Kronologi Lengkap Demo Panas di Pati: Dari PBB 250 Persen, Berujung Bupati Sudewo Tolak Mundur

Bangun Santoso

Kamis, 14 Agustus 2025 | 06:05 WIB
Kronologi Lengkap Demo Panas di Pati: Dari PBB 250 Persen, Berujung Bupati Sudewo Tolak Mundur
Demo Pati 13 Agustus 2025. (Antara)

Suara.com - Kabupaten Pati menjadi sorotan nasional setelah gelombang demonstrasi besar yang berujung pada tuntutan pelengseran Bupati Sudewo. Eskalasi kemarahan publik ini tidak terjadi dalam semalam.

Berikut adalah rangkuman kronologi peristiwa panas di Pati, dari pemicu awal hingga sikap tegas sang bupati:

Awal Mula: Kebijakan PBB 250%

Semua bermula ketika Bupati Sudewo, yang baru menjabat, mengeluarkan kebijakan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Sudewo beralasan kenaikan ini diperlukan untuk mendongkrak pendapatan daerah guna perbaikan infrastruktur jalan dan pelayanan publik, mengingat PBB tidak pernah naik selama 14 tahun terakhir.

Reaksi Publik dan Rencana Demo Besar

Kebijakan ini sontak memicu protes keras dari warga Pati. Merasa tidak dilibatkan dan terbebani, berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu mulai mengorganisir diri.

Mereka merencanakan aksi unjuk rasa besar-besaran pada 13 Agustus 2025 dengan tuntutan awal pembatalan kenaikan PBB. Dukungan mengalir deras, terlihat dari tumpukan donasi logistik seperti air mineral dan makanan di posko-posko aliansi.

Tuntutan Bergeser: "Sudewo Mundur!"

baca juga

Meskipun pada Jumat (8/8), Bupati Sudewo mengumumkan pembatalan kebijakan kenaikan PBB dan meminta maaf, langkah tersebut tidak mampu meredam amarah publik.

Tuntutan massa justru bergeser dan semakin tajam yakni mendesak Sudewo mundur dari jabatannya. Koordinator aksi menyatakan bahwa isu PBB hanyalah puncak gunung es dari berbagai masalah lain terkait arogansi dan tata kelola pemerintahan yang dianggap buruk.

Baliho-baliho bernada keras mulai terpasang, salah satunya bertuliskan, "Bupati Pati Sudewo Mundur Secara Kesatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa".

Puncak Aksi 13 Agustus: Ricuh dan Lemparan Botol

Pada hari yang ditentukan, Rabu (13/8), ribuan massa tumpah ruah di depan kantor bupati. Ketika Sudewo mencoba menemui para demonstran untuk kembali meminta maaf, ia disambut dengan lemparan botol, gelas plastik, dan sandal.

Insiden itu memaksanya untuk kembali masuk ke dalam kendaraan taktis yang ditumpanginya.

Hak Angket dan Ancaman Pemakzulan

Di tengah panasnya situasi, DPRD Pati mengambil langkah politik cepat. Para wakil rakyat menggelar rapat paripurna dadakan yang menghasilkan dua keputusan besar yakni penggunaan hak angket untuk menyelidiki kebijakan bupati dan kesepakatan semua fraksi untuk membentuk panitia pemakzulan.

Bupati Sudewo Menolak Mundur

Setelah massa membubarkan diri, Sudewo menggelar konferensi pers. Ia kembali meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengaku memaklumi emosi massa.
“Kami bisa memahami emosi mereka, karena orang banyak tidak dapat terkendali secara keseluruhan. Kedepannya kami akan perbaiki segala sesuatunya, ini merupakan proses pembelajaran bagi saya,” ujarnya.

Namun, terkait tuntutan mundur dan ancaman pemakzulan, Sudewo menunjukkan sikap tak bergeming. Ia menghormati proses hak angket DPRD, namun menolak tegas untuk berhenti dari jabatannya hanya karena tekanan massa.

“Saya kan dipilih oleh rakyat secara konstitusional dan demokratis, sehingga saya tidak bisa berhenti dengan tuntutan tersebut. Semuanya ada mekanismenya,” ujar Sudewo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Gaji Bupati Pati Sudewo: Didemo Brutal sampai Dilempar Botol Imbas Pajak

Mengintip Gaji Bupati Pati Sudewo: Didemo Brutal sampai Dilempar Botol Imbas Pajak

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:33 WIB

Detik-detik Sidang Paripurna DPRD Pati Dikuasai Pendemo: Seruan Lengserkan Bupati Sudewo Menggema!

Detik-detik Sidang Paripurna DPRD Pati Dikuasai Pendemo: Seruan Lengserkan Bupati Sudewo Menggema!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:28 WIB

Dikepung Ribuan Pendemo, Bupati Pati Menolak Mundur: Saya Dipilih Rakyat

Dikepung Ribuan Pendemo, Bupati Pati Menolak Mundur: Saya Dipilih Rakyat

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:23 WIB

Terungkap Fakta di Balik Surat Mundur Bupati Pati, Bukan Tanda Tangan Sudewo?

Terungkap Fakta di Balik Surat Mundur Bupati Pati, Bukan Tanda Tangan Sudewo?

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:23 WIB

Hoaks Meninggalnya Jurnalis di Pati: Lilik Yuliantoro Ternyata Selamat, Ini Kronologinya

Hoaks Meninggalnya Jurnalis di Pati: Lilik Yuliantoro Ternyata Selamat, Ini Kronologinya

Video | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:20 WIB

Demo Pati Ricuh: Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Anak-anak dan Wanita Jadi Korban

Demo Pati Ricuh: Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Anak-anak dan Wanita Jadi Korban

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Orasi Api Cak Sholeh Getarkan Demo Pati: Pemimpin Zalim dan Arogan Harus Dilawan!

Orasi Api Cak Sholeh Getarkan Demo Pati: Pemimpin Zalim dan Arogan Harus Dilawan!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:25 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×