Dishub DKI Bantah Warga Habiskan 30% Gaji untuk Transportasi: Nggak Sampai 10 Persen!

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 03 November 2025 | 16:16 WIB
Dishub DKI Bantah Warga Habiskan 30% Gaji untuk Transportasi: Nggak Sampai 10 Persen!
Ilustrasi Transportasi di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan biaya transportasi warga Ibu Kota tidak sampai 10 persen dari UMP, jauh dari klaim Menhub yang menyebut 30 persen.
  • Dengan tarif Transjakarta Rp3.500 dan sistem integrasi Rp10 ribu, rata-rata pengeluaran bulanan untuk transportasi diperkirakan hanya Rp200 ribu.
  • Syafrin menduga angka 30 persen berasal dari survei Jabodetabek, di mana akses transportasi massal masih terbatas.

Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membantah pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang menyebut pengeluaran warga Ibu Kota untuk transportasi umum mencapai 30 persen dari gaji bulanan.

Menurutnya, berdasarkan perhitungan Dishub DKI, biaya transportasi masyarakat Jakarta justru tidak sampai 10 persen dari Upah Minimum Provinsi (UMP).

Syafrin mencontohkan tarif bus Transjakarta yang hanya sebesar Rp3.500 untuk menuju ke semua halte tanpa turun. Lalu, ada juga tarif integrasi Rp10 ribu yang memungkinkan berpindah dari Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT.

“Jadi sebenarnya dengan posisi UMP sekarang, jika kita melihat cakupan layanan angkutan umum Jakarta yang sudah mencapai 91,8 persen dan dengan tarif Transjakarta sekarang misalnya Rp3.500, PP Rp7.000 per hari kali katakanlah 25 hari bekerja, dapat berapa? Tidak lebih dari Rp200.000,” ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, dengan UMP DKI Jakarta yang mencapai sekitar Rp5,3 juta, proporsi biaya transportasi masyarakat berada di bawah 10 persen.

“Dengan UMP kita 5,3, maka itu di bawah 10 persen,” ujarnya.

Syafrin juga menilai pernyataan soal 30 persen tersebut kemungkinan besar berasal dari survei yang tidak spesifik membahas warga Jakarta saja, melainkan wilayah Jabodetabek secara keseluruhan.

“Kita melihat dari apa yang disampaikan oleh lembaga yang survei, itu bukan Jakarta tapi Jabodetabek,” tegasnya.

Menurutnya, beban transportasi di wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi memang berbeda karena keterbatasan layanan angkutan umum massal. Bahkan di Bogor sendiri tarifnya seharga Rp5 ribu.

baca juga

Lalu, jika berpindah angkutan biayanya akan bertambah lagi.

“Jadi memang kalau Jabodetabek kan pergerakannya,” kata Syafrin.

Untuk mengatasi ketimpangan itu, Pemprov DKI melalui Transjakarta kini memperluas jangkauan layanan ke kawasan penyangga.

“Oleh sebab itu, oleh Pak Gubernur, layanan Transjakarta diperluas menjadi Transjabodetabek karena untuk mengisi kekosongan ini,” pungkas Syafrin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Celah Keamanan Fatal: Peretas Bisa Kendalikan Mobil dari Jarak Jauh!

Celah Keamanan Fatal: Peretas Bisa Kendalikan Mobil dari Jarak Jauh!

Tekno | Senin, 03 November 2025 | 16:12 WIB

Perut Sabrina Alatas Ikut Disorot, Imbas Gosip Pacar Hamish Daud Hamil

Perut Sabrina Alatas Ikut Disorot, Imbas Gosip Pacar Hamish Daud Hamil

Entertainment | Senin, 03 November 2025 | 16:12 WIB

Mengenal Teknologi Hematologi Sysmex XQ Series, Dapat Deteksi Dini Thalassemia

Mengenal Teknologi Hematologi Sysmex XQ Series, Dapat Deteksi Dini Thalassemia

Tekno | Senin, 03 November 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×