PDIP Jaga Jarak dari Kekuasaan, Tapi Tetap Kawal Kebijakan Prabowo

Denada S Putri, Novian Ardiansyah

Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:46 WIB
PDIP Jaga Jarak dari Kekuasaan, Tapi Tetap Kawal Kebijakan Prabowo
Puan Maharani. [Putu Yonata Udawananda/Suara.com]

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menegaskan bahwa partainya tidak akan berada di barisan oposisi, namun juga tak bergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Puan, PDIP memposisikan diri sebagai kekuatan penyeimbang, sebuah peran yang dinilainya penting dalam sistem presidensial Indonesia.

Hal itu disampaikan Puan saat dirinya berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 11 Agustus 2025.

“Dalam pemerintahan presidensial itu tidak ada yang namanya koalisi dan oposisi, coba dibaca dulu aturannya,” ujarnya disadur Selasa, 12 Agustus 2025.

Dia menjelaskan, peran penyeimbang seperti yang diarahkan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengandung dua misi.

Di satu sisi, PDIP akan mendukung sepenuhnya kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“Artinya, posisi penyeimbang seperti yang disampaikan oleh Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri), kami mendukung semua kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan semua program yang untuk kepentingan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Namun, di sisi lain, PDIP juga siap mengkritik keras jika kebijakan dianggap melenceng.

“Kami juga akan bersuara lantang jika kemudian program-program itu tidak untuk kepentingan rakyat banyak,” tegasnya.

baca juga

Puan menambahkan, “Artinya, posisinya jika kemudian program-program tersebut tidak sesuai, kami akan meluruskan dan kami boleh berbicara dalam arti jangan sampai kemudian program itu belok-belok dan tidak untuk seluruh rakyat Indonesia.”

Untuk saat ini, Puan memastikan PDIP benar-benar berada di luar lingkaran kekuasaan.

“Dan sampai saat ini tidak ada orang di dalam atau kader PDI Perjuangan yang masuk dalam kabinet,” katanya.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai, langkah PDIP ini mirip strategi Partai Demokrat pasca-Pemilu 2014, saat Jokowi-Jusuf Kalla berhadapan dengan Prabowo-Hatta.

Kala itu, Demokrat memilih jalur penyeimbang di tengah polarisasi Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat.

“Penyeimbang politik saya kira bukan hanya dimainkan oleh PDIP hari-hari ini. Dulu Partai Demokrat juga pernah mengambil sikap serupa,” katanya melalui kanal YouTube pribadinya, dikutip di hari yang sama.

Adi memaparkan, Demokrat saat itu tetap mendukung kepala daerahnya bersinergi dengan pemerintah pusat, menjaga jarak dari polarisasi, menyetujui kebijakan strategis pemerintah, namun tetap mengkritik jika ada kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.

Pola itu, menurutnya, kini diadopsi PDIP setelah kalah di Pilpres 2024, meski tetap mendukung sejumlah program penting seperti makan bergizi gratis, revisi UU TNI, dan kenaikan PPN.

“Agak mirip sebenarnya pilihan politik penyeimbang ala PDIP hari ini,” ujarnya.

Adi menilai, pola politik moderat ini sudah menjadi ciri khas demokrasi Indonesia, di mana batas oposisi dan koalisi kerap cair.

“Di Indonesia itu, hari ini teman, besok bisa jadi lawan. Hari ini lawan, besok bisa jadi teman. Politik kita adalah politik wasathiyah, politik jalan tengah,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waketum Pro Jokowi, Ungkap Alasan Silfester Layak Dapat Amnesti dari Prabowo

Waketum Pro Jokowi, Ungkap Alasan Silfester Layak Dapat Amnesti dari Prabowo

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:43 WIB

Prabowo Bentuk 160 Satuan Baru TNI: Koalisi Sipil Kritik Pedas, Anggaran Jebol?

Prabowo Bentuk 160 Satuan Baru TNI: Koalisi Sipil Kritik Pedas, Anggaran Jebol?

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:09 WIB

Sinyal Jokowi 'Tenggelam', Absen 17 Agustus Hindari Megawati? Manuver Prabowo Ambil Alih Panggung

Sinyal Jokowi 'Tenggelam', Absen 17 Agustus Hindari Megawati? Manuver Prabowo Ambil Alih Panggung

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:29 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×