Demo 30 September 2025: Ribuan Buruh Gedor DPR, Tuntut Naik Gaji 10,5 Persen dan Setop Upah Murah

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 11:02 WIB
Demo 30 September 2025: Ribuan Buruh Gedor DPR, Tuntut Naik Gaji 10,5 Persen dan Setop Upah Murah
Massa buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Ribuan buruh akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR RI pada Selasa, 30 September 2025
  • Tuntutan utama dalam aksi ini adalah kenaikan upah minimum tahun 2026 sebesar 8,5% hingga 10,5%
  • Presiden KSPI, Said Iqbal, berharap pimpinan DPR dapat menemui perwakilan buruh 

Suara.com - Jakarta bersiap menghadapi gelombang aksi demonstrasi. Aliansi buruh dipastikan akan kembali turun ke jalan dan mengepung Gedung DPR/MPR RI di Senayan pada Selasa, 30 September 2025 hari ini. Aksi ini menjadi puncak kegeraman para pekerja yang menuntut perbaikan nasib, terutama soal kenaikan upah minimum untuk tahun 2026.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyatakan bahwa para buruh tidak hanya akan berorasi, tetapi juga berharap bisa berdialog langsung dengan para wakil rakyat.

Ia menargetkan bisa bertemu dengan pimpinan DPR untuk menyampaikan secara rinci tuntutan mereka yang dianggap krusial bagi kelangsungan hidup pekerja.

"Nanti kita minta tanggal 30 September, pimpinan DPR bisa menerima (kedatangan buruh) kembali, kita akan sampaikan detail tiga hal," kata Said Iqbal di Jakarta, dikutip Rabu (24/9/2025) pekan lalu.

Aksi yang diperkirakan akan diikuti oleh ribuan buruh ini akan memusatkan kegiatannya di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Berdasarkan informasi, massa akan mulai berkumpul sekitar pukul 10.00 WIB, membawa empat tuntutan utama yang menjadi api perjuangan mereka.

Berikut adalah empat tuntutan utama yang akan disuarakan dalam demo 30 September:

1. Kenaikan Upah Minimum 2026 Sebesar 8,5% hingga 10,5%

Ini menjadi tuntutan paling vital. Buruh mendesak pemerintah dan pengusaha untuk menaikkan upah minimum tahun 2026 secara signifikan. Angka 8,5% hingga 10,5% dianggap realistis untuk mengejar ketertinggalan akibat inflasi dan kenaikan biaya hidup yang terus meroket. Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan kesejahteraan pekerja agar bisa mencapai standar hidup layak.

2. Tolak Praktik Outsourcing

baca juga

Sistem kerja alih daya atau outsourcing dinilai sebagai biang kerok ketidakpastian kerja. Buruh menentang keras sistem ini karena dianggap merugikan, menempatkan pekerja dalam posisi rentan tanpa perlindungan dan hak yang setara dengan pekerja tetap. Mereka menuntut aturan outsourcing diperbaiki, atau bahkan dihapus sama sekali.

3. Hapus Sistem Upah Murah (HOSTUM)

Istilah HOSTUM (Honorarium, Sistem Upah Murah) menjadi simbol perlawanan terhadap praktik pembayaran upah di bawah standar kelayakan. Buruh menolak keras sistem ini karena dianggap sebagai bentuk eksploitasi modern yang membuat pekerja sulit memenuhi kebutuhan hidup paling dasar sekalipun.

4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan yang Pro-Pekerja

Di tengah pembahasan RUU Ketenagakerjaan di parlemen, buruh menuntut agar DPR benar-benar berpihak pada nasib mereka. Mereka mendesak agar RUU tersebut fokus melindungi hak dan kesejahteraan pekerja, bukan sebaliknya hanya menguntungkan korporasi. Regulasi yang adil, perlindungan hukum yang kuat, serta jaminan sosial menjadi harga mati bagi kaum buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Geram: Perusuh Demo Agustus 2025 Bukan Aktivis, Tapi Evil

Prabowo Geram: Perusuh Demo Agustus 2025 Bukan Aktivis, Tapi Evil

Video | Senin, 29 September 2025 | 15:00 WIB

Petani Hingga Buruh Lega Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

Petani Hingga Buruh Lega Menkeu Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 10:17 WIB

Di Balik Senyum Buruh Gendong Beringharjo: Upah Tak Cukup, Solidaritas Jadi Kekuatan

Di Balik Senyum Buruh Gendong Beringharjo: Upah Tak Cukup, Solidaritas Jadi Kekuatan

Your Say | Sabtu, 27 September 2025 | 20:50 WIB

Merasa Dituding Dalang Demo Rusuh Agustus, Wanita Ini Polisikan Ferry Irwandi

Merasa Dituding Dalang Demo Rusuh Agustus, Wanita Ini Polisikan Ferry Irwandi

News | Jum'at, 26 September 2025 | 15:55 WIB

Aksi Nekat di Hari Tani: Petani Riau Cor Tubuh dengan Semen, Tuntut Apa?

Aksi Nekat di Hari Tani: Petani Riau Cor Tubuh dengan Semen, Tuntut Apa?

Video | Kamis, 25 September 2025 | 14:00 WIB

Jakarta 'Lumpuh', Gubernur Pramono 'Semprot' Lambatnya Perbaikan Gerbang Tol Imbas Demo

Jakarta 'Lumpuh', Gubernur Pramono 'Semprot' Lambatnya Perbaikan Gerbang Tol Imbas Demo

News | Kamis, 25 September 2025 | 15:00 WIB

Seluruh Tubuh Melepuh, Buruh Lumpia Korban Ledakan Gas di Bogor Minta Tolong Dedi Mulyadi, Kenapa?

Seluruh Tubuh Melepuh, Buruh Lumpia Korban Ledakan Gas di Bogor Minta Tolong Dedi Mulyadi, Kenapa?

News | Rabu, 24 September 2025 | 19:08 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

×