Rocky Gerung: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Terus Dibahas Sampai 2029

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:04 WIB
Rocky Gerung: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Terus Dibahas Sampai 2029
Rocky Gerung. (Youtube Mahfud MD Official)
baca 10 detik
  • Pengamat Rocky Gerung menilai isu dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi akan tetap muncul hingga tahun 2029 dan menjadi kegelisahan publik.

  • Aksi massa dan tuntutan “Adili Jokowi” diprediksi terus bermunculan sebagai ekspresi publik atas keresahan terhadap politik dan demokrasi.

  • Rocky menekankan publik ingin politik bersih, sehingga perhatian aparat hukum terhadap isu keluarga Jokowi dipandang penting untuk menjaga kredibilitas pemerintah.

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai isu dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Menurutnya, wacana ini akan tetap hidup hingga tahun 2029 dan berpotensi terus menjadi kegelisahan publik.

"Isu itu yang memang akan hidup terus sampai 2029 dan kelihatannya setelah aksi-aksi Agustus para demonstran atau para penuntut aspirasi publik akan kembali ke koridor republik yaitu KPK terutama," kata Rocky, dikutip dari tayangan pada kanal YouTube pribadinya, Jumat (3/10/2025).

Rocky menyinggung aksi massa dengan tuntutan “Adili Jokowi” yang telah bergulir sejak beberapa bulan lalu, menurutnya akan kembali bertebaran di ruang publik. Ia menilai ekspresi seperti itu merupakan hak masyarakat dalam menyuarakan hal-hal yang dianggap mengganjal demokrasi.

"Itu artinya harus segera ada ya ada proses, entah itu dimulai di DPR atau dimulai di meja pengadilan. Tetapi sekali kerusuhan atau brutalisme itu adalah hak bayangan kita bahwa isu akan ada tetap dan itu akan mengganggu konsentrasi pemerintah terutama Presiden Prabowo," katanya.

Rocky menegaskan, kasus dugaan ijazah palsu Jokowi juga status pendidikan anaknya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang saat ini juga diragukan publik, kedua isu tersebut sudah menjadi semacam keresahan publik. Ia menyebut publik ingin politik dibersihkan dari hal-hal yang merusak demokrasi.

"Kita harus dengan hati-hati melihat bahwa negeri ini sedang dituntut untuk menghasilkan pemurnian habis-habisan," imbuhnya.

Ia juga menyebut, selama isu itu terus berada dalam ruang pembicaraan publik, aksi mahasiswa menuntut perhatian aparat penegak hukum terhadap kasus-kasus yang menyeret keluarga Jokowi akan terus muncul.

"Itu yang kitasebut sebagai, kita sudah masuk pada satu era ketika netizen itu bisa lebih bermutu daripada suara parlemen," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tangkap dan Adili Jokowi, Rocky Gerung: Harus Ada Proses, Dimulai di DPR atau Meja Pengadilan

Soal Tangkap dan Adili Jokowi, Rocky Gerung: Harus Ada Proses, Dimulai di DPR atau Meja Pengadilan

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 13:43 WIB

Rocky Gerung: Program Makan Bergizi Gratis Berubah Jadi Racun karena Korupsi

Rocky Gerung: Program Makan Bergizi Gratis Berubah Jadi Racun karena Korupsi

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 23:50 WIB

Jokowi Beri Arahan ke Petinggi PSI di Bali, Resmi Jadi Ketua Dewan Pembina?

Jokowi Beri Arahan ke Petinggi PSI di Bali, Resmi Jadi Ketua Dewan Pembina?

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Terkini

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

×