukum dan kronologi, sementara Dokter Tifa mengupas dari sudut pandang perilaku.

Buku ini diklaim mengupas dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo secara detil menggunakan analisis citra digital seperti RGB analysis, face recognition hingga image comparison.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Silfester Matutina Bisa Berkeliaran karena Jaksa Acuhkan Vonis Hakim? Komjak Didesak Turun Tangan!

Silfester Matutina Bisa Berkeliaran karena Jaksa Acuhkan Vonis Hakim? Komjak Didesak Turun Tangan!

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Kasus Relawan Jokowi Silfester Cederai Prinsip Kedudukan yang Sama di Mata Hukum

Kasus Relawan Jokowi Silfester Cederai Prinsip Kedudukan yang Sama di Mata Hukum

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:16 WIB

Sentil Orang yang Menyebut Prabowo Diatur Jokowi, Qodari: Baca Lagi Buku Miriam Budiardjo

Sentil Orang yang Menyebut Prabowo Diatur Jokowi, Qodari: Baca Lagi Buku Miriam Budiardjo

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:03 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×