Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Mau Industri Kita Mati

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 30 September 2025 | 18:47 WIB
Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Mau Industri Kita Mati
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi biasa saja karangan bunga protes yang dikirimkan kepadanya terkait cukai rokok. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya putuskan cukai rokok tidak naik pada tahun 2026.

  • Alasannya untuk menjaga industri legal tetap hidup dan tidak mati.

  • Ia menantang kritikus untuk siapkan lapangan kerja pengganti jika industri ditutup.

Suara.com - Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan cukai rokok tahun depan menuai kritik tajam, termasuk kiriman karangan bunga protes ke kantornya.

Namun, Purbaya menanggapi santai dan membeberkan alasan fundamental di balik kebijakannya.

Menanggapi aksi protes yang dilakukan sejumlah kalangan terhadap keputusannya, Purbaya mengaku tidak mempermasalahkannya.

Menurut Purbaya, adanya pro dan kontra merupakan hal yang wajar dalam setiap kebijakan.

"Nggak apa-apa, bunganya wangi kok bagus. Jadi gini, setiap kebijakan kan ada pro kontra ada yang suka dan tidak suka," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Purbaya menjelaskan, keputusan ini diambil setelah perhitungan matang dengan tujuan utama agar industri tembakau yang legal tidak mati tergerus oleh rokok ilegal yang semakin marak.

"Kan saya sudah hitung alasannya kenapa karena saya nggak mau industri kita mati, terus dibiarkan yang ilegal hidup. Nggak naik kan udah syukur, harusnya mereka (industri) minta turun. Dia nggak minta turun sih, mereka bilang nggak usah naik sudah cukup, sambil dijaga market di sini," tutur Purbaya.

Menjawab kritikan dari sisi kesehatan, Purbaya menekankan pentingnya keseimbangan kebijakan dengan aspek penciptaan lapangan kerja.

Ia menantang pihak yang mengkritik untuk memberikan solusi konkret jika industri rokok ditutup.

baca juga

"Kalau dia bisa ciptakan lapangan kerja sebanyak yang terjadi pengangguran karena industri yang mati, boleh kita ubah kebijakannya langsung. Kalau dia nggak bisa, jangan omong aja, kan masyarakat butuh penghidupan kan. Harus ada keseimbangan kebijakan lah saya bilang," tegas Purbaya.

Menurutnya, ada cara lain untuk mencegah seseorang menjadi perokok aktif, yaitu melalui edukasi yang dilakukan secara bertahap.

"Intinya, saya belum lihat ada program bertahap yang ciptakan lapangan kerja yang gantikan orang di industri rokok. Kalau itu tutup semua, dia design aja kebijakannya kalau mau nanti saya ikutin, kalau bagus," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 07:17 WIB

Setelah Tak Naik, Pekerja-Pengusaha Ingin Menkeu Purbaya Moratorium Cukai Rokok 3 Tahun

Setelah Tak Naik, Pekerja-Pengusaha Ingin Menkeu Purbaya Moratorium Cukai Rokok 3 Tahun

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 10:39 WIB

Menkeu Purbaya Putuskan Cukai Rokok 2026 Tidak Naik: Tadinya Saya Mau Turunin!

Menkeu Purbaya Putuskan Cukai Rokok 2026 Tidak Naik: Tadinya Saya Mau Turunin!

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 15:20 WIB

Terkini

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

×