Suara.com - Sebuah drama percintaan dengan bumbu teknologi dan aksi heroik terjadi di Setu Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pasangan kekasih ini mungkin tak pernah menyangka jika masalah pribadi mereka akan berujung pada operasi penyelamatan yang melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Pemicunya klise dugaan perselingkuhan. Namun, cara penyelesaiannya yang membuat cerita ini viral dan menjadi perbincangan.
Seorang wanita bernama Diana terpaksa menghubungi Damkar bukan karena ada api, melainkan untuk mengambil "barang bukti krusial" yang sengaja dihilangkan oleh kekasihnya.
Kisah ini bermula saat Diana dan kekasihnya sedang menghabiskan waktu di tepi Setu Kemang. Entah karena firasat atau kecurigaan yang sudah memuncak, Diana memutuskan untuk memeriksa ponsel milik sang pacar.
Kecurigaannya terbukti. Diana menemukan percakapan (chat) mesra antara pacarnya dengan wanita lain. Seketika, suasana romantis di tepi danau berubah menjadi tegang.
Menghadapi konfrontasi dan bukti yang tak terbantahkan, sang pria dilanda kepanikan. Alih-alih memberikan penjelasan, ia mengambil langkah drastis untuk menghilangkan jejak digital perselingkuhannya.
Ponsel yang menjadi sumber masalah itu pun dilempar begitu saja ke tengah Setu Kemang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, membenarkan kronologi kejadian tersebut.
"Menemukan pacarnya chatan dengan wanita lain," kata Yudi dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).
Setelah membuang barang bukti, sang pria langsung pergi meninggalkan Diana sendirian di tepi setu dengan perasaan campur aduk.
"Karena pacarnya takut ketahuan. Dia (pria) langsung membuang hp miliknya ke dalam setu dan meninggalkan pelapor," lanjut Yudi Santosa menjelaskan.
Ditinggal sendirian dengan bukti perselingkuhan yang kini berada di dasar danau, Diana tidak putus asa.
Ia teringat reputasi Damkar yang kini dikenal sebagai "pasukan serba bisa" yang kerap membantu warga dalam berbagai kesulitan non-kebakaran, mulai dari mengevakuasi sarang tawon, menyelamatkan kucing, hingga melepas cincin yang tersangkut.
Tak hilang akal, Diana pun langsung berinisiatif melaporkan kejadian itu dan meminta bantuan Damkar Kabupaten Bogor untuk mengambil kembali ponsel tersebut.
Tim Damkar yang menerima laporan unik ini segera merespons. Mereka datang ke lokasi lengkap dengan peralatan yang diperlukan untuk melakukan pencarian di dalam air. Operasi penyelamatan "barang bukti" pun dimulai.
Setelah beberapa waktu melakukan penyisiran di titik yang ditunjukkan Diana, kerja keras tim Damkar membuahkan hasil.
Ponsel pintar yang menjadi saksi bisu drama percintaan itu berhasil ditemukan dan diangkat dari dasar setu.
Alhasil, smartphone yang telah dibuang itu kembali ke tangan Diana, berkat kesigapan dan profesionalisme tim Damkar.
Nasib hubungan mereka selanjutnya mungkin akan sangat bergantung pada kondisi ponsel tersebut dan data yang tersimpan di dalamnya.
Kontributor : Egi Abdul Mugni