Soroti Isu LGBT di TNI, Analis Tegas: Hilangkan Praktik 'Mandi Bersama' di Satuan

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:28 WIB
Soroti Isu LGBT di TNI, Analis Tegas: Hilangkan Praktik 'Mandi Bersama' di Satuan
Analis militer menyoroti kebiasaan mandi bersama prajurit TNI. [ist]

Suara.com - Misteri yang menyelimuti kematian tragis Prada Lucky Chepril Saputra Namo di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin kompleks dengan munculnya dugaan motif asmara sejenis atau LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Namun, di tengah narasi yang mulai berkembang liar ini, analis militer Selamat Ginting menyuarakan keraguan yang tajam.

Ia mempertanyakan apakah isu LGBT ini adalah fakta sesungguhnya atau sekadar sebuah taktik untuk mengaburkan motif kekerasan senioritas yang lebih klasik dan sistemik di tubuh TNI.

Selamat Ginting secara terbuka skeptis terhadap kemunculan tiba-tiba dari motif LGBT dalam kasus yang awalnya diduga kuat sebagai penganiayaan oleh senior. Baginya, ini adalah sebuah pola yang patut dicurigai sebagai upaya pengalihan isu dari masalah yang lebih besar.

"Ini kan akhirnya muncul ini sebenarnya apa iya dugaan LGBT itu? atau jangan-jangan ini untuk menutupi kasus kekerasan yang lain?" lontar Ginting dikutip dari Youtube Forum Keadilan TV.

Keraguan ini bukan tanpa dasar. Kasus kekerasan oleh senior terhadap junior sudah menjadi borok menahun yang sulit dihilangkan.

Mengangkat isu sensitif seperti LGBT, menurutnya, bisa jadi cara mudah untuk membelokkan perhatian publik dari kegagalan pembinaan dan pengawasan di dalam satuan.

Fasilitas Barak yang Melanggar Privasi Jadi Sorotan

Lebih jauh dari sekadar meragukan motif, Selamat Ginting mengalihkan fokusnya pada satu aspek fundamental yang sering terabaikan namun bisa menjadi pemicu masalah: kondisi fasilitas di dalam barak, khususnya kamar mandi.

baca juga

Ia menyoroti praktik "mandi bersama" di bak-bak panjang yang masih jamak ditemui di banyak satuan pendidikan militer. Menurutnya, praktik ini sangat problematis dan melanggar ranah privasi paling dasar seorang individu.

"Memang yang harus dipikirkan juga di satuan-satuan seperti satuan pendidikan misalnya kamar mandi itu kan panjang. Jadi orang mandi bersama. Itu kan enggak boleh. Kalau dari sisi agama enggak boleh. Telanjang bersama-sama. Ini juga harus dipikirkan. Mandi itu kan sesuatu yang privat," tegasnya.

Ginting berpendapat bahwa dalam konteks apa pun, termasuk dalam lingkungan sesama jenis, melihat tubuh orang lain secara telanjang adalah hal yang tidak pantas dan berpotensi membuka celah bagi pelecehan atau kesalahpahaman.

"Tidak boleh orang melihat tubuh kita kan walaupun sesama laki-laki atau sesama perempuan. Enggak boleh," tambahnya.

Kondisi fasilitas yang tidak memadai ini menjadi semakin krusial ketika menyangkut para prajurit muda yang baru masuk.

Ginting menyebut mereka sebagai "tentara remaja", individu-individu yang berada dalam masa transisi, wajib tinggal di dalam kesatriaan, dan sangat rentan terhadap dinamika kuasa yang tidak sehat.

Ia pun mendesak agar ada pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan fasilitas di batalion-batalion, terutama yang menampung prajurit muda.

"Karena itu harus juga diperiksa batalion ini apakah memang memadai kamar mandi untuk para tentara remaja. Ini kan sebutannya tentara remaja yang memang wajib berada di kesatrian, di asramanya. Itu juga harus diperiksa," ujarnya.

Bagi Ginting, desain kamar mandi komunal dengan bak panjang adalah sebuah peninggalan yang sudah tidak relevan dan berbahaya di era modern. Ia menegaskan bahwa praktik semacam itu seharusnya sudah lama ditinggalkan, kecuali dalam kondisi darurat perang yang ekstrem.

"Enggak boleh sebenarnya di tempat pendidikan militer itu baknya panjang," ujar Selamat Ginting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekerasan di Tubuh TNI: Analis Soroti Pelaku Gen Z yang Bawa Mental Tawuran dari Bangku SMA

Kekerasan di Tubuh TNI: Analis Soroti Pelaku Gen Z yang Bawa Mental Tawuran dari Bangku SMA

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:53 WIB

5400 Telur Penyu Diselundupkan: Jejak Digital Ungkap Kongkalikong Sipil-TNI di Kalbar

5400 Telur Penyu Diselundupkan: Jejak Digital Ungkap Kongkalikong Sipil-TNI di Kalbar

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 21:57 WIB

Upaya Kuasai Kembali Lahan Negara, Prabowo Siap Lawan Jenderal-jenderal Nakal

Upaya Kuasai Kembali Lahan Negara, Prabowo Siap Lawan Jenderal-jenderal Nakal

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:48 WIB

Merah Putih Berkibar di Kedalaman Laut Aceh: Upacara HUT ke-80 RI yang Bikin Merinding

Merah Putih Berkibar di Kedalaman Laut Aceh: Upacara HUT ke-80 RI yang Bikin Merinding

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Niat Uji Mental Calon Paskib, TNI Ini Malah Kena Mental Ditinggal Bubar Satu Lapangan

Niat Uji Mental Calon Paskib, TNI Ini Malah Kena Mental Ditinggal Bubar Satu Lapangan

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:08 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×