Amnesty Sebut 'Api Pati' Bisa Menjalar ke Papua dan Sulawesi Jika Menteri Prabowo Masih Sombong

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 14 Agustus 2025 | 22:06 WIB
Amnesty Sebut 'Api Pati' Bisa Menjalar ke Papua dan Sulawesi Jika Menteri Prabowo Masih Sombong
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Kerusuhan brutal yang mengguncang Pati, Jawa Tengah, disebut sebagai alarm merah bagi para menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, memperingatkan bahwa "api Pati" bisa menjalar ke daerah lain jika para pejabat publik masih mempertahankan gaya komunikasi yang arogan dan meremehkan rakyat.

Peringatan keras ini secara khusus menyoroti pernyataan kontroversial dari Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Nusron Wahid, yang dinilai sebagai contoh buruk komunikasi seorang pejabat.

Menurut Usman Hamid, amukan massa di Pati yang menuntut Bupati Sudewo mundur adalah pelajaran mahal bagi seluruh pejabat publik. Ini adalah bukti nyata bahwa kesabaran rakyat ada batasnya.

"Ini peringatan untuk para pejabat publik lainnya. Agar berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Berulang kali kita sudah mendengar pernyataan-pernyataan yang sembarangan, yang tidak hati-hati," kata Usman di kantornya, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Ia menegaskan, era di mana pejabat bisa berbicara sesuka hati tanpa konsekuensi sudah berakhir.

Menteri ATR Nusron Wahid Jadi Contoh Buruk

Salah satu contoh konkret yang disorot Usman adalah pernyataan kontroversial dari Menteri ATR Nusron Wahid terkait sengketa tanah. Pernyataan Nusron yang meremehkan hak waris dan leluhur dinilai sangat melukai perasaan publik.

"Jadi pernyataan-pernyataan sombong, arogansi, (sudahilah) termasuk pernyataan Menteri ATR (Nusron)," tegas Usman.

Sebagai pengingat, Nusron sempat melontarkan pernyataan, "Oh ini tanahnya embah-embah saya, leluhur'. Saya mau tanya, emang embah-embah dulu bisa membuat tanah? Gak bisa membuat tanah, manusia itu gak bisa membuat tanah."

baca juga

Meski Nusron belakangan telah meminta maaf, Usman menilai pernyataan semacam itu adalah pemicu perlawanan.

Ancaman yang lebih mengerikan, menurut Usman, adalah potensi eskalasi konflik serupa di daerah-daerah lain yang juga memiliki tingkat kerawanan sosial yang tinggi.

"Akhirnya mereka melawan gitu. Dan itu saya kira cermin dari begitu banyak masyarakat di Indonesia lainnya. Di Papua, di Sulawesi, belum aja kan," ujar Usman.

Usman menyebut, apa yang terjadi di Pati adalah sebuah bencana sosial. Bermula dari kebijakan kenaikan PBB 250 persen, diperparah oleh sikap arogan Bupati Sudewo yang sempat sesumbar "tidak khawatir jika didemo 50 ribu warga."

Kombinasi kebijakan yang mencekik dan komunikasi yang arogan inilah yang akhirnya menyulut amarah warga hingga tak terkendali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Botol untuk Bupati Pati! Gerindra Siapkan Sanksi Usai Kenaikan PBB Picu Amuk Massa?

Hujan Botol untuk Bupati Pati! Gerindra Siapkan Sanksi Usai Kenaikan PBB Picu Amuk Massa?

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Nikah Dirayakan se-Pati, 5 Fakta Kocak Pengantin yang Foto Berlatar Demo Lengserkan Bupati Sudewo

Nikah Dirayakan se-Pati, 5 Fakta Kocak Pengantin yang Foto Berlatar Demo Lengserkan Bupati Sudewo

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:39 WIB

Cinta Bersemi di Panggung Tuntutan Mundur Bupati Pati Sudewo, Foto Nikah Ini Jadi Tamparan Elegan

Cinta Bersemi di Panggung Tuntutan Mundur Bupati Pati Sudewo, Foto Nikah Ini Jadi Tamparan Elegan

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:57 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×