Vietnam Naikkan Tunjangan Guru 70 Persen, Target 20 Dunia, Indonesia Kapan Menyusul?

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 09 September 2025 | 11:15 WIB
Vietnam Naikkan Tunjangan Guru 70 Persen, Target 20 Dunia, Indonesia Kapan Menyusul?
Peta dan Bendera Vietnam.(Unsplash.com/pawel.gaul)
Baca 10 detik

Suara.com - Kabar gebrakan besar datang dari negara tetangga, Vietnam. Saat Indonesia masih bergelut dengan isu klasik kesejahteraan pendidik, Pemerintah Vietnam justru mengumumkan kebijakan radikal: menaikkan tunjangan guru hingga 70% dan menargetkan sistem pendidikannya masuk jajaran 20 terbaik dunia pada 2045.

Kabar ini sontak viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial, menyoroti langkah progresif negara tersebut dalam memprioritaskan sektor pendidikan. Kebijakan ambisius ini menjadi tamparan keras sekaligus cermin bagi kondisi pendidikan di Tanah Air.

Reformasi ini bukan sekadar wacana. Berdasarkan informasi yang beredar, langkah ini merupakan sebuah cetak biru yang terstruktur dan memiliki landasan hukum yang kuat.

"Pemerintah Vietnam resmi meluncurkan reformasi pendidikan terbesar dalam sejarah melalui Resolusi 71 yang dikeluarkan Politbiro Partai Komunis Vietnam pada 22 Agustus 2025."

Target jangka panjang pun telah dipatok dengan sangat jelas, menunjukkan keseriusan Vietnam untuk menjadi pemain utama di panggung pendidikan global.

"Roadmap pendidikan sepanjang 20 tahun ini menargetkan sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Vietnam masuk jajaran 20 terbaik dunia pada 2045."

Komitmen ini dipertegas dengan menempatkan sektor sumber daya manusia sebagai pilar utama pembangunan nasional. "Dikutip dari VN Express, pemerintah Vietnam menegaskan bahwa pendidikan, pelatihan, sains, dan teknologi akan menjadi prioritas nasional tertinggi."

Bahkan, Vietnam telah menetapkan target jangka menengah yang konkret untuk tahap pertama. "Pada rencana jangka menengah, Vietnam menargetkan bahwa pada 2030 seluruh anak usia 3–5 tahun mendapat akses pendidikan prasekolah, serta wajib belajar SMP diberlakukan."

Bagaimana Kondisi Pendidikan Indonesia?

baca juga
Tangkapan layar seorang guru honorer menangis terhadap nasibnya yang kalah dengan orang dalam untuk mendapatkan SK. (Instagram)
Tangkapan layar seorang guru honorer menangis terhadap nasibnya yang kalah dengan orang dalam untuk mendapatkan SK. (Instagram)

Berbanding terbalik, potret pendidikan Indonesia pada tahun 2025 masih diwarnai berbagai persoalan krusial.

Alih-alih bicara target kelas dunia, pemenuhan hak-hak dasar para pahlawan tanpa tanda jasa masih menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung usai.

Masalah guru honorer adalah luka lama yang terus menganga. Ratusan ribu guru masih hidup dengan gaji jauh di bawah upah minimum regional (UMR), tanpa jaminan masa depan yang jelas.

Proses pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang digadang-gadang sebagai solusi pun berjalan lambat dan kerap diwarnai masalah teknis serta formasi yang terbatas.

Selain itu, ketimpangan fasilitas pendidikan antara kota-kota besar dengan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih sangat terasa.

Di saat sekolah di Jakarta sudah menikmati fasilitas digital, banyak sekolah di pelosok negeri yang masih berjuang dengan bangunan nyaris rubuh, ketiadaan listrik, dan akses internet yang hanya angan-angan.

Skor PISA (Programme for International Student Assessment) Indonesia yang masih berada di papan bawah untuk kemampuan literasi, numerasi, dan sains menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan kita masih perlu digenjot habis-habisan.

Kritik Pedas Warganet

Tak ayal, kabar dari Vietnam ini memicu beragam komentar pedas dari warganet Indonesia yang membandingkan kondisi kedua negara.

"Negeri tetangga udah lari maraton, kita di sini masih sibuk debat soal warna seragam sekolah dan gonta-ganti kurikulum," tulis seorang warganet di kolom komentar.

Komentar lain menyoroti langsung nasib para guru. "Miris, di Vietnam tunjangan guru naik 70%. Di sini, guru honorer bisa gajian tepat waktu saja sudah alhamdulillah. Boro-boro mikirin tunjangan," timpal netizen lainnya.

Langkah berani Vietnam seharusnya menjadi pelecut bagi pemerintah Indonesia untuk tidak lagi menomorduakan pendidikan.

Sebab, tanpa guru yang sejahtera dan fasilitas yang merata, mimpi Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi slogan kosong tanpa makna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Saryono, Guru Honorer 33 Tahun dengan Gaji Rp350 Ribu Tiap 3 Bulan

Sosok Saryono, Guru Honorer 33 Tahun dengan Gaji Rp350 Ribu Tiap 3 Bulan

Lifestyle | Senin, 08 September 2025 | 13:46 WIB

Potret Pilu Guru Honorer: Belasan Tahun Mengabdi, Gaji Hanya Puluhan Ribu Rupiah!

Potret Pilu Guru Honorer: Belasan Tahun Mengabdi, Gaji Hanya Puluhan Ribu Rupiah!

News | Senin, 08 September 2025 | 10:46 WIB

Menang dari Taiwan, Timnas Indonesia Hanya Berjarak 2 Tangga dari Vietnam di Ranking FIFA

Menang dari Taiwan, Timnas Indonesia Hanya Berjarak 2 Tangga dari Vietnam di Ranking FIFA

Bola | Sabtu, 06 September 2025 | 12:24 WIB

Terkini

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:42 WIB

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:14 WIB

×