Dua Cucu Mahfud MD Tumbang Keracunan MBG, Satu Dilarikan ke RS 4 Hari

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:07 WIB
Dua Cucu Mahfud MD Tumbang Keracunan MBG, Satu Dilarikan ke RS 4 Hari
Mahfud MD (YouTube/Mahfud MD Official)
  • Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa dua cucunya di Yogyakarta menjadi korban keracunan MBG
  • Mahfud MD mengkritik keras pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menganggap angka kasus keracunan kecil
  • Insiden yang menimpa keluarga Mahfud MD ini menjadi bukti nyata adanya masalah serius dalam pengawasan dan tata kelola MBG

Suara.com - Program andalan pemerintah, Makan Bergizi Gratis atau MBG, kembali mendapat sorotan tajam setelah Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkap pengalaman pahit yang menimpa keluarganya. Tak main-main, dua cucunya sendiri menjadi korban keracunan usai menyantap menu dari program tersebut di sekolah mereka di Yogyakarta.

Kabar ini dibeberkan langsung oleh Mahfud melalui kanal YouTube miliknya, Terus Terang Mahfud MD, dalam sebuah video berjudul “Bereskan Tata Kelola MBG” yang tayang pada Selasa (30/9/2025).

Pengakuan ini sontak menjadi alarm keras bagi publik dan pemerintah terkait pengawasan program yang menyasar jutaan anak sekolah di Indonesia.

“Cucu saya juga keracunan. Ya, MBG di Yogyakarta,” kata Mahfud dengan nada serius dalam video tersebut.

Ia menceritakan kronologi insiden yang menimpa cucu dan cucu dari keponakannya. Menurut Mahfud, kejadian bermula ketika delapan siswa dalam satu kelas, termasuk salah satu cucunya, serempak mengalami muntah-muntah hebat setelah makan siang.

“Cucu ponakan ya. Saya punya ponakan, ponakan saya tuh punya anak namanya Iksan. Makan siang gratis, lalu satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah,” jelas Mahfud.

Kondisi para siswa yang memburuk membuat pihak sekolah panik dan segera melarikan mereka ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Dari delapan siswa yang menjadi korban, tujuh di antaranya, termasuk cucu tertua Mahfud, diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan selama sehari.

"Jadi 6 (orang) dan kakaknya, habis muntah-muntah sehari, lalu disuruh pulang bisa dirawat di rumah," ungkap Mahfud.

Namun, nasib berbeda dialami cucunya yang lain. Kondisinya yang lebih parah mengharuskannya menjalani rawat inap intensif di rumah sakit selama empat hari.

"Tetapi yang satu ini harus dirawat empat hari," sambungnya.

“Mereka bersaudara, beda kelas, tetapi di sekolah yang sama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Mahfud MD juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang seolah meremehkan kasus keracunan MBG dengan menyebut angkanya sangat kecil, hanya 0,0017% dari total 30 juta porsi yang telah disalurkan.

Bagi Mahfud, persoalan nyawa dan kesehatan anak-anak tidak bisa dipandang hanya sebagai angka statistik. Ia membandingkannya dengan insiden kecelakaan pesawat yang, meskipun persentasenya sangat kecil, selalu menjadi perhatian serius dan menimbulkan kehebohan publik.

“Betul itu hanya 0,0017%, kata presiden, kecil sekali memang. Tetapi, kan juga jutaan pesawat terbang di dunia ini lalu lalang setiap hari, kecelakaan satu saja tidak sampai 0,001%, orang ribut. Karena itu menyangkut nyawa, menyangkut kesehatan,” tegasnya.

Mahfud menekankan bahwa setiap kasus keracunan, sekecil apapun angkanya, harus menjadi bahan evaluasi total bagi pemerintah. Ia mendesak agar tata kelola program MBG segera dibenahi untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG di SDN 01 Pasar Rebo Disetop Imbas Keracunan Massal, Sampel Muntahan Siswa Diteliti Puskesmas

MBG di SDN 01 Pasar Rebo Disetop Imbas Keracunan Massal, Sampel Muntahan Siswa Diteliti Puskesmas

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:30 WIB

Keracunan MBG di Pasar Rebo! Mie Pucat dan Bau Busuk Diduga Jadi Biang Kerok

Keracunan MBG di Pasar Rebo! Mie Pucat dan Bau Busuk Diduga Jadi Biang Kerok

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:13 WIB

Jurnalis Dianiaya Saat Liput MBG: Ada Apa di Balik Dapur yang Bikin Keracunan?

Jurnalis Dianiaya Saat Liput MBG: Ada Apa di Balik Dapur yang Bikin Keracunan?

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 07:47 WIB

Liput Kasus Keracunan MBG, Jurnalis Malah Dicekik Pekerja SPPG Dapur Umum di Pasar Rebo

Liput Kasus Keracunan MBG, Jurnalis Malah Dicekik Pekerja SPPG Dapur Umum di Pasar Rebo

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:42 WIB

ID Liputan Dikembalikan, Ekspresi Diana Valencia Jadi Sorotan

ID Liputan Dikembalikan, Ekspresi Diana Valencia Jadi Sorotan

Your Say | Selasa, 30 September 2025 | 17:26 WIB

Misteri Mi Goreng Lembek! Fakta di Balik Keracunan MBG Massal Siswa SDN 01 Gedong Terungkap

Misteri Mi Goreng Lembek! Fakta di Balik Keracunan MBG Massal Siswa SDN 01 Gedong Terungkap

News | Selasa, 30 September 2025 | 16:51 WIB

Menu MBG Bermasalah? 20 Siswa SDN 01 Gedong Jaktim Diduga Keracunan Usai Santap Mi Goreng

Menu MBG Bermasalah? 20 Siswa SDN 01 Gedong Jaktim Diduga Keracunan Usai Santap Mi Goreng

News | Selasa, 30 September 2025 | 16:33 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB