Survei IPO: Kepuasan Publik ke Prabowo Naik Signifikan! Apa Rahasianya?

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:13 WIB
Survei IPO: Kepuasan Publik ke Prabowo Naik Signifikan! Apa Rahasianya?
Presiden Prabowo Subianto masih dipercaya publik mampu untuk mengemban amanah menjadi pemimpin dan tingkat kepuasan yang tinggi dalam setahun kepemimpinannya. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU]
  • Survei: 81 persen publik percaya pada kepemimpinan Presiden Prabowo.

  • Kepercayaan ini didorong oleh program pro-rakyat yang nyata.

  • Ekonomi pedesaan dinilai membaik oleh 85 persen responden.

Suara.com - Hasil survei nasional terbaru yang dirilis Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan kepuasan dan kepercayaan yang tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam hasil survei bertajuk 'Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik' ini menyoroti penguatan legitimasi pemerintahan di tahun pertamanya.

Menurut survei yang digelar pada periode 9 Oktober –17 Oktober 2025, sejumlah 81 persen publik percaya dengan kemampuan Presiden Prabowo dalam memimpin negara.

Angka tersebut menunjukan peningkatan signifikan dari 76 persen pada survei semester pertama 2025. 

Selain itu, 67 persen responden menyatakan puas dan sangat puas terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menyatakan bahwa angka tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan Prabowo dinilai kuat, stabil, dan berpihak pada rakyat kecil. 

"Publik melihat Presiden Prabowo sebagai sosok yang tegas, berwibawa, dan konsisten dalam menjalankan program prioritas. Tingkat kepercayaan di atas 80 persen adalah indikator kuat stabilitas politik dan sosial,” ujar Dedi dalam Rilis Survei dan Diskusi Media di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Selain kepercayaan terhadap Presiden, survei IPO juga mencatat penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah. 

Sejumlah 73 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional baik dan cukup baik. Bahkan, 85 persen menilai ekonomi pedesaan membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Program-program utama pemerintah seperti Dana Desa, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis disebut berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat.

Dedi menambahkan, keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial ini menjadi faktor yang memperkuat kepuasan publik

"Publik tidak sekadar puas karena figur kepemimpinan, tetapi karena hasil kebijakan yang nyata. Program makan bergizi dan dana desa dianggap menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Tingkat kepuasan publik juga meluas hingga kinerja kabinet. Sebanyak 61 persen responden menilai Kabinet Merah Putih bekerja baik dan efektif, dengan tambahan 27 persen menilai cukup efektif.

IPO juga mencatat bahwa tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto ditandai oleh peningkatan kepercayaan, kepuasan, dan stabilitas nasional.

Selain ekonomi dan politik, 77 persen publik menilai kondisi keamanan nasional aman dan terkendali, serta 80 persen menilai penegakan hukum baik.

Dedi menekankan bahwa konsolidasi publik terhadap pemerintah menjadi faktor penting untuk keberlanjutan pembangunan nasional. 

"Publik melihat pemerintahan Prabowo sebagai pemerintahan yang bekerja, bukan sekadar menjanjikan. Kepercayaan di atas 80 persen menjadi modal besar untuk melanjutkan program-program strategis di tahun kedua," ujarnya.

Survei Indonesia Political Opinion (IPO) ini melibatkan 1.200 responden berusia minimal 17 tahun, tersebar proporsional di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling (SMRS) dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Kabinet Prabowo: Amran-Purbaya Meroket, Bahlil dan Natalius Pigai Paling Buncit

Survei Kabinet Prabowo: Amran-Purbaya Meroket, Bahlil dan Natalius Pigai Paling Buncit

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:23 WIB

Survei Poltracking: Isu Ijazah Palsu Jokowi Tak Dipercaya Publik, Upaya Gulingkan Gibran Juga Gagal?

Survei Poltracking: Isu Ijazah Palsu Jokowi Tak Dipercaya Publik, Upaya Gulingkan Gibran Juga Gagal?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:33 WIB

Raja Juli Antoni Masuk 10 Menteri Berkinerja Terbaik versi IndoStrategi, Kemenhut Respons Begini

Raja Juli Antoni Masuk 10 Menteri Berkinerja Terbaik versi IndoStrategi, Kemenhut Respons Begini

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:37 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB