Gempa Poso Sulawesi Tengah: Dampak Kerusakan, Korban, dan Penanganan Terkini

Chandra Iswinarno

Senin, 18 Agustus 2025 | 09:30 WIB
Gempa Poso Sulawesi Tengah: Dampak Kerusakan, Korban, dan Penanganan Terkini
Kerusakan Gereja Elim di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah akibat gempa magnitudo 5,8 mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (17/8/2025). [ANTARA/HO-BPBD Sulteng]

Guncangan gempa utama dirasakan dengan intensitas yang cukup kuat di wilayah Poso dan sekitarnya.

Getaran gempad dirasakan hingga ke beberapa wilayah di provinsi tetangga. Wilayah seperti Luwu Timur, Palopo, Tana Toraja, dan Wajo di Sulawesi Selatan.

Guncangan juga dirasakan hingga ke Provinsi Sulawesi Barat, seperti di wilayah Mamuju, Masamba, Majene, Pasangkayu, dan Polman.

Akibatnya,  satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Korban meninggal merupakan seorang jemaat gereja yang sebelumnya berada dalam kondisi kritis.

Ia tertimpa reruntuhan material saat sedang beribadah di Gereja Elim Masani, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir.

Selain korban jiwa, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat puluhan warga mengalami luka-luka. Hingga laporan terakhir, jumlah korban luka mencapai 32 orang.

Dari jumlah tersebut, penanganan medis dilakukan secara bertingkat sesuai dengan kondisi korban. Sebanyak 16 korban luka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso untuk perawatan lebih lanjut.

Dua dari korban yang dirujuk ke RSUD Poso dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

baca juga

Sementara itu, enam orang lainnya dirawat di Puskesmas Tokorondo, dan sepuluh orang sisanya mengalami luka ringan.

Selain itu, kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan.

Gempa berkekuatan 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah merusak sejumlah bangunan, baik tempat ibadah, rumah tinggal hingga fasilitas lainnya, Minggu (17/8/2025). [ANTARA/HO-BPBD Sulteng]
Gempa berkekuatan 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah merusak sejumlah bangunan, baik tempat ibadah, rumah tinggal hingga fasilitas lainnya, Minggu (17/8/2025). [ANTARA/HO-BPBD Sulteng]

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Poso, dilaporkan puluhan bangunan terdampak, mulai dari rumah tinggal hingga fasilitas umum.

Total setidaknya 41 hingga 45 unit bangunan mengalami kerusakan. Kerusakan ini terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu rusak berat dan rusak ringan.

Laporan merinci adanya 11 hingga 12 unit rumah yang mengalami rusak berat. Sementara itu, sebanyak 26 hingga 33 unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Kerusakan juga menimpa fasilitas umum yang vital bagi masyarakat. Tercatat satu unit gedung Sekolah Dasar Negeri 1 Tangkura rusak.

Tiga unit fasilitas ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan. Ketiga gereja tersebut adalah Gereja Jemaat Elim di Desa Masani, Gereja Gloria, dan GPDL Mahnaim.

Gereja Elim di Desa Masani menjadi salah satu bangunan yang mengalami kerusakan paling parah. Bangunan gereja tersebut dilaporkan roboh saat jemaat sedang melaksanakan ibadah pagi.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 10 orang jemaat mengalami luka-luka. Mereka tertimpa material bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi.

Pemerintah daerah melalui BPBD Poso bersama aparat setempat bergerak cepat untuk melakukan pendataan. Tim Reaksi Cepat (TRC) diturunkan untuk melakukan asesmen di desa-desa terdampak.

Data menunjukkan bahwa kerusakan tersebar di sembilan desa. Desa-desa tersebut antara lain Desa Masani, Tokorondo, Towu, Pinedapa, Tangkura, Lape, Bega, Kilo, Maranda, dan Petiwunga.

Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Desa Masani di Kecamatan Poso Pesisir. Di desa ini, sekitar 433 jiwa dari 184 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terdampak gempa.

Sebagai respons cepat, pemerintah pusat melalui BNPB segera mengambil langkah-langkah darurat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB diberangkatkan pada Senin dini hari menuju lokasi bencana.

Tim ini bertugas memberikan dukungan penanganan darurat dan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah. Bantuan logistik tahap awal juga telah disiapkan untuk dikirimkan.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan mendesak bagi para pengungsi. Bantuan yang disiapkan antara lain tenda pengungsi, terpal, makanan siap saji, selimut, matras, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto telah memerintahkan diadakannya rapat koordinasi penanganan darurat bertujuan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

BNPB terus berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Poso. Tujuannya adalah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan pengungsi dan pemulihan kondisi masyarakat.

Data dan Fakta Gempa Poso 17 Agustus 2025

Waktu KejadianMinggu, 17 Agustus 2025, 06:38 WITA
Magnitudo5,8 (koreksi dari M 6,0)
Pusat Gempa13 km Barat Laut Kota Poso, Kedalaman 10 km
PenyebabAktivitas Sesar Tokararu
Potensi TsunamiTidak Berpotensi Tsunami
Korban Jiwa1 Orang Meninggal Dunia
Korban Luka32 Orang
Kerusakan Bangunan41-45 Unit (Rumah, Sekolah, Gereja)
Wilayah Terdampak9 Desa di Kabupaten Poso
Gempa Susulan27 kali (terbesar M 3,3)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Jaringan Listrik PLN Pasca Gempa Poso

Kondisi Terkini Jaringan Listrik PLN Pasca Gempa Poso

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 19:04 WIB

29 Warga Luka-Luka dan Satu Gereja Rusak Akibat Gempa Bumi Poso

29 Warga Luka-Luka dan Satu Gereja Rusak Akibat Gempa Bumi Poso

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 13:40 WIB

4 Fakta Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Papua, Bangunan Rusak hingga 4 Kali Gempa Susulan!

4 Fakta Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Papua, Bangunan Rusak hingga 4 Kali Gempa Susulan!

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×