BRI Catat Serapan FLPP Tertinggi, Menteri PKP Apresiasi Dukungan untuk Rumah Subsidi

Vania Rossa | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 07:38 WIB
BRI Catat Serapan FLPP Tertinggi, Menteri PKP Apresiasi Dukungan untuk Rumah Subsidi
Menteri PKP Maruara Sirait dan Direktur Utama BRI, Hery Gunardi. (Suara.com/Muhamad Yasir)
  • BRI sudah merealisasikan 71% kuota FLPP 2025, tertinggi di antara bank Himbara.

  • Dirut BRI dan Menteri PKP sepakat percepatan penyaluran penting agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat rumah layak.

  • BRI bahkan minta tambahan kuota 7 ribu unit untuk dukung target nasional 350 ribu rumah subsidi tahun ini.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berhasil mencatat capaian gemilang dalam penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.

Hingga awal Oktober, BRI sudah merealisasikan 71 persen dari kuota yang diberikan, menjadikannya bank dengan serapan tertinggi di antara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan pihaknya tengah memperkuat strategi penyaluran FLPP sekaligus KUR perumahan.

“Ada dua hal penting, bagaimana meningkatkan penyaluran FLPP dan KUR perumahan. Kuncinya bukan hanya eksekusi, tapi juga sosialisasi, supaya semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah mengetahui dan bisa mengakses program ini,” ujar Hery usai menerima kedatangan Menteri PKP Maruara Sirait di Gedung BRI, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Hery menyebut, diskusi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruara Sirait juga menekankan pentingnya percepatan realisasi agar lebih banyak masyarakat bisa memiliki rumah layak huni.

Menteri PKP Maruara Sirait juga turut memberi apresiasi kepada BRI yang dinilainya paling agresif mendukung program pemerintah.

“Saya sengaja datang untuk menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut. Dari bank-bank Himbara, pertumbuhan serapan rumah subsidi paling besar itu ada di BRI,” kata Maruara.

Ia menambahkan, program rumah subsidi menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto dalam mengurangi backlog perumahan nasional yang saat ini mencapai 9,9 juta unit.

“Tahun ini targetnya 350 ribu rumah, terbesar sepanjang sejarah. Kalau bisa naik ke 500 ribu per tahun, maka dalam 20 tahun backlog bisa teratasi. Untuk itu percepatan sangat penting, dan BRI punya peran besar,” jelasnya.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengonfirmasi capaian tinggi BRI. Ia menyebut dari alokasi kuota 25 ribu unit tahun ini, BRI sudah menyalurkan 17.822 unit atau 71 persen.

“Ini persentase realisasi tertinggi di antara Himbara. Bahkan BRI proaktif meminta tambahan kuota sekitar 7 ribu, dan sedang kami proses,” ujar Heru.

Heru optimistis tambahan kuota tersebut akan mendorong capaian BRI sekaligus mendukung target nasional 350 ribu unit rumah subsidi hingga akhir 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Booming Perumahan 2025-2029: Prabowo Genjot Subsidi, Apa Saja Dampaknya?

Booming Perumahan 2025-2029: Prabowo Genjot Subsidi, Apa Saja Dampaknya?

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 05:56 WIB

BRI Buka Akses Global untuk UMKM di Halal Indo 2025

BRI Buka Akses Global untuk UMKM di Halal Indo 2025

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 20:45 WIB

Libatkan Pengemudi di Tim Revisi UU LLAJ, Dasco Perjuangkan SIM Gratis dan Rumah Subsidi

Libatkan Pengemudi di Tim Revisi UU LLAJ, Dasco Perjuangkan SIM Gratis dan Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:18 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB