Tinjau Lokasi Kebakaran di Taman Sari, Pramono Anung Ungkap Penyebab Api Cepat Menjalar!

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 September 2025 | 13:05 WIB
Tinjau Lokasi Kebakaran di Taman Sari, Pramono Anung Ungkap Penyebab Api Cepat Menjalar!
Kebakaran di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. (Ist)
baca 10 detik
  • Kebakaran di Tangki Jakarta Barat terjadi pada 28 September, melibatkan 24 unit Damkar dan memakan waktu lebih dari 12 jam untuk dipadamkan; diduga penyebab awal korsleting listrik.

  • Sebanyak 1.256 jiwa atau 316 KK terdampak, dengan enam orang mengalami luka ringan dan ratusan warga mengungsi ke masjid, kantor kelurahan, maupun rumah kerabat.

  • Pemprov DKI menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, selimut, popok bayi, serta menyediakan tim PPSU untuk membersihkan puing-puing dan mendata warga terdampak.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi kebakaran besar yang melanda permukiman padat di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada Selasa (30/9/2025). 

Dalam kesempatan itu, ia menyebut salah satu penyebab api begitu cepat menjalar adalah faktor angin kencang yang memperburuk kondisi di lapangan.

Menurut Pramono, laporan yang diterimanya dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menunjukkan bahwa api tak hanya membesar, tapi juga bergerak sangat cepat dari satu rumah ke rumah lain. Kondisi itu diperparah dengan jarak bangunan yang rapat.

"Dengan kepadatan dan kemarin saya mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Damkar, apinya itu cepat sekali karena angin," kata Pramono di lokasi kebakaran.

Ia mengatakan, sebenarnya pasokan air hidran di wilayah tersebut cukup memadai. Namun, karena karakteristik permukiman padat dengan banyak bangunan semi permanen, kobaran api sulit dikendalikan sejak awal kejadian.

Pramono mengungkap, Pemprov DKI telah menginstruksikan Dinas Sosial untuk segera mendata jumlah keluarga terdampak. Sementara itu, petugas PPSU diturunkan untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran agar area lebih aman dan tertata.

Bantuan logistik juga sudah mulai didistribusikan. Warga terdampak mendapat beras, mi instan, makanan siap saji, ikan kaleng, hingga biskuit. Selain itu, Pemprov juga menyediakan pakaian, selimut, handuk, popok bayi, hingga matras dan kasur lipat untuk pengungsi.

Namun, Pramono tak menutup mata adanya kendala dalam distribusi awal bantuan. Ia menyebut sempat ada keluhan warga soal ketersediaan popok untuk bayi. 

"Jadi untuk balita yang terdampak, tadi saya sudah berkomunikasi. Sekarang sih, kalau sekarang sudah ada, ya. Kalau memang kemarin belum ada. Untuk balita dan sebagainya, keluhan yang paling utama pampers, popok, dan sebagainya," ucapnya.

baca juga

Kebakaran besar di Kelurahan Tangki itu terjadi pada Minggu (28/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 24 unit Gulkarmat bersama personel dari berbagai satuan dikerahkan untuk memadamkan api.

Meski dikerahkan dalam jumlah besar, api baru bisa benar-benar padam setelah lebih dari 12 jam, yakni pada pukul 22.50 WIB. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di salah satu rumah warga.

Kobaran api melanda RT 002 dan RT 003 RW 003, serta RT 003 hingga RT 009 RW 006 Kelurahan Tangki. Mayoritas bangunan yang terbakar merupakan rumah semi permanen dengan material kayu yang mudah terbakar.

Kerugian material akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp28,31 miliar. Dari 316 kepala keluarga atau 1.256 jiwa yang terdampak, enam orang dilaporkan mengalami luka ringan seperti sesak napas, pingsan, dan luka robek. Seluruh korban sudah mendapat perawatan medis.

Sementara itu, 21 KK (49 jiwa) kini mengungsi di Masjid Al-Muhajirin. Ada juga 44 KK (176 jiwa) yang bertahan di Kantor Kelurahan Tangki. Sisanya, sekitar 200 KK atau 800 jiwa memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun tetangga terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bye-bye Kehujanan di Dukuh Atas! MRT Jadi Otak Integrasi 4 Moda Transportasi Jakarta

Bye-bye Kehujanan di Dukuh Atas! MRT Jadi Otak Integrasi 4 Moda Transportasi Jakarta

News | Senin, 29 September 2025 | 21:57 WIB

Game-Changer Transportasi Jakarta: Stasiun KRL Karet dan BNI City Jadi Satu!

Game-Changer Transportasi Jakarta: Stasiun KRL Karet dan BNI City Jadi Satu!

News | Senin, 29 September 2025 | 19:23 WIB

DPRD Susun Raperda Kawasan Tanpa Rokok, Pramono Anung Kasih Pesan Penting Ini

DPRD Susun Raperda Kawasan Tanpa Rokok, Pramono Anung Kasih Pesan Penting Ini

News | Senin, 29 September 2025 | 16:28 WIB

Terkini

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×