100 Ribu Lebih Penerima Bansos Tak Layak, TNI-Polri hingga Pegawai BUMN Kecipratan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:52 WIB
100 Ribu Lebih Penerima Bansos Tak Layak, TNI-Polri hingga Pegawai BUMN Kecipratan
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap temuan mengejutkan soal penyaluran bantuan sosial (bansos). Lebih dari 100 ribu orang yang profesinya mentereng, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga manajer, kepergok mendapatkan bansos yang seharusnya untuk rakyat miskin.

Sebagai tindakan tegas, Kementerian Sosial langsung memblokir 55 ribu penerima 'hantu' tersebut, sementara 44 ribu lainnya sudah masuk daftar hitam untuk segera dinonaktifkan.

Data yang diungkap Gus Ipul menunjukkan betapa carut marutnya data penerima bansos selama ini. Orang-orang yang seharusnya hidup berkecukupan justru ikut menikmati bantuan pemerintah.

Daftar profesi penerima bansos anomali ini pun sangat mencengangkan:

  • Aparatur Sipil Negara (ASN)
  • Anggota TNI-Polri
  • Dokter dan Dosen
  • Manajer dan Eksekutif
  • Pegawai BUMN dan BUMD

Temuan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahkan lebih spesifik, mencatat ada 27.932 pegawai BUMN yang terindikasi menerima bansos.

Gus Ipul menegaskan tidak akan ada toleransi bagi para penerima yang tidak berhak. Ia memastikan bansos yang salah sasaran ini akan dialihkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, yakni kelompok miskin ekstrem hingga rentan (desil 1-4).

“Secara bertahap yang salah sasaran akan kita koreksi, kita alihkan kepada mereka yang berikutnya. Fokus kita menyalurkan kepada desil 1 sampai desil 4,” kata Gus Ipul dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Untuk membersihkan data, Kemensos kini berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pemutakhiran data setiap tiga bulan sekali, sejalan dengan Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2025.

Kemensos juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif menjadi 'mata-mata' kebenaran. Melalui aplikasi Cek Bansos, warga kini bisa melaporkan jika menemukan ada tetangganya yang mampu tapi menerima bantuan.

baca juga

Sebaliknya, warga juga bisa mendaftarkan orang lain yang dinilai layak namun belum tersentuh bantuan.

“Kalau merasa ada tetangganya, atau mungkin dirinya sendiri harusnya mendapat bansos tapi tidak mendapat, berikan informasi identitasnya supaya kita bisa verifikasi,” tegas Gus Ipul.

Pelapor diminta untuk menyertakan identitas dan dokumen pendukung agar setiap laporan bisa divalidasi dan tidak menjadi fitnah. Langkah ini diharapkan bisa membuat penyaluran bansos ke depan jauh lebih akurat dan tepat sasaran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! 28 Ribu Karyawan BUMN Kecipratan Bansos, DPR Meradang!

Geger! 28 Ribu Karyawan BUMN Kecipratan Bansos, DPR Meradang!

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:31 WIB

Berapa Isi Rekening Ketua MUI Cholil Nafis Diblokir PPATK? Ada Fakta Menarik di Baliknya

Berapa Isi Rekening Ketua MUI Cholil Nafis Diblokir PPATK? Ada Fakta Menarik di Baliknya

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 19:33 WIB

Ustad Das'ad Latif: Semua Rekening Terblokir Dibuka..

Ustad Das'ad Latif: Semua Rekening Terblokir Dibuka..

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:43 WIB

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:32 WIB

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:29 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:15 WIB

×