Nyali Baja Cucu Bung Hatta, Sebut RI Dipimpin Anak Haram Konstitusi, Protesnya Sampai ke Istana

Bangun Santoso

Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:06 WIB
Nyali Baja Cucu Bung Hatta, Sebut RI Dipimpin Anak Haram Konstitusi, Protesnya Sampai ke Istana
Gustika Fardani Jusuf Hatta cucu Bung Hatta. (Instagram)

Suara.com - Nama Gustika Fardani Jusuf Hatta menghentak panggung politik nasional dengan pernyataan yang jauh dari basa-basi. Cucu proklamator Bung Hatta ini secara terbuka melontarkan kritik pedas yang menyebut Indonesia kini berada di bawah kepemimpinan seorang "presiden penculik" dan "wakil anak haram konstitusi".

Pernyataan berani ini sontak viral dan menjadi perbincangan hangat, terutama karena statusnya sebagai keturunan langsung salah satu pendiri bangsa. Keberanian Gustika bukanlah tanpa alasan; rekam jejak pendidikan dan aktivismenya menunjukkan fondasi intelektual yang kuat di balik setiap kritiknya.

Pernyataan Menohok Usai Upacara di Istana

Kritik tajam dari Gustika muncul setelah ia menghadiri upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka. Melalui unggahan di media sosialnya, ia menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi demokrasi dan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia saat ini.

"Di hari kemerdekaan tahun ini, rasa syukurku bercampur dengan keprihatinan atas luka HAM yang belum tertutup. Bahkan kini kita dipimpin oleh seorang Presiden penculik dan penjahat HAM, dengan Wakil anak haram konstitusi," ungkap Gustika dalam unggahannya.

Pernyataan "presiden penculik" secara gamblang merujuk pada Presiden Prabowo Subianto dan isu-isu pelanggaran HAM masa lalu yang kerap dialamatkan kepadanya.
Sementara itu, frasa "anak haram konstitusi" ditujukan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang pencalonannya dimuluskan oleh putusan kontroversial Mahkamah Konstitusi.

Protes Simbolik Melalui Busana Berkabung

Sebelum melontarkan kritik verbalnya, Gustika telah lebih dulu melakukan protes senyap melalui busana yang ia kenakan di Istana.

Ia hadir dengan kebaya hitam yang identik dengan busana yang ia pakai saat mengikuti Aksi Kamisan, sebuah aksi diam mingguan di depan Istana Negara untuk menuntut keadilan bagi korban pelanggaran HAM.

baca juga

Pesan duka semakin dipertegas dengan pilihan kain batiknya. Gustika mengenakan Batik Slobog, motif klasik asal Yogyakarta yang secara tradisional digunakan dalam suasana berkabung atau prosesi pemakaman.

Filosofi "Slobog" sendiri berasal dari kata Jawa yang berarti "longgar" atau "lapang", melambangkan doa agar arwah yang meninggal diberi jalan yang lapang.

Dengan mengenakan busana ini di hari kemerdekaan, Gustika seolah mengirim pesan simbolik bahwa ia sedang "berkabung" atas kondisi demokrasi dan penegakan HAM di Indonesia.

Intelektual Muda Lulusan Eropa

Keberanian Gustika untuk bersuara lantang ditopang oleh latar belakang pendidikannya yang impresif. Ia merupakan lulusan Bachelor of Arts (Hons) War Studies dari King's College London, sebuah program studi yang mendalami sejarah militer, strategi, dan konflik global.

Selain itu, ia juga pernah menimba ilmu di Sciences Po Lyon, Prancis, dan saat ini tengah menempuh pendidikan master di Geneva Academy of International Humanitarian Law and Human Rights, dengan fokus pada hukum internasional dalam konflik bersenjata. Pendidikan inilah yang membentuk kerangka berpikir kritisnya, terutama dalam isu-isu kekuasaan, HAM, dan demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Filosofi Batik Slobog, Busana Penuh Makna Gustika Hatta saat HUT ke-80 RI

Filosofi Batik Slobog, Busana Penuh Makna Gustika Hatta saat HUT ke-80 RI

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:45 WIB

Batik Slobog Berasal dari Mana? Dipakai Cucu Bung Hatta Kritik Pemerintah

Batik Slobog Berasal dari Mana? Dipakai Cucu Bung Hatta Kritik Pemerintah

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:15 WIB

Sepak Terjang Gustika Cucu Bung Hatta yang Berani Kritik Pemerintah, Dulu Gugat Jokowi dan Tito

Sepak Terjang Gustika Cucu Bung Hatta yang Berani Kritik Pemerintah, Dulu Gugat Jokowi dan Tito

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Pendidikan Gustika Hatta, Pantas Berani Sebut Indonesia Dipimpin Penculik dan Anak Haram Konstitusi

Pendidikan Gustika Hatta, Pantas Berani Sebut Indonesia Dipimpin Penculik dan Anak Haram Konstitusi

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:35 WIB

Siapa Gustika Hatta? Sindir Anak Haram Konstitusi di HUT RI: Berjoget di Atas Penderitaan Rakyat!

Siapa Gustika Hatta? Sindir Anak Haram Konstitusi di HUT RI: Berjoget di Atas Penderitaan Rakyat!

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:08 WIB

Gustika Hatta: Indonesia Kini Dipimpin Presiden Penculik dan Wakil "Anak Haram Konstitusi"

Gustika Hatta: Indonesia Kini Dipimpin Presiden Penculik dan Wakil "Anak Haram Konstitusi"

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Kebaya Hitam dan Batik Slobog, Makna Mendalam di Balik Pilihan Cucu Bung Hatta di HUT ke-80 RI

Kebaya Hitam dan Batik Slobog, Makna Mendalam di Balik Pilihan Cucu Bung Hatta di HUT ke-80 RI

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 21:24 WIB

Terkini

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:47 WIB

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:46 WIB

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:40 WIB

DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar

DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Tak Cuma Trading, Begini Cara Industri Kripto Berkontribusi pada Aksi Sosial

Tak Cuma Trading, Begini Cara Industri Kripto Berkontribusi pada Aksi Sosial

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Inisiatif Berbasis Alam Ronny Lukito: Wujudkan Ekowisata Berkelanjutan dari Bandung Barat - Bogor

Inisiatif Berbasis Alam Ronny Lukito: Wujudkan Ekowisata Berkelanjutan dari Bandung Barat - Bogor

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:37 WIB

×