BGN Didesak Investigasi Kematian Siswi SMKN 1 Cihampelas, Benarkah Meninggal karena MBG?

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:42 WIB
BGN Didesak Investigasi Kematian Siswi SMKN 1 Cihampelas, Benarkah Meninggal karena MBG?
Foto sebagai ILUSTRASI: Massa yang tergabung dalam Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) melakukan aksi di trotoar sekitar IRTI Monas, Jakarta, Rabu (1/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • JPPI mendesak investigasi independen oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kematian siswi SMKN 1 Cihampelas
  • Dugaan ini diperkuat oleh tiga faktor kunci: korelasi waktu dengan insiden keracunan massal sebelumnya
  • JPPI menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk tidak meremehkan kasus ini dan menuntut pertanggungjawaban penuh

Suara.com - Tragedi kematian seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas pada Selasa (30/9/2025) menyulut alarm bahaya tingkat nasional. Di tengah gelombang kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menolak mentah-mentah kesimpulan dini dan mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

Meskipun Dinas Kesehatan setempat buru-buru menyatakan kematian tersebut bukan akibat MBG, JPPI menegaskan publik tidak boleh terjebak pada narasi yang berpotensi mengaburkan fakta.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, membeberkan tiga alasan kuat mengapa kematian siswi tersebut patut diduga keras memiliki kaitan erat dengan program andalan pemerintah itu.

Pertama, adanya korelasi waktu yang tidak bisa diabaikan. Siswi yang meninggal dunia adalah bagian dari sekolah yang sama dengan ratusan siswa lain yang menjadi korban keracunan massal akibat MBG pada 24 September 2025 lalu.

“Fakta ini menimbulkan dugaan kuat adanya kaitan, meskipun gejala muncul beberapa hari kemudian,” kata Ubaid dalam keterangannya dikutip Rabu (1/10/2025).

Kedua, gejala klinis yang dialami korban sebelum meninggal dunia menunjukkan kemiripan yang mencolok dengan para korban keracunan MBG lainnya. Korban dilaporkan mengalami muntah-muntah, kejang, hingga mulutnya mengeluarkan busa. Gejala mengerikan ini, menurut Ubaid, adalah ciri khas yang sama persis dengan yang dialami ratusan siswa lain di Bandung Barat.

Faktor ketiga yang semakin memperkuat kecurigaan adalah fenomena kambuhnya para korban.

“Beberapa hari setelah kasus keracunan massal (24 september 2025), puluhan siswa yang sebelumnya sembuh justru dilaporkan kambuh lagi (27-29 september 2025) dengan gejala serupa. Hal ini memperkuat indikasi adanya sumber racun yang belum tuntas diurai,” ujarnya.

JPPI khawatir, tanpa investigasi yang transparan dan independen, kasus ini akan memicu spekulasi liar di masyarakat dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap program MBG secara keseluruhan.

“Jika tidak ada tim independen yang melakukan investigasi, dikhawatirkan berpotensi melahirkan spekulasi liar sekaligus melemahkan kepercayaan publik terhadap program MBG,” tegas Ubaid.

Oleh karena itu, JPPI mendesak BGN segera membentuk tim investigasi independen yang melibatkan ahli forensik, lembaga kesehatan, dan perwakilan masyarakat sipil. Hasilnya pun wajib diumumkan secara terbuka kepada publik.

Seruan keras juga dilayangkan kepada Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya sempat dianggap meremehkan kasus keracunan MBG.

“Presiden Prabowo Subianto diminta tidak lagi meremehkan kasus MBG sebagai sekadar “persentase kecil”, karena ini menyangkut nyawa anak bahkan kini sudah ada dugaan korban jiwa,” tegasnya.

Ubaid menegaskan, pertaruhan dalam kasus ini sangat besar. Jika investigasi membuktikan adanya kaitan antara MBG dengan tragedi kematian dan keracunan massal, maka tidak ada pilihan lain bagi pemerintah selain mengambil tanggung jawab penuh.

“Kematian seorang siswa di tengah tragedi keracunan MBG adalah alarm keras bagi bangsa ini. Jangan buru-buru menyatakan ‘bukan karena MBG’ sebelum ada bukti ilmiah yang transparan. Publik berhak tahu kebenarannya, Presiden dan BGN wajib bertanggung jawab penuh,” pungkas Ubaid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua BGN Hormati Penolakan MBG di SDIT Al Izzah: Bantuan Fokus pada yang Membutuhkan

Ketua BGN Hormati Penolakan MBG di SDIT Al Izzah: Bantuan Fokus pada yang Membutuhkan

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:39 WIB

DPR Usul Diksi Gratis Pada MBG Dihapus, BGN: Pemilik Patennya Presiden

DPR Usul Diksi Gratis Pada MBG Dihapus, BGN: Pemilik Patennya Presiden

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Cak Imin Peringatkan Dapur MBG: Jangan Ambil Untung Pribadi dan Sajikan Makanan Micin

Cak Imin Peringatkan Dapur MBG: Jangan Ambil Untung Pribadi dan Sajikan Makanan Micin

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:15 WIB

Geger Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal karena MBG? Begini Kronologi Versi Dinkes Bandung Barat

Geger Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal karena MBG? Begini Kronologi Versi Dinkes Bandung Barat

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:01 WIB

Ferry Irwandi: MBG Jangan Berhenti Mendadak, Perlu Dievaluasi dan Dibenahi

Ferry Irwandi: MBG Jangan Berhenti Mendadak, Perlu Dievaluasi dan Dibenahi

Your Say | Kamis, 02 Oktober 2025 | 10:40 WIB

SAS Institute Minta Program MBG Terus Dijalankan Meski Tuai Kontroversi: Ini Misi Peradaban!

SAS Institute Minta Program MBG Terus Dijalankan Meski Tuai Kontroversi: Ini Misi Peradaban!

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 08:09 WIB

KemenPPPA Dorong Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Pasca Kasus Keracunan

KemenPPPA Dorong Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Pasca Kasus Keracunan

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 23:30 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB