Rocky Gerung Sebut Kecemasan Menyelimuti Murid, Guru, dan Orang Tua Akibat Program MBG

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 02 Oktober 2025 | 12:29 WIB
Rocky Gerung Sebut Kecemasan Menyelimuti Murid, Guru, dan Orang Tua Akibat Program MBG
Pengamat politik, Rocky Gerung, melontarkan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Tangkap layar/ist)
baca 10 detik
  • Rocky juga menyoroti adanya dampak psikologis mendalam yang diakibatkan oleh kekacauan program ini.
  • Jam makan siang pun menjadi teror tersendiri bagi para murid, orang tua, dan para guru.
  • Rocky menegaskan bahwa kelegaan di dalam makan siang lebih penting dibandingkan program tersebut. 

Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung, melontarkan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, alih-alih mendatangkan manfaat sesuai dengan tujuannya, untuk menciptakan ‘generasi emas”, Program tersebut justru berubah menjadi “racun” yang tidak hanya membahayakan fisik tetapi juga psikologis para murid, orang tua, dan para guru.

Melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rocky menyoroti adanya kontradiksi antara tujuan awal program MBG dengan pelaksanaannya di lapangan.

Ia menilai sikap etis dalam penyelenggaraan program telah diabaikan.

“Jadi ini yang kita mau bayangkan bahwa sikap etis di dalam penyelenggaraan makan siang bergizi ini, tidak memperhatikan hak dari atau hak dasar dari para murid ini untuk memperoleh gizi yang sempurna, memperoleh masa depan,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Lebih jauh, Rocky juga menyoroti adanya dampak psikologis mendalam yang diakibatkan oleh kekacauan program ini.

Jam makan siang pun menjadi teror tersendiri bagi para murid, orang tua, dan para guru.

“Kita mulai melihat betapa cemas murid-murid itu begitu masuk sekolah menjelang jam makan, orang tuanya cemas di rumah, muridnya juga cemas, gurunya juga cemas,” ucap Rocky, menggambarkan ketakutan dan kecurigaan yang menyelimuti mereka, bahwa makanan yang tersaji di hadapan mereka dapat berujung petaka.

Kecemasan itu muncul karena MBG yang dicanangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di seluruh negeri, pada kenyataannya, justru mengakibatkan banyak anak menjadi korban keracunan.

baca juga

Hal itu pula yang mendorong beberapa sekolah untuk mengusulkan pembatalan program demi menghindari risiko.

ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)
ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

“Jangan-jangan satu sekolah akan kena racun lagi, jangan-jangan nanti akan diperiksa oleh pengawas. Beberapa sekolah merasa bahwa lebih baik makan siang bergizi ini dibatalkan saja, daripada kena sempritan dari pemerintah, dari pengawas, dari LSM, dari jurnalis,” tambah Rocky.

Kemudian, Rocky menegaskan bahwa kelegaan di dalam makan siang lebih penting dibandingkan program tersebut. Ia mendesak adanya evaluasi untuk memulihkan kondisi psikologis semua pihak.

“Jadi psikologi ini mesti dibangun supaya kedepan kita akan lihat bahwa siswa datang dengan buku, belajar pada guru, tapi sekaligus menunggu makan siang yang merupakan ‘pesta kecil’ bagi mereka. Kegembiraan mereka bersama-sama di depan piring dan tidak ada rasa khawatir bahwa dia akan keracunan,” kritik Rocky.

Reporter : Nur Saylil Inayah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepis Siswi Tewas karena MBG, Laporan Dinkes Bandung Barat Dicorat-coret Dosen ITB: Saya Gak Tahan!

Tepis Siswi Tewas karena MBG, Laporan Dinkes Bandung Barat Dicorat-coret Dosen ITB: Saya Gak Tahan!

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:44 WIB

BGN Didesak Investigasi Kematian Siswi SMKN 1 Cihampelas, Benarkah Meninggal karena MBG?

BGN Didesak Investigasi Kematian Siswi SMKN 1 Cihampelas, Benarkah Meninggal karena MBG?

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:42 WIB

DPR Usul Diksi Gratis Pada MBG Dihapus, BGN: Pemilik Patennya Presiden

DPR Usul Diksi Gratis Pada MBG Dihapus, BGN: Pemilik Patennya Presiden

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Cak Imin Peringatkan Dapur MBG: Jangan Ambil Untung Pribadi dan Sajikan Makanan Micin

Cak Imin Peringatkan Dapur MBG: Jangan Ambil Untung Pribadi dan Sajikan Makanan Micin

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:15 WIB

Geger Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal karena MBG? Begini Kronologi Versi Dinkes Bandung Barat

Geger Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal karena MBG? Begini Kronologi Versi Dinkes Bandung Barat

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×