Gerindra Diam, Golkar Pasang Badan: Isu Pemakzulan Gibran 'Kartu' Prabowo Redam Pengaruh Jokowi?

Budi Arista Romadhoni

Senin, 25 Agustus 2025 | 15:16 WIB
Gerindra Diam, Golkar Pasang Badan: Isu Pemakzulan Gibran 'Kartu' Prabowo Redam Pengaruh Jokowi?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Ist)

Suara.com - Pesta demokrasi baru saja usai, namun panggung politik nasional sudah memanas dengan manuver-manuver tajam.

Salah satu isu yang kini menjadi sorotan adalah wacana pemakzulan terhadap Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang dinilai bukan sekadar gertakan hukum, melainkan sebuah "kartu politik" tingkat tinggi.

Pengamat politik Ray Rangkuti secara blak-blakan menyebut isu ini sengaja dimainkan untuk menekan dan meredam kekuatan politik dinasti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kini bersemayam di lingkar kekuasaan.

Menurutnya, posisi Gibran menjadi titik lemah sekaligus alat tawar yang strategis.

Dalam sebuah podcast di Forum Keadilan TV, Ray Rangkuti mengurai bagaimana isu ini bisa menjadi senjata ampuh dalam percaturan politik pasca-Pilpres.

"Isu pemakzulan Gibran bisa menjadi 'kartu' yang dimainkan untuk menekan kekuatan politik keluarga Jokowi," ujar Ray dikutip dari YouTube pada Senin (25/8/2025).

Yang menarik, sorotan tajam justru mengarah pada sikap Partai Gerindra, partai yang mengusung Prabowo Subianto sebagai presiden. Ray mengamati bahwa partai pimpinan Prabowo itu terkesan mengambil sikap pasif, bahkan cenderung diam, dalam merespons isu yang menyerang pasangan koalisinya.

Sikap ambigu Gerindra—tidak menolak namun juga tidak mendukung—ini memantik spekulasi liar.

Muncul dugaan bahwa isu pemakzulan Gibran sengaja dibiarkan bergulir untuk menjadi alat tawar (bargaining tool) di internal koalisi Prabowo sendiri, khususnya untuk menyeimbangkan pengaruh besar dari keluarga Jokowi.

baca juga

Ray Rangkuti bahkan memprediksi bahwa saga pemakzulan ini bisa sengaja dibuat berlarut-larut, menjadikannya sebuah drama politik yang tidak berkesudahan demi kepentingan tertentu.

Tangkapan layar video Pengamat Politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
Tangkapan layar video Pengamat Politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Ia menganalogikannya dengan kasus Bank Century yang tak kunjung usai dan hanya menjadi panggung politik melalui Panitia Khusus (Pansus).

"Isu ini bisa saja dibuat berlarut-larut seperti kasus Bank Century, misalnya dengan membentuk Pansus 'Fufu Fafa'," katanya dengan nada satir, mengindikasikan bahwa substansi hukum bisa jadi dikesampingkan demi manuver politik jangka panjang.

Di tengah kebisuan Gerindra, justru Partai Golkar yang tampil pasang badan. Ray menyebut bahwa hanya partai berlambang beringin itu yang secara terbuka dan tegas menolak wacana pemakzulan Gibran.

Sikap kontras ini seolah menjadi sinyal adanya faksi dan perbedaan kepentingan yang tajam di dalam tubuh koalisi gemuk pendukung Prabowo-Gibran.

Hal ini menunjukkan bahwa dinamika politik pasca-pemilu masih sangat cair.

Isu pemakzulan Gibran telah bermetamorfosis dari sekadar wacana hukum menjadi bidak catur dalam pertempuran elite untuk mengamankan dan mendominasi kekuasaan di era pemerintahan yang baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kirim 'Surat Sakti' ke DPR Demi Dua Striker Baru Timnas Indonesia

Prabowo Kirim 'Surat Sakti' ke DPR Demi Dua Striker Baru Timnas Indonesia

Bola | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:21 WIB

Prabowo Bagi-Bagi Bintang Jasa: Puan Maharani dan Dasco Gerindra Kebagian! Ada Apa?

Prabowo Bagi-Bagi Bintang Jasa: Puan Maharani dan Dasco Gerindra Kebagian! Ada Apa?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:07 WIB

Disebut Bantu Ekonomi Nasional, Prabowo Anugerahi Haji Isam Bintang Mahaputera Utama

Disebut Bantu Ekonomi Nasional, Prabowo Anugerahi Haji Isam Bintang Mahaputera Utama

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:57 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×