Buah Durian Mau Diklaim Malaysia Jadi Buah Nasional, Indonesia Merespons: Kita Rajanya!

Bangun Santoso

Senin, 17 November 2025 | 13:49 WIB
Buah Durian Mau Diklaim Malaysia Jadi Buah Nasional, Indonesia Merespons: Kita Rajanya!
ilustrasi Buah Durian. (Pixabay.com)
baca 10 detik
  • Asosiasi Produsen Durian (DMA) secara resmi meminta pemerintah Malaysia untuk menetapkan durian sebagai buah nasional, dengan argumen utama sebagai simbol pemersatu dan identitas bangsa
  • Indonesia, melalui Menteri Zulkifli Hasan, menolak wacana tersebut dengan menyodorkan data produksi yang jauh lebih unggul (hampir 2 juta ton pada 2024) dan keanekaragaman hayati yang lebih kaya (21 dari 27 spesies durian dunia)
  • Pemerintah Malaysia saat ini sedang dalam tahap meninjau dan mengkaji usulan tersebut secara komprehensif, sementara Indonesia bersiap memperkuat branding "Durian Nusantara" di kancah global

Suara.com - Klaim atas takhta 'Raja Buah' memanas di antara dua negara serumpun. Wacana yang digulirkan Malaysia untuk menobatkan durian sebagai buah nasional mereka menuai reaksi keras dari Indonesia, yang merasa jauh lebih berhak atas gelar tersebut berdasarkan data dan fakta yang tak terbantahkan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia memiliki dasar yang jauh lebih kuat untuk mengklaim durian sebagai buah nasional ketimbang negara tetangga. Argumen utamanya adalah data produksi yang superior.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, Zulhas memaparkan angka yang signifikan.

“Indonesia memproduksi hampir 2 juta ton durian pada 2024 menurut BPS. Angka ini jauh di atas Malaysia. Dengan fakta ini, saya kira Durian adalah Buah Nasional Indonesia,” ujar Zulhas dalam siaran pers, dikutip Minggu (16/11/2025).

Data BPS 2024 memang menunjukkan produksi durian Indonesia yang mencapai 1,96 juta ton, menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Angka fantastis ini disumbang oleh sentra-sentra durian yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sementara itu, sejumlah laporan regional menyebut produksi Malaysia jauh lebih rendah, meskipun mereka unggul dalam nilai ekspor varietas premium seperti Musang King.

Zulhas menambahkan, superioritas Indonesia tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga keanekaragaman hayati.

“Kalau bicara simbol nasional, ya harus berdiri di atas data dan realitas. Durian Nusantara itu kekuatan kita di Asia. Menurut data BRIN, Indonesia punya 21 dari 27 spesies durian yang dikenal di dunia dan hingga 2024 sekitar 114 terdaftar varietas unggul baru," kata Zulhas.

baca juga

Sebagai langkah strategis, pemerintah Indonesia berencana mendorong branding “Durian Nusantara” secara masif, meningkatkan standar produksi, dan memperluas potensi ekspor olahan durian ke pasar global untuk memperkuat posisi tawar.

Langkah Resmi Malaysia

Usulan di Malaysia bukan sekadar isapan jempol. Asosiasi Produsen Durian atau Durian Manufacturer Association (DMA) secara resmi telah mengajukan permintaan kepada Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia.

Dikutip dari The Straits Times, Senin (10/11/2025), Presiden DMA Eric Chan menilai durian bukan sekadar buah, melainkan telah menjadi bagian dari identitas nasional Malaysia.

“Setiap orang Malaysia, tanpa memandang latar belakang mereka, memiliki kisah tentang durian, sebuah kenangan, sebuah tradisi. Inilah satu hal yang mempersatukan kita semua,” ujar Chan.

Malaysia memang sangat percaya diri dengan varietas premium mereka yang mendunia, seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Adam Alis Makin Serius, Polisi Malaysia Minta Bantuan Polri untuk Lakukan Penyelidikan

Kasus Adam Alis Makin Serius, Polisi Malaysia Minta Bantuan Polri untuk Lakukan Penyelidikan

Bola | Senin, 17 November 2025 | 10:54 WIB

Striker Naturalisasi Baru Timnas Malaysia 'Menghilang', Diduga Alami Masalah Jantung Serius

Striker Naturalisasi Baru Timnas Malaysia 'Menghilang', Diduga Alami Masalah Jantung Serius

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 17:00 WIB

Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award, Waktunya Indonesia Kejar Habis Malaysia!

Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award, Waktunya Indonesia Kejar Habis Malaysia!

Your Say | Jum'at, 14 November 2025 | 12:40 WIB

Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Indonesia Berpeluang Samai Rekor Malaysia

Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Indonesia Berpeluang Samai Rekor Malaysia

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 10:20 WIB

Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya

Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 20:48 WIB

Pelatih Malaysia Bicara 2 Pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025

Pelatih Malaysia Bicara 2 Pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 19:36 WIB

Eks Wakil Presiden AFF Nilai Vietnam Lebih Layak ke Piala Asia 2027 Dibanding Malaysia

Eks Wakil Presiden AFF Nilai Vietnam Lebih Layak ke Piala Asia 2027 Dibanding Malaysia

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×