5 Fakta dan Pihak-pihak yang Terlibat Perang Sudan

M Nurhadi

Minggu, 02 November 2025 | 05:25 WIB
5 Fakta dan Pihak-pihak yang Terlibat Perang Sudan
Orang-orang yang mengungsi dari kamp Zamzam menuju pengungsi internal beristirahat di perkemahan darurat di lapangan terbuka dekat Tawila (Aljazeera)

Suara.com - Sudan, sebuah negara di Afrika, telah terjerumus dalam perang saudara yang memilukan. Konflik ini melibatkan dua kekuatan militer utama: Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Force/RSF) dan Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces/SAF).

Peristiwa terbaru pada Oktober 2025 di El-Fasher menjadi sorotan, menandai babak baru dalam penderitaan yang tak berkesudahan.

Jatuhnya El-Fasher: Kemenangan RSF di Darfur Utara

Pada Minggu, 26 Oktober 2025, RSF berhasil merebut wilayah penting El-Fasher di Darfur Utara. Keberhasilan ini mengukuhkan dominasi RSF di wilayah Darfur dan secara signifikan melumpuhkan posisi SAF.

Warga sipil di El-Fasher telah menderita akibat pengepungan selama 18 bulan. Mereka tidak hanya terperangkap, tetapi juga kesulitan mengakses kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, dan jalur evakuasi.

Pasca perebutan wilayah, laporan mengenai jatuhnya korban sipil terus mengalir. Jaringan Dokter Sudan (Sudan Doctors' Network) melaporkan sekitar 1.500 warga sipil tewas hingga Rabu (29/10), bahkan menuding RSF melakukan pembantaian.

Kelompok dokter ini menyebut pembantaian tersebut sebagai kelanjutan dari kekejaman sebelumnya, di mana lebih dari 14.000 warga sipil telah tewas akibat berbagai sebab sejak awal konflik di wilayah itu.

Apa Akar Permasalahan Perang Sudan?

Konflik berdarah ini berakar dari sebuah kudeta militer-sipil pada Oktober 2021. Dua tokoh kunci yang memimpin kudeta tersebut kini menjadi pusat pertikaian:

baca juga

Jenderal al-Burhan: Presiden Sudan dan Panglima SAF.

Hemedti: Wakil Presiden dan pemimpin RSF.

Penyebab utamanya adalah perebutan kekuasaan dan pengaruh. Perselisihan muncul terkait rencana penggabungan RSF, sebuah pasukan paramiliter kuat, ke dalam angkatan darat SAF.

Kedua pemimpin ini tidak sepakat mengenai siapa yang akan memimpin kekuatan gabungan tersebut, arah perkembangan negara, serta sistem pemerintahan yang seharusnya diterapkan.

Isu kekayaan, kekuasaan, dan pengaruh menjadi pendorong utama konflik. Perang ini sendiri pecah pada April 2023 di Khartoum (Sudan Timur) dan dengan cepat meluas ke wilayah lain.

Kronologi Konflik Terbaru hingga Oktober 2025

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:54 WIB

IHSG Rontok di Sesi Pertama Perdagangan Selasa, Ini Pemicunya

IHSG Rontok di Sesi Pertama Perdagangan Selasa, Ini Pemicunya

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:54 WIB

Menkeu Purbaya soal Perang Dagang AS-China: Biar Aja Mereka Berantem, Kita Untung!

Menkeu Purbaya soal Perang Dagang AS-China: Biar Aja Mereka Berantem, Kita Untung!

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 17:27 WIB

Terkini

DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

Jogja | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?

Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:20 WIB

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'

Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:18 WIB

4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan

4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak

Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak

Surakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×