Saldo di Atas Rp 50 Juta Tapi Terima Bansos, PPATK Ungkap Temuan Janggal

Denada S Putri, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:01 WIB
Saldo di Atas Rp 50 Juta Tapi Terima Bansos, PPATK Ungkap Temuan Janggal
Ilustrasi bansos salah sasaran. [Ist]

Suara.com - Temuan mengejutkan terkait 28 ribu karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos) memantik reaksi keras dari Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Maman Imanul Haq.

Ia menuntut pemerintah segera memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

"Ini cukup mengejutkan karena selama ini persepsi umum karyawan BUMN hampir bisa dipastikan mempunyai kesejahteraan layak. Maka jika mereka bansos perlu divalidasi apakah memang mereka berhak atau ini kesalahan data sehingga harus divalidasi ulang," kata Maman kepada wartawan, dikutip Selasa, 12 Agustus 2025.

Temuan ini berasal dari analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) selama enam bulan terhadap 10 juta rekening penerima bansos.

Selain pegawai BUMN, PPATK juga mencatat ada 7.479 dokter dan 6.000 eksekutif atau pejabat manajerial yang menerima bantuan serupa.

Menurut Maman, distribusi bansos yang melenceng dari sasaran dapat mengaburkan tujuan utama program tersebut.

"Bansos harus diberikan kepada masyarakat miskin, bukan kepada mereka yang secara ekonomi sudah mapan,” tegasnya.

DTSEN Jadi Kunci Perbaikan

Wakil Ketua Fraksi PKB DPR itu menilai, perbaikan distribusi bansos tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

baca juga

Basis data ini mengintegrasikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Kemensos), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) milik BPS dan Bappenas, serta Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) milik BKKBN dan Kemenko Perekonomian.

"Kami berharap ke depan tidak ada lagi bansos yang salah sasaran. DTSEN harus menjadi fondasi agar penyaluran tepat kepada mereka yang berhak dan benar-benar membutuhkan. Jangan sampai bansos kembali jatuh ke tangan pihak yang tidak layak menerima," ujarnya.

Kemensos Akan Telusuri Data

Menanggapi laporan PPATK, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pihaknya akan memeriksa secara detail temuan tersebut.

Menurut data PPATK, ada 27.932 penerima berstatus pegawai BUMN, 7.479 dokter, dan sekitar 6.000 profesi eksekutif atau manajer. Lebih mencengangkan lagi, 60 rekening penerima memiliki saldo di atas Rp 50 juta.

"Itu pengakuan mereka, bukan dari kami ya, pengakuan mereka ketika membuka rekening di bank-bank itu, ya kita akan dalami, kita akan cek, kita akan cek itu," ujar Saifullah, yang akrab disapa Gus Ipul, di Jakarta, Sabtu, 9 Agustus 2025.

Gus Ipul menegaskan, pihaknya akan menggandeng PPATK dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan penyaluran bansos berikutnya lebih tepat sasaran, sambil melakukan pembaruan data secara bertahap.

"Ya untuk memastikan karena kita kan data ini kan susah lama ya, bukan sekarang aja. Makanya kita mau evaluasi pelan-pelan secara keseluruhan, InsyaaAllah lah, secara bertahap kita akan evaluasi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

100 Ribu Lebih Penerima Bansos Tak Layak, TNI-Polri hingga Pegawai BUMN Kecipratan

100 Ribu Lebih Penerima Bansos Tak Layak, TNI-Polri hingga Pegawai BUMN Kecipratan

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:52 WIB

Geger! 28 Ribu Karyawan BUMN Kecipratan Bansos, DPR Meradang!

Geger! 28 Ribu Karyawan BUMN Kecipratan Bansos, DPR Meradang!

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:31 WIB

BUMN Asuransi Mau Dimerger, Bos OJK Sudah Dapat Bisikan dari Danantara

BUMN Asuransi Mau Dimerger, Bos OJK Sudah Dapat Bisikan dari Danantara

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:32 WIB

Terkini

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×