Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Jurus Baru Prabowo Selamatkan Ekonomi Indonesia?

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 08 September 2025 | 16:33 WIB
Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Jurus Baru Prabowo Selamatkan Ekonomi Indonesia?
Momen Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto me-reshuffle sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih
  • Menteri Keuangan menjadi sorotan mengingat posisinya yang penting dalam pengaruh fiskal negara
  • Nama Purbaya Yudhi Sadewa mengemuka menggantikan Sri Mulyani

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Istana Negara pada Senin, (8/9/2025), saat Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk dan melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Penunjukan ini menandai berakhirnya era kepemimpinan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Keuangan dan menjadi bagian penting dari reshuffle Kabinet Merah Putih yang telah berjalan 10 bulan.

Sosok Purbaya Yudhi Sadewa, yang dikenal sebagai ekonom dan insinyur berpengalaman, kini mengemban tugas berat memegang kendali fiskal negara di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang penuh tantangan.

Profil dan Jejak Pendidikan Seorang Ekonom Visioner

Purbaya Yudhi Sadewa, lahir di Bogor pada 7 Juli 1964, membawa latar belakang pendidikan yang kuat dan multidisiplin.

Ia mengawali perjalanan akademisnya dengan meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu institusi pendidikan teknik terkemuka di Indonesia.

Setelah menyelesaikan studi tekniknya, Purbaya menunjukkan minat yang mendalam pada bidang ekonomi.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, di mana ia berhasil memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan Doktor (Ph.D) di bidang Ilmu Ekonomi.

Kombinasi keahlian teknik dan ekonomi ini membentuk fondasi pemikirannya yang analitis dan strategis dalam menghadapi isu-isu kompleks.

baca juga

Rentetan Karier dan Prestasi di Bidang Ekonomi

Sebelum didapuk menjadi Bendahara Negara, Purbaya Yudhi Sadewa telah menorehkan rekam jejak yang panjang dan cemerlang di berbagai posisi penting, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

Kariernya dimulai sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA dari tahun 1989 hingga 1994.

Ia kemudian beralih ke dunia ekonomi dan pasar modal, bergabung dengan Danareksa Research Institute sebagai Senior Economist pada Oktober 2000.

Dalam lima tahun, ia naik pangkat menjadi Chief Economist dan kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities hingga tahun 2008.

Pengalamannya di Danareksa juga termasuk sebagai Komisaris PT Danareksa Investment Management dan anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero).

Jejak langkah Purbaya di pemerintahan dimulai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dari tahun 2010 hingga 2014, sekaligus menjadi Anggota Komite Ekonomi Nasional.

Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP) pada Maret 2015.

Kedekatannya dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membawanya ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi dari Mei 2018 hingga September 2020.

Puncak kariernya sebelum menjadi Menteri Keuangan adalah sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 3 September 2020, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020.

Sebagai Ketua LPS, Purbaya merupakan anggota tetap Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), bersama Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Ia dikenal sering menyampaikan pandangan optimis mengenai kondisi ekonomi Indonesia, bahkan di tengah ketidakpastian global, dengan menyoroti indikator-indikator positif seperti pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan, Indeks Manufaktur (PMI), dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

Reshuffle Kabinet Merah Putih

Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan ini merupakan bagian dari gelombang reshuffle Kabinet Merah Putih yang telah berjalan 10 bulan sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik.

Reshuffle ini, menurut sejumlah pengamat, adalah upaya Presiden untuk meningkatkan efektivitas dan akselerasi program-program prioritas pemerintah.

Pergantian di pos Menteri Keuangan menjadi sorotan utama mengingat krusialnya peran kementerian tersebut dalam mengelola perekonomian negara.

"Presiden melihat adanya kebutuhan untuk penyegaran dan penyesuaian di beberapa pos kementerian demi memastikan visi dan misi Kabinet Merah Putih dapat tercapai secara optimal," ujar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Senin sore

"Setiap keputusan didasari pada evaluasi kinerja dan kebutuhan strategis ke depan, agar pemerintah dapat bekerja lebih lincah dan responsif terhadap tantangan yang ada," katanya

Pengangkatan Purbaya Yudhi Sadewa diharapkan membawa angin segar dan perspektif baru dalam pengelolaan fiskal negara.

Dengan latar belakang akademis yang mendalam dan pengalaman luas di berbagai lini kebijakan ekonomi, ia diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang adaptif, pro-pertumbuhan, dan menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Para pelaku pasar dan masyarakat luas kini menanti langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh Menteri Keuangan yang baru ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggahan "Terima Kasih" Dito Ariotedjo di IG Story Jadi Pertanda Dicopot dari Kursi Menpora

Unggahan "Terima Kasih" Dito Ariotedjo di IG Story Jadi Pertanda Dicopot dari Kursi Menpora

News | Senin, 08 September 2025 | 16:30 WIB

Budi Gunawan hingga Sri Mulyani Diberhentikan, Ini Menteri Baru yang Dilantik Prabowo

Budi Gunawan hingga Sri Mulyani Diberhentikan, Ini Menteri Baru yang Dilantik Prabowo

News | Senin, 08 September 2025 | 16:24 WIB

Rekam Jejak Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI Pengganti Sri Mulyani

Rekam Jejak Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI Pengganti Sri Mulyani

News | Senin, 08 September 2025 | 16:29 WIB

Terkini

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:57 WIB

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB