Digeruduk Massa Tuntut Mundur, Bupati Pati Sudewo Minta Maaf dari Atas Mobil Polisi

Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:39 WIB
Digeruduk Massa Tuntut Mundur, Bupati Pati Sudewo Minta Maaf dari Atas Mobil Polisi
Aksi ribuan warga di depan pendopo Kabupaten Pati, untuk menuntut Bupati Pati Sudewo agar mengundurkan diri dari jabatannya, di Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025). [Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif]

Suara.com - Suasana di depan Kantor Bupati Pati memanas setelah ribuan warga menggelar aksi unjuk rasa menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya.

Setelah dikepung sejak pagi, Sudewo akhirnya keluar menemui massa dan menyampaikan permohonan maaf dari atas mobil polisi.

Momen dramatis ini menjadi puncak dari akumulasi kekecewaan warga yang melumpuhkan sebagian ruas jalan di pusat kota Pati pada Rabu (13/8/2025).

Setelah menunggu berjam-jam, massa yang mengepung kantor bupati akhirnya ditemui langsung oleh Sudewo sekitar pukul 12.16 WIB.

Dengan pengawalan ketat, Bupati Sudewo naik ke atas kendaraan taktis milik kepolisian untuk bisa berbicara kepada kerumunan massa.

Di hadapan para demonstran yang menyorakinya, Sudewo dengan singkat menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan memperbaiki kinerjanya.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya akan berbuat lebih baik," kata Sudewo, yang suaranya terdengar di antara riuh rendah massa.

Aksi Kepung Kantor Bupati Sejak Pagi

Aksi unjuk rasa ini diketahui sudah berlangsung sejak pagi hari. Massa dari berbagai elemen masyarakat memadati kawasan depan kantor bupati, membentangkan spanduk-spanduk berisi tuntutan dan kekecewaan.

Akibat aksi ini, sejumlah ruas jalan utama terpaksa dialihkan, menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Pihak kepolisian pun mengerahkan personel dalam jumlah besar untuk menjaga situasi agar tetap kondusif, meskipun suasana sempat beberapa kali memanas.

Meskipun tuntutan utama adalah Sudewo mundur, aksi ini disebut-sebut sebagai puncak dari akumulasi kekecewaan warga terhadap kepemimpinan sang bupati. Berbagai isu, mulai dari masalah infrastruktur yang tak kunjung tuntas, pelayanan publik yang dinilai lamban, hingga janji-janji kampanye yang belum terealisasi, menjadi bahan bakar amarah para demonstran.

Permohonan maaf yang disampaikan Sudewo dari atas mobil polisi ini pun menjadi pertaruhan. Apakah akan mampu meredam amarah warga, atau justru dianggap sebagai respons yang tidak cukup untuk menjawab tuntutan mereka yang lebih fundamental. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendemo Minta Sudewo Keluar dari Kantor Bupati Pati, Ingin Perlihatkan Keranda Mayat

Pendemo Minta Sudewo Keluar dari Kantor Bupati Pati, Ingin Perlihatkan Keranda Mayat

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:32 WIB

Demo di Pati Memanas, Massa Kibarkan Bendera One Piece hingga Bawa Keranda Mayat

Demo di Pati Memanas, Massa Kibarkan Bendera One Piece hingga Bawa Keranda Mayat

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:30 WIB

Sebut Pemerintah Pusat Pantau Demo Besar-besaran di Pati, DPD RI Harap Ada Titik Temu

Sebut Pemerintah Pusat Pantau Demo Besar-besaran di Pati, DPD RI Harap Ada Titik Temu

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB