Bikin Gebrakan Politik, Ini Sederet Catatan Hasil Rakernas NasDem di Makassar!

Agung Sandy Lesmana

Senin, 11 Agustus 2025 | 10:19 WIB
Bikin Gebrakan Politik, Ini Sederet Catatan Hasil Rakernas NasDem di Makassar!
Bikin Gebrakan Politik, Ini Sederet Catatan Hasil Rakernas NasDem di Makassar! (ANTARA/HO-Dokumentasi NasDem)

Suara.com - Hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai NasDem di Makassar melahirkan sederet catatan strategis yang menjadi sinyal keras bagi peta politik Indonesia ke depan. Dengan manuver tajam, NasDem memposisikan diri sebagai "sahabat kritis" pemerintah, melontarkan kritik pedas pada isu konstitusi sambil berkomitmen total mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Berdasar sederet catatan kritis hasil rakernas, Partai besutan Surya Paloh ini secara lantang menyoroti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/2024, dan tanpa ragu melabelinya sebagai ultra vires atau tindakan yang melampaui kewenangan.

"NasDem menegaskan komitmen menjadikan konstitusi sebagai hukum tertinggi," bunyi salah satu poin rekomendasi Rakernas. Sikap ini adalah pesan tegas bahwa perubahan norma konstitusi adalah domain absolut Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), bukan lembaga yudikatif.

Acara penutupan rakernas Partai NasDem yang digelar di Makassar, Sulsel. (Foto: Dok NasDem)
Acara penutupan rakernas Partai NasDem yang digelar di Makassar, Sulsel. (Foto: Dok NasDem)

Selain itu, NasDem mendesak DPR untuk segera membuka dialog konstitusional yang melibatkan MPR dan Presiden. Ini adalah sebuah gebrakan untuk memastikan semua lembaga negara kembali tunduk pada rel UUD 1945.

Meski memberikan catatan kritis hasil rakesnas, NasDem memastikan posisinya tidak berubah: tetap berada dalam barisan pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Namun, dukungan ini tidak buta. Partai ini menegaskan akan menjaga kemandirian berpikir, siap memberi solusi alternatif bagi kebijakan yang dinilai belum optimal.

"Dengan menjadi pendukung pemerintah secara totalitas, kami berharap menjadi sahabat pemerintah," ujar Wasekjen Partai NasDem, Dedy Ramanta dikutip pada Senin(11/8/2025).  

Berdasar hasil rakernas. NasDem berkomitmen mempercepat pengesahan dua RUU yang selama ini dinanti publik,

  • RUU Masyarakat Hukum Adat (MHA): Sebagai payung hukum untuk melindungi hak-hak komunitas adat.
  • RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT): Untuk memberikan jaminan dan perlindungan bagi kelompok pekerja yang rentan.

Visi Ekonomi Berdaulat dan Target Ambisius Pemilu 2029

baca juga

Di ranah ekonomi, NasDem tidak main-main. Visi kedaulatan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi kompas utama. Partai ini menargetkan penguatan UMKM, ekonomi kreatif, kemandirian pangan, hingga transisi ke energi terbarukan. Isu krusial seperti revisi UU Hubungan Keuangan Pusat-Daerah terkait Dana Bagi Hasil juga menjadi perhatian serius untuk mewujudkan keadilan anggaran.

Semua manuver dan rencana strategis ini bermuara pada satu target besar yang tidak ditutup-tutupi.

"Ringkasan umumnya yakni agar target NasDem masuk dalam posisi 3 besar pada pemilu 2029 bisa tercapai," unngkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak RUU MHA dan PPRT Segera Disahkan, NasDem: Demi Perlindungan Kelompok Marginal!

Desak RUU MHA dan PPRT Segera Disahkan, NasDem: Demi Perlindungan Kelompok Marginal!

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:47 WIB

Jay Idzes Pakai Jam Tangan Rolex dari Prabowo saat Teken Kontrak Sassuolo

Jay Idzes Pakai Jam Tangan Rolex dari Prabowo saat Teken Kontrak Sassuolo

Bola | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:38 WIB

Jenderal Tandyo Budi Revita: Perjalanan Tiga Dekade Menuju Puncak Pimpinan TNI

Jenderal Tandyo Budi Revita: Perjalanan Tiga Dekade Menuju Puncak Pimpinan TNI

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 08:46 WIB

Profil 5 Purnawirawan Diberi Pangkat Jenderal Kehormatan Oleh Prabowo, Ada Sosok Penghenti Film PKI

Profil 5 Purnawirawan Diberi Pangkat Jenderal Kehormatan Oleh Prabowo, Ada Sosok Penghenti Film PKI

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 06:05 WIB

Terkini

Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!

Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:53 WIB

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:37 WIB

Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum

Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:34 WIB

Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain

Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:29 WIB

Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo

Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:28 WIB

John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!

John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:23 WIB

Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:15 WIB

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:14 WIB