Krisis Simbol! Sujiwo Tejo: Kenapa Bukan Wisanggeni Atau Gundala, Malah Bendera One Piece?

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:26 WIB
Krisis Simbol! Sujiwo Tejo: Kenapa Bukan Wisanggeni Atau Gundala, Malah Bendera One Piece?
Bendera One Piece dan Sujiwo Tejo. [Istemewa]

Suara.com - Fenomena bendera anime One Piece yang viral sebagai simbol perlawanan masyarakat, terutama para sopir truk, memantik reaksi keras dari budayawan Sujiwo Tejo.

Baginya, ini bukan sekadar ekspresi kekecewaan, melainkan sebuah alarm krisis identitas dan kegagalan kolektif dalam merawat narasi budaya lokal yang sesungguhnya jauh lebih relevan.

Sujiwo Tejo, dalam sebuah diskusi, tak menampik bahwa bendera tengkorak bertopi jerami itu menjadi simbol yang kuat.

Namun, kekuatannya bukan berasal dari gambar itu sendiri, melainkan karena telah dimuati oleh emosi dan kekesalan masyarakat. Ia memahami ini adalah bentuk protes dari kalangan bawah, seperti para sopir truk yang merasa terdesak oleh kebijakan.

"Bendera One Piece menjadi menakutkan bagi sebagian pihak, bukan karena simbolnya semata, tetapi karena bendera tersebut dimuati oleh kekesalan masyarakat bawah," ujar Sujiwo Tejo dikutip dari podcast YouTube Kanal SA pada Selasa (12/8/2025).

Namun, di sinilah letak kegelisahan budayawan yang juga seorang dalang wayang tersebut. Ia mempertanyakan mengapa masyarakat, khususnya generasi muda, harus "mengimpor" simbol perlawanan dari Jepang ketika Nusantara memiliki segudang tokoh dengan spirit yang sama, bahkan lebih mengakar.

"Ini adalah kegagalan bersama, termasuk saya sebagai dalang," tegasnya.

Wisanggeni dan Brandal Lokajaya, Simbol Pemberontakan Asli Nusantara

Sujiwo Tejo lantas menyodorkan beberapa nama dari khazanah budaya lokal yang bisa menjadi representasi perlawanan. Salah satunya adalah Wisanggeni, tokoh istimewa dalam pewayangan Jawa.

baca juga

Putra Arjuna ini dikenal karena kelahirannya yang tak dikehendaki dan dibuang ke kawah Candradimuka, namun justru tumbuh menjadi ksatria yang sakti, pemberani, dan tegas.

Karakternya yang tak gentar bahkan pada dewa sekalipun menjadikannya simbol pemberontakan dari kaum yang tersisih dan diremehkan.

"Kenapa bukan Wisanggeni?" lontar Sujiwo Tejo, menyiratkan betapa heroiknya kisah tokoh wayang yang satu ini.

Wisanggeni adalah cerminan dari kekuatan yang lahir dari penindasan, sebuah narasi yang sangat cocok dengan semangat perlawanan kaum tertindas.

Selain Wisanggeni, ada pula Brandal Lokajaya, nama muda dari Sunan Kalijaga.[5] Sebelum menjadi Wali Songo, Raden Syahid adalah seorang 'Robin Hood' dari tanah Jawa.

Ia memberontak melawan pejabat-pejabat korup di lingkaran kekuasaan dengan merampok harta mereka untuk dibagikan kepada rakyat miskin yang menderita akibat upeti yang mencekik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Keras Pemerintah, Sujiwo Tejo: Takut Sama Simbol One Piece Itu Tanda Trauma

Sindir Keras Pemerintah, Sujiwo Tejo: Takut Sama Simbol One Piece Itu Tanda Trauma

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:08 WIB

Bendera One Piece Dicekal? Ustaz Felix Siauw Ngamuk ke Petugas Taman, Endingnya Malah Bikin Ngakak!

Bendera One Piece Dicekal? Ustaz Felix Siauw Ngamuk ke Petugas Taman, Endingnya Malah Bikin Ngakak!

Video | Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Demam One Piece Melaut! Aksi Nelayan Kulon Progo Kibarkan Bendera Bajak Laut Tuai Komentar Kocak

Demam One Piece Melaut! Aksi Nelayan Kulon Progo Kibarkan Bendera Bajak Laut Tuai Komentar Kocak

Entertainment | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:41 WIB

Terkini

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

×