Si Tukang Tawuran Masuk Istana: Jejak Immanuel Ebenezer yang Terjaring OTT KPK

Wakos Reza Gautama

Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:02 WIB
Si Tukang Tawuran Masuk Istana: Jejak Immanuel Ebenezer yang Terjaring OTT KPK
Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer yang terjaring OTT KPK. [ANTARA]

Suara.com - Sebuah ironi tajam kembali tersaji di panggung politik Indonesia. Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, figur yang besar dari rahim aktivisme jalanan dan penentangan terhadap kekuasaan korup, kini harus berhadapan dengan skenario yang dulu ia lawan.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) ini terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabar penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Meski detail konstruksi perkara masih dirahasiakan, Fitroh memberi sinyal bahwa operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan kasus pemerasan.

"Benar, (terkait) dugaan pemerasan," ujar Fitroh saat dikonfirmasi.

Informasi yang beredar menyebutkan, operasi ini tidak hanya menyasar Noel. Tim KPK dilaporkan mengamankan sekitar 20 orang lainnya, termasuk pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, menandakan skala dugaan korupsi yang cukup signifikan.

Penangkapan ini sontak membalikkan citra Noel sebagai "panglima" relawan yang vokal menjadi seorang pejabat publik yang tersandung kasus korupsi.

Sosok Immanuel Ebenezer

Siapakah sebenarnya Immanuel Ebenezer? Perjalanannya adalah sebuah spektrum panjang yang penuh warna dan paradoks. Lahir di Riau pada 22 Juli 1975, Noel tumbuh besar di kerasnya jalanan Salemba, Jakarta.

Masa remajanya dihabiskan sebagai pelajar Sekolah Teknik Menengah (STM) Poncol, di mana ia mengakui sendiri bahwa aktivitas utamanya adalah tawuran.

baca juga

"Masa kecilnya sekolah di Jakarta. Kerjaannya itu pagi, siang, sore, malem, tawuran. Berantem terus," ujar Noel dalam sebuah wawancara di kanal Youtube Catatan Jurnalis Sukriansyah.

Kenakalannya berlanjut saat ia pindah ke SMA Pembangunan Nusantara di Condet, sekolah yang ia sebut sangat bebas. "Itu dulu SMA paling bebas. Itu sekolah dulu, rambut saya gondrong, terkenal bandel," ucapnya.

Titik balik hidupnya terjadi saat memasuki gerbang kuliah di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Energi liarnya yang dulu tersalurkan lewat kekerasan jalanan, kini ia kanalisasi ke dalam gerakan politik.

Ia menjadi organisator, mendamaikan kubu-kubu pelajar yang bertikai dan menyatukan mereka dalam sebuah wadah bernama Solidaritas Pemuda Pelajar Jakarta. Musuh bersama mereka saat itu adalah rezim Orde Baru.

"Waktu itu melawan Suharto. Kalau melihat sejarah, pertama yang turun ke jalan itu bukan mahasiswa tapi anak SMA," kenangnya, menceritakan momen-momen awal perlawanan di jalanan Pasar Minggu yang berujung kejar-kejaran dengan aparat militer.

Di sinilah ia menempa dirinya bersama aktivis seangkatannya seperti Adian Napitupulu dalam wadah Forum Kota (Forkot).

Setelah reformasi, Noel bertransformasi dari aktivis jalanan menjadi seorang operator politik yang ulung. Keahliannya mengorganisir massa ia wujudkan dengan membentuk berbagai organ relawan untuk mendukung figur-figur politik.

Dimulai dari Relawan Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman) untuk Ahok di Pilgub DKI 2017, namanya meroket saat membentuk dan memimpin Relawan Jokowi Mania (Joman) pada Pilpres 2019.

Namun, loyalitas politiknya terbukti cair. Menjelang Pilpres 2024, ia sempat membentuk Ganjar Mania, namun di tengah jalan membubarkannya dan berbalik arah mendukung Prabowo Subianto.

Pilihan politiknya kali ini terbukti jitu. "Dukungannya terhadap Prabowo ini berbuah manis," dan ia pun diganjar dengan posisi strategis sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan setelah Prabowo dilantik menjadi presiden.

Kini, jabatan yang menjadi buah dari kelihaiannya bermanuver politik itu pula yang membawanya ke titik nadir.

Perjalanan panjang dari jalanan Salemba, panggung demonstrasi 98, hingga koridor kekuasaan Istana, harus menghadapi babak baru di gedung Merah Putih KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diciduk KPK, Harta Wamenaker Immanuel Ebenezer: Punya Land Cruiser, Properti Rp12 Miliar, Nol Utang

Diciduk KPK, Harta Wamenaker Immanuel Ebenezer: Punya Land Cruiser, Properti Rp12 Miliar, Nol Utang

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Pernah Jadi Ketua Jokowi Mania

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Pernah Jadi Ketua Jokowi Mania

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:59 WIB

5 Kontroversi Immanuel Ebenezer yang Ditangkap KPK, Jual Janji Palsu

5 Kontroversi Immanuel Ebenezer yang Ditangkap KPK, Jual Janji Palsu

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:58 WIB

Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer, Loyalis Jokowi Kena OTT KPK karena Pemerasan

Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer, Loyalis Jokowi Kena OTT KPK karena Pemerasan

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:52 WIB

BREAKING NEWS: Kena OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terlibat Kasus Pemerasan

BREAKING NEWS: Kena OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terlibat Kasus Pemerasan

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:49 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×