Sentil Orang yang Menyebut Prabowo Diatur Jokowi, Qodari: Baca Lagi Buku Miriam Budiardjo

Wakos Reza Gautama

Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:03 WIB
Sentil Orang yang Menyebut Prabowo Diatur Jokowi, Qodari: Baca Lagi Buku Miriam Budiardjo
M Qodari menyentil orang-orang yang masih beranggapan Prabowo diatur Jokowi. [YouTube]

Suara.com - Spekulasi bahwa Presiden Prabowo Subianto berada di bawah bayang-bayang atau bahkan "dikendalikan" oleh Joko Widodo  (Jokowi) terus menjadi perbincangan panas.

Narasi ini semakin menguat seiring mengemukanya isu hukum yang menjerat figur-figur kritis terhadap Jokowi, seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Namun, anggapan tersebut dibantah telak oleh analis politik kawakan, M. Qodari. Ia menilai cara pandang tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga menunjukkan ketidakpahaman mendasar terhadap hukum dan politik tata negara.

Qodari secara spesifik membedah kasus Hasto untuk mematahkan logika bahwa proses hukumnya adalah pesanan atau terkait perseteruan personal dengan Jokowi.

"Ini kan urusan hukum. Proses hukum Hasto itu dikait-kaitkan dengan perseteruan dengan Pak Jokowi kan begitu kan?" ujar Qodari, sebelum meluruskan akar permasalahannya dikutip dari Youtube Cokro TV.

Menurutnya, kasus Hasto yang kini ditangani penegak hukum sama sekali tidak berhubungan dengan kritik atau serangan verbal Hasto kepada Jokowi.

"Yang ada ini kan proses hukum dan ingat proses hukumnya itu urusannya bukan berkaitan dengan penghinaan Mas Hasto kepada Pak Jokowi. Bukan. Bukan. Bukan soal Mas Hasto menuding Pak Jokowi ijazah palsu. Bukan. Itu Roy Suryo," tegasnya.

Ia mengingatkan publik bahwa kasus yang menjerat Hasto adalah murni persoalan hukum yaitu kasus suap terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam rangka PAW Harun Masiku yang tidak ada kaitan dengan Jokowi.

Lebih jauh, Qodari juga menyoroti narasi "perseteruan" yang menurutnya seringkali berjalan satu arah. Ia menantang publik untuk melihat fakta bahwa serangan verbal lebih sering datang dari Hasto, sementara Jokowi tidak pernah menunjukkan sikap serupa.

baca juga

"Ya walaupun saya nanya begini, Pak emangnya Pak Jokowi merasa musuhan dengan Pak Hasto. Saya selama ini enggak pernah ngelihat tuh ada pernyataan Pak Jokowi yang apa namanya menjelek-jelekkan atau menyerang-nyerang Pak Hasto. Enggak ada tuh. Kalau Hasto menyerang Jokowi iya banyak," ungkapnya.

Ia menambahkan, perasaan benci yang diekspresikan satu pihak tidak otomatis berarti pihak lain merasakan hal yang sama.

"Jadi jangan dianggap kalau Mas Hasto nyerang Pak Jokowi ya bahkan dengan ekspresi emosi yang negatif dan kentara maka perasaan yang sama ada pada Pak Jokowi kepada Mas Hasto, belum tentu gitu loh," ujarnya.

Puncak dari analisis tajam Qodari adalah sentilannya kepada pihak-pihak yang masih percaya bahwa Prabowo akan menjadi "boneka" Jokowi.

Ia menyebut bahwa setelah Jokowi lengser dari kursi kepresidenan, pengaruh politik formalnya akan hilang. Menganggap pengaruh itu akan tetap sama kuatnya adalah sebuah kekeliruan fatal dalam memahami politik.

"Kalaupun masih dikaitkan dengan Pak Jokowi, Pak Jokowi sudah enggak presiden lagi, sudah enggak punya pengaruh politik," jelas Qodari.

"Itu juga soal pengaruh politik itu yang mengatakan ini Pak Prabowo masih dipengaruh Pak Jokowi enggak ngerti hukum tata negara, enggak ngerti politik tata negara. Tolong baca buku Ibu Miriam Budiarjo ilmu politik. Itu ilmu dasar buku dasarnya anak ilmu politik itu S1 itu kalau di UI itu gitu loh," sentilnya dengan keras.

Logika yang sama, menurutnya, juga berlaku untuk kasus yang mungkin menjerat Tom Lembong.

"Nah, sama juga dengan Mas apa dengan Pak Tom Lembong ya, Pak Pak Jokowi itu sudah tidak jadi presiden lagi. Dan kaitannya itu bukan penghinaan Tom Lembong ya atau Tom Lembong mengatakan Jokowi ijazah palsu, tetapi dalam kaitannya dengan soal kebijakan di keperdagangan gitu loh. Jadi persoalannya itu adalah persoalan hukum bukan persoalan politik," papar Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tinggalkan Jokowi Gara-Gara Hasto dan Tom Lembong? Qodari: Logika Keliru

Prabowo Tinggalkan Jokowi Gara-Gara Hasto dan Tom Lembong? Qodari: Logika Keliru

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:46 WIB

Pandji Pragiwaksono Mendadak Puji Kebijakan Presiden Prabowo, Netizen: Bismillah CEO BUMN

Pandji Pragiwaksono Mendadak Puji Kebijakan Presiden Prabowo, Netizen: Bismillah CEO BUMN

Entertainment | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:40 WIB

Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan

Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan

Foto | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:06 WIB

Relawan Jokowi Kebal Hukum? Terpidana Bebas Berkeliaran, Pakar Desak KPK Turun Tangan

Relawan Jokowi Kebal Hukum? Terpidana Bebas Berkeliaran, Pakar Desak KPK Turun Tangan

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:37 WIB

Hotman Paris Minta Prabowo Bebaskan 8 Importir Gula usai Tom Lembong, Reaksi Kejagung Mengejutkan

Hotman Paris Minta Prabowo Bebaskan 8 Importir Gula usai Tom Lembong, Reaksi Kejagung Mengejutkan

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 18:51 WIB

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:50 WIB

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

×