Ganja 35 Paket dalam Rangka Vespa, ASN Tangerang Terlibat Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

Bangun Santoso

Kamis, 06 November 2025 | 12:08 WIB
Ganja 35 Paket dalam Rangka Vespa, ASN Tangerang Terlibat Jaringan Narkoba Lintas Provinsi
Ilustrasi sepeda motor Vespa. [Antara News/Vespa]
baca 10 detik
  • Polresta Tangerang membongkar penyelundupan 35 paket besar ganja yang disembunyikan di dalam sasis atau rangka motor Vespa
  • Seorang oknum ASN Pemkab Tangerang berinisial AH (44) ditangkap bersama dua orang lainnya dalam jaringan narkoba lintas provinsi (Sumatera Utara-Bogor-Bali)
  • Para pelaku, terutama pengendali utama, dijerat dengan pasal berlapis dan terancam hukuman penjara seumur hidup

Suara.com - Kreativitas para penyelundup narkoba seolah tak ada habisnya. Kali ini, sasis atau rangka motor Vespa klasik dimodifikasi menjadi kompartemen rahasia untuk menyelundupkan 35 paket besar ganja. Aksi ini berhasil dibongkar oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, yang turut menyeret seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada, dalam konferensi pers pada Kamis (6/11/2025), membeberkan bahwa pengungkapan ini berawal dari penangkapan kecil di tingkat Polsek Panongan.

"Di mana kasus ini telah berhasil diungkap berawal dari penangkapan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Posek Panongan kepada seorang yang berinisial J (19), dikontrakannya di desa Rancaiu, kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang," ungkap Kapolresta sebagaimana dilansir Antara.

Dari penangkapan J, polisi melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tiga tersangka utama. Mereka adalah LK (24), seorang buruh harian; AH (44), yang merupakan oknum ASN di lingkungan Pemkab Tangerang; dan IT (42), yang diduga kuat sebagai pemilik sekaligus pengendali utama dalam jaringan narkoba antarprovinsi ini.

Penyelidikan membawa petugas hingga ke Bogor, Jawa Barat, tempat ketiga tersangka ditangkap.

"Kemudian jajaran Polsek Panongan melakukan upaya-upaya pengembangan kasus, langsung bergeser ataupun bergerak ke daerah Bogor, dan menangkap tiga pria yang diduga sebagai pelaku," tutur Indra.

Di tangan IT, polisi menemukan setengah kilogram ganja siap edar. IT mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar berinisial AS di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Fakta paling mengejutkan terungkap saat IT mengaku baru saja mengirim paket besar ke Bali. Modusnya sangat rapi.

"Tidak hanya itu, polisi juga berhasil mendapat informasi bahwa IT sudah mengirim 35 paket besar ganja ke Denpasar, Bali. Tersangka IT menggunakan jasa ekspedisi," kata Indra.

baca juga

Ganja puluhan kilogram itu disembunyikan di dalam rangka motor Vespa yang telah dimodifikasi, lalu dikemas seolah-olah mengirim satu unit motor utuh melalui jasa ekspedisi. Polisi bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak ekspedisi.

"Dari keterangan pihak ekspedisi, paket yang dikejar sudah tiba di Denpasar, Bali. Koordinasi ditingkatkan agar kantor ekspedisi di Bali menahan paket tersebut," ujarnya.

Akhirnya, motor Vespa berisi 35 paket besar ganja itu berhasil diamankan sebelum sampai ke tangan penerima. Total barang bukti yang disita meliputi 10 linting ganja, lima paket kecil, satu paket besar seberat 350 gram, dan puncaknya, satu unit Vespa yang 'perutnya' penuh dengan 35 paket ganja.

Para tersangka kini harus menghadapi ancaman hukuman berat. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Tentunya untuk pelaku utama dikenakan ancaman hukuman maksimal adalah seumur hidup. Kemudian yang terakhir, kami mengimbau dan memberikan maklumat kepada seluruh masyarakat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8

Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8

News | Rabu, 05 November 2025 | 17:43 WIB

Onadio Leonardo 'Dikirim' Rehabilitasi Narkoba 3 Bulan, Polisi: Ada Keinginan Sembuh dan Menyesal

Onadio Leonardo 'Dikirim' Rehabilitasi Narkoba 3 Bulan, Polisi: Ada Keinginan Sembuh dan Menyesal

Entertainment | Selasa, 04 November 2025 | 19:18 WIB

Onad Terseret Narkoba, Menguak Apa Itu Ganja dan Ekstasi serta Bahayanya

Onad Terseret Narkoba, Menguak Apa Itu Ganja dan Ekstasi serta Bahayanya

Your Say | Selasa, 04 November 2025 | 18:15 WIB

Rombak Besar-besaran, Tangerang Hawks Basketball Lepas Habib Titoaji

Rombak Besar-besaran, Tangerang Hawks Basketball Lepas Habib Titoaji

Sport | Selasa, 04 November 2025 | 11:30 WIB

Tabrak Tiang hingga Hilang Kesadaran, Ryuji Utomo Bagikan Kondisi Terkini

Tabrak Tiang hingga Hilang Kesadaran, Ryuji Utomo Bagikan Kondisi Terkini

Bola | Selasa, 04 November 2025 | 11:11 WIB

Apa Itu Ganja dan Ekstasi yang Positif Dipakai Onadio Leonardo?

Apa Itu Ganja dan Ekstasi yang Positif Dipakai Onadio Leonardo?

Entertainment | Senin, 03 November 2025 | 19:50 WIB

Teka-teki Status Hukum Beby Prisillia Terjawab, Hasil Tes Urin Negatif dan Sudah Dipulangkan

Teka-teki Status Hukum Beby Prisillia Terjawab, Hasil Tes Urin Negatif dan Sudah Dipulangkan

Entertainment | Minggu, 02 November 2025 | 17:13 WIB

Terkini

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:25 WIB

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:22 WIB

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:21 WIB

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:18 WIB

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15 WIB

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:01 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB