Anggaran Rp19 Triliun Belum Terserap: Apa yang Terjadi di Kemenhub Menjelang Tutup Buku 2025?

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 20 November 2025 | 11:18 WIB
Anggaran Rp19 Triliun Belum Terserap: Apa yang Terjadi di Kemenhub Menjelang Tutup Buku 2025?
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Suara.com/Achmad Fauzi).
baca 10 detik
  • Serapan anggaran Kemenhub 2025 hingga November baru mencapai 65,5 persen atau Rp19,31 triliun.

  • Ditjen Perkeretaapian menjadi unit kerja dengan serapan anggaran paling rendah, baru 44,04 persen.

  • Untuk tahun 2026, Kemenhub telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp28,48 triliun untuk infrastruktur.

Suara.com - Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 baru mencapai 65,5 persen hingga November. Artinya, kementerian masih harus menyerap sisa anggaran sebesar 34,5 persen sebelum tahun anggaran berakhir.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Dalam rapat tersebut, Dudy menyatakan pihaknya akan mempercepat penyerapan anggaran. Hingga November 2025, total dana yang terserap baru mencapai Rp19,31 triliun.

"Kami akan terus memaksimalkan penyerapan anggaran hingga akhir tahun ini," ujar Dudy.

Jika dirinci, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatatkan serapan terbesar secara nominal, yakni Rp7,2 triliun (70%), diikuti Ditjen Perhubungan Udara sebesar Rp3,8 triliun (74,75%). Sebaliknya, Ditjen Perkeretaapian menjadi unit dengan serapan terendah, yakni baru Rp2,96 triliun atau 44,04 persen dari total pagu anggarannya.

Dudy mengakui perlambatan ini dipengaruhi beberapa faktor, termasuk penyesuaian skema anggaran yang menerapkan sistem buka-tutup.

"Harapannya, apa yang terjadi di 2025 ini dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan anggaran 2026," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenhub juga membahas rancangan anggaran tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp28,48 triliun. Sebagian besar, atau Rp16,8 triliun (59,2%), akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur konektivitas.

"Peningkatan konektivitas serta pemenuhan sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung keselamatan akan tetap menjadi prioritas Kemenhub," pungkas Dudy.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunda Penerbangan 2 Jam untuk Rapat, Ini Arahan Prabowo soal Serapan Anggaran dan Transfer ke Daerah

Tunda Penerbangan 2 Jam untuk Rapat, Ini Arahan Prabowo soal Serapan Anggaran dan Transfer ke Daerah

News | Selasa, 11 November 2025 | 15:13 WIB

Purbaya Gregetan Soal Belanja Pemda, Ekonomi 2025 Bisa Rontok

Purbaya Gregetan Soal Belanja Pemda, Ekonomi 2025 Bisa Rontok

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 15:36 WIB

Kala Purbaya Ingin Rakyat Kaya

Kala Purbaya Ingin Rakyat Kaya

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 17:53 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×