Khawatir NU Terpecah: Ini Seruan dari Nahdliyin Akar Rumput untuk PBNU

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 28 November 2025 | 19:17 WIB
Khawatir NU Terpecah: Ini Seruan dari Nahdliyin Akar Rumput untuk PBNU
Forum Mubes Nahdliyin Nusantara yang digelar di Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Jumat (28/11/2025). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Forum Nahdliyin khawatir konflik elite PBNU telantarkan program kerakyatan di bawah.
  • Mereka mendesak penyelesaian konflik kembali pada otoritas kiai, bukan cara politik.
  • Forum bersikap netral dan serahkan penyelesaian pada mandat muktamar, bukan MLB.

Suara.com - Forum Nahdliyin Nusantara menyerukan penyelesaian segera atas konflik kepemimpinan di tubuh PBNU, karena khawatir kisruh di tingkat elite akan menelantarkan program-program kerakyatan di level bawah. Seruan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan di Sleman, Yogyakarta, Jumat (28/11/2025).

Salah satu tokoh yang hadir, Gus Zuhdi Abdurrahman, menilai polemik di PBNU sudah terlalu melebar dan membayangi kerja-kerja organisasi.

"NU di kaum bawah ini lebih besar daripada yang di Jakarta. Kekhawatiran kita, kisruh ini tidak selesai, kemudian tidak ada program kerakyatan," kata Gus Zuhdi.

Ia menekankan bahwa solusi harus kembali pada otoritas moral para kiai, bukan melalui pendekatan politik seperti sengketa AD/ART ke kementerian.

"Gaya-gaya politik itu coba kita jauhi, karena kita bukan lembaga politik," ujarnya.

Sementara itu, tokoh NU lainnya, Nur Khalik Ridwan, menambahkan bahwa pertemuan dan dialog tidak akan cukup jika tidak dilandasi niat tulus untuk berdamai (islah).

"Kita berharap masalah-masalah ini bisa diatasi. Kalau silaturahmi dilakukan tapi tidak ada sikap untuk tolong-menolong, ya akan terjadi saling menegasikan," ujar Nur.

Di sisi lain, Hasan Basri Marwah menegaskan bahwa forum ini tidak memihak salah satu kubu dan menyerahkan penyelesaian sepenuhnya kepada para mandataris Muktamar.

Meskipun mengakui adanya usulan percepatan muktamar dari kalangan nahdliyin, Hasan menyatakan forum mereka tidak secara resmi mendorong opsi tersebut. Ia juga menyebut bahwa Musyawarah Luar Biasa (MLB) tidak memiliki preseden dalam sejarah NU, sehingga jalan islah yang dipimpin para kiai senior tetap menjadi yang paling ideal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susunan Pemain Persija vs PSIM Yogyakarta di BRI Super League 28 November 2025

Susunan Pemain Persija vs PSIM Yogyakarta di BRI Super League 28 November 2025

Bola | Jum'at, 28 November 2025 | 18:58 WIB

Link Live Streaming Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, Jumat 28 November 2025

Link Live Streaming Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, Jumat 28 November 2025

Bola | Jum'at, 28 November 2025 | 18:06 WIB

PBNU Ungkap Alasan Copot Gus Ipul dari Posisi Sekjen: Banyak SK Mandek

PBNU Ungkap Alasan Copot Gus Ipul dari Posisi Sekjen: Banyak SK Mandek

News | Jum'at, 28 November 2025 | 17:51 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 14:17 WIB

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:15 WIB

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 14:14 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 14:04 WIB

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Opini | Sabtu, 05 September 2026 | 14:01 WIB

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:00 WIB

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:58 WIB

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Sulsel | Sabtu, 05 September 2026 | 13:53 WIB

×