Ketua Dewan Pembina PSI Berinisial J Mengarah ke Jokowi, Keengganan Mempublikasi Bisa Jadi Bumerang?

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:16 WIB
Ketua Dewan Pembina PSI Berinisial J Mengarah ke Jokowi, Keengganan Mempublikasi Bisa Jadi Bumerang?
Joko Widodo atau Jokowi. (Instagram @jokowi)
baca 10 detik
  • Inisial J merujuk pada Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi.
  • Jamiluddin mengungkapkan keheranannya jika Jokowi adalah Ketua Dewan Pembina PSI namun informasi tersebut belum dipublikasikan secara resmi.
  • Tidak ada keuntungan bagi PSI untuk merahasiakan nama Ketua Dewan Pembina.

Suara.com - Teka-teki mengenai sosok Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang hanya diungkap dengan inisial "Bapak J" semakin menemui titik terang.

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menyoroti kuatnya indikasi bahwa inisial tersebut merujuk pada Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi, terutama setelah peristiwa arahan yang diberikan Jokowi kepada kader PSI di Bali.

Menurut Jamiluddin, arahan yang diberikan oleh Presiden Jokowi kepada kader PSI di Bali menjadi petunjuk kuat.

"Tidak sembarang orang dapat memberikan arahan ke kader partai. Biasanya yang melakukan itu punya posisi strategis di partai," jelas Jamiluddin saat dihubungi Suara.com, Jumat (3/10/2025).

Namun, Jamiluddin mengungkapkan keheranannya jika memang benar Jokowi adalah Ketua Dewan Pembina PSI namun informasi tersebut belum dipublikasikan secara resmi.

"Bila memang Jokowi yang menjadi Ketua Dewan Pembina, tentu aneh bila hingga saat ini belum dipublish," ujarnya.

Ia menekankan bahwa posisi Ketua Dewan Pembina adalah posisi yang sangat sentral dan strategis dalam struktur partai politik.

Lebih lanjut, Jamiluddin melihat bahwa secara politis, tidak ada keuntungan bagi PSI untuk merahasiakan nama Ketua Dewan Pembina. Sebaliknya, tindakan ini justru dapat merugikan citra partai.

"Dengan cara ini PSI justru akan dinilai sebagai partai tertutup," kata Jamiluddin.

baca juga

Di era demokrasi yang mengedepankan transparansi, label "partai tertutup" dinilai sudah tidak mendapat tempat di tengah masyarakat.

Jamiluddin juga mengingatkan bahwa sebagai partai yang identik dengan generasi muda, PSI seharusnya menampilkan diri sebagai partai yang terbuka dan transparan.

"PSI sebagai partai anak muda justru akan semakin tidak dianggap oleh masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya, spekulasi mengenai peran mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin menguat.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. (Foto dok. PSI)
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. (Foto dok. PSI)

Hal ini menyusul sebuah video yang memperlihatkan Jokowi memberikan arahan langsung kepada jajaran pengurus baru DPP PSI pimpinan putranya, Kaesang Pangarep, di Bali.

Momen tersebut terekam dalam unggahan video di akun Instagram resmi PSI, @psi_id. Dalam tayangan itu, seluruh kader tampak serius menyimak wejangan Jokowi, tapi isi pembicaraan sengaja dibisukan, yang semakin memicu rasa penasaran publik.

Pertemuan itu berlangsung di Waroeng Kopi Klotok Seminyak, Bali, dan dihadiri oleh para elite PSI, mulai dari Ketua Umum Kaesang Pangarep, Ketua Harian Ahmad Ali, Sekjen Raja Juli Antoni, hingga anggota Dewan Pembina Grace Natalie.

Kemunculan Jokowi ini semakin menguatkan spekulasi bahwa sosok misterius Ketua Dewan Pembina PSI yang disebut "Bapak J" adalah dirinya.

Nama "Bapak J" sendiri diumumkan secara resmi dalam pelantikan pengurus DPP PSI periode 2025–2030 di Jakarta, pada Jumat (26/9/2025). Saat itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebutkan secara jelas: "Dewan Pembina Ketua yang terhormat, 'Bapak J'," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MDIS Buka Suara soal Ijazah Gibran, PSI: Hentikan Polemik Jika Niatnya Cari Kebenaran!

MDIS Buka Suara soal Ijazah Gibran, PSI: Hentikan Polemik Jika Niatnya Cari Kebenaran!

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:44 WIB

Rocky Gerung: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Terus Dibahas Sampai 2029

Rocky Gerung: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Terus Dibahas Sampai 2029

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:04 WIB

Soal Tangkap dan Adili Jokowi, Rocky Gerung: Harus Ada Proses, Dimulai di DPR atau Meja Pengadilan

Soal Tangkap dan Adili Jokowi, Rocky Gerung: Harus Ada Proses, Dimulai di DPR atau Meja Pengadilan

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 13:43 WIB

Jokowi Beri Arahan ke Petinggi PSI di Bali, Resmi Jadi Ketua Dewan Pembina?

Jokowi Beri Arahan ke Petinggi PSI di Bali, Resmi Jadi Ketua Dewan Pembina?

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Ratusan Massa Gelar Aksi di KPK, Tuntut Jokowi Diperiksa

Ratusan Massa Gelar Aksi di KPK, Tuntut Jokowi Diperiksa

Foto | Kamis, 02 Oktober 2025 | 16:36 WIB

Terkini

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan

Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Bintang Heroes Hayden Panettiere Meninggal Dunia di Usia Muda

Bintang Heroes Hayden Panettiere Meninggal Dunia di Usia Muda

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg

Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg

Bali | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Megawati: Hukum Indonesia seperti Zaman Belanda, Dijalankan tapi Tak Berkeadilan

Megawati: Hukum Indonesia seperti Zaman Belanda, Dijalankan tapi Tak Berkeadilan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan

Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Sumpah Serapah dan Ancaman Pembunuhan Justin Hubner Menggila, Pelaku Ternyata Sosok Ini

Sumpah Serapah dan Ancaman Pembunuhan Justin Hubner Menggila, Pelaku Ternyata Sosok Ini

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Gempa NTT Rusak RSUD Manggarai, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan

Gempa NTT Rusak RSUD Manggarai, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Apa Itu Hornet? Komdigi Blokir Aplikasi Kencan Komunitas LGBTQ+

Apa Itu Hornet? Komdigi Blokir Aplikasi Kencan Komunitas LGBTQ+

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:03 WIB

×