Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Senin, 25 Agustus 2025 | 16:38 WIB
Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!
Ilustrasi--Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) secara blak-blakan mengakui bahwa target program Makan Bergizi Gratis atau MBG untuk tahun 2025 adalah misi yang sangat berat. Di tengah tuntutan untuk menyalurkan jutaan porsi makanan secara aman dan merata, BGN kini turun gunung dan mengerahkan tim "intel" Ekspedisi Patriot untuk mempercepat pembangunan dapur di seluruh pelosok negeri.

Pengakuan ini menjadi sinyal bahwa program andalan Presiden Prabowo Subianto ini menghadapi tantangan logistik yang luar biasa di lapangan.

Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN, Nyoto Suwignyo, tidak menutupi kesulitan yang sedang mereka hadapi. Menurutnya, skenario yang dibebankan kepada BGN untuk tahun ini benar-benar menantang.

"Skenario tahun 2025 ini memang agak berat," ungkap Nyoto di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Tantangan terbesarnya adalah membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG hingga ke daerah-daerah terpencil, yang proses validasinya tidak mudah.

"Jadi kalau di lapangan masih kelihatan kosong bukan berarti gak ada dapurnya, tapi masih proses validasi untuk pemenuhan persyaratan teknis," jelasnya.

Kejar Target Dari 7 Ribu Jadi 30 Ribu Dapur 

Target yang dibebankan kepada BGN memang tidak main-main. Berikut adalah roadmap pembangunan dapur MBG yang harus mereka kejar:

  • Agustus: 7.000 dapur (sudah terpenuhi)
  • September: 14.000 dapur
  • Oktober: 21.000 dapur
  • November: 25.000 dapur
  • Desember: 30.000 dapur

Dengan 30 ribu dapur tersebut, BGN diharapkan bisa melayani total 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun.

baca juga

"Sampai saat ini target 7 ribu dapur sudah kami penuhi dan ini target yang (anggaran) Rp 71 triliun. Sisanya kami dimandatkan lagi untuk percepat sehingga bisa selesai 2025," ucap Nyoto.

Untuk mengejar target gila tersebut, BGN kini menggandeng Kementerian Transmigrasi melalui program Ekspedisi Patriot. Tim yang terdiri dari mahasiswa dan akademisi ini akan berfungsi seperti "tim intel" yang melakukan riset sosial dan memetakan potensi di berbagai wilayah transmigrasi.

Data dari tim inilah yang diharapkan bisa membantu BGN dalam mempersiapkan dan membangun dapur MBG dengan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Semoga semua warga yang jadi target sasaran di seluruh Indonesia bisa tercapai dan itu butuh bantuan dari saudara-saudara patriot," kata Nyoto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Sudaryono: Anak Petani Grobogan Jadi Wamen, Kini Terima Bintang Mahaputera dari Presiden

Jejak Sudaryono: Anak Petani Grobogan Jadi Wamen, Kini Terima Bintang Mahaputera dari Presiden

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:05 WIB

Gerindra Diam, Golkar Pasang Badan: Isu Pemakzulan Gibran 'Kartu' Prabowo Redam Pengaruh Jokowi?

Gerindra Diam, Golkar Pasang Badan: Isu Pemakzulan Gibran 'Kartu' Prabowo Redam Pengaruh Jokowi?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 15:16 WIB

Prabowo Kirim 'Surat Sakti' ke DPR Demi Dua Striker Baru Timnas Indonesia

Prabowo Kirim 'Surat Sakti' ke DPR Demi Dua Striker Baru Timnas Indonesia

Bola | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:21 WIB

Terkini

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:07 WIB

×