Buntut Kebakaran Maut Kemayoran, Mendagri Usulkan Uji Kelayakan Gedung Rutin

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 10 Desember 2025 | 13:26 WIB
Buntut Kebakaran Maut Kemayoran, Mendagri Usulkan Uji Kelayakan Gedung Rutin
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Adiyoga Priyambodo)
baca 10 detik
  • Buntut kebakaran maut di Kemayoran, pemerintah akan evaluasi regulasi keselamatan gedung.
  • Mendagri Tito Karnavian usulkan adanya 'uji KIR' berkala untuk semua bangunan.
  • Tujuannya untuk pastikan sistem proteksi kebakaran berfungsi baik dan cegah bencana.

Suara.com - Musibah kebakaran maut di Gedung Terra Drone Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 orang pada Selasa (9/12/2025), memicu respons tegas dari pemerintah. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mewacanakan perlunya pemeriksaan keselamatan berkala untuk bangunan gedung, serupa dengan uji KIR pada kendaraan.

"Saya diperintahkan untuk mengevaluasi prosedur dan tata cara pencegahan kebakaran gedung," ucap Tito di lokasi kejadian, Rabu (10/12/2025).

Ia membandingkan regulasi ini dengan sektor transportasi yang memiliki kewajiban uji KIR secara rutin untuk memastikan standar keselamatan tetap terpenuhi.

Menurutnya, sistem pengecekan berkala ini krusial untuk memastikan fungsi proteksi kebakaran berjalan dengan baik.

"Kalau kendaraan umum kan ada uji KIR-nya. Seharusnya gedung, terutama yang berisiko tinggi (high risk), juga memiliki sistem pengecekan reguler, misalnya setahun atau dua tahun sekali," jelas Tito.

Menurutnya, evaluasi ini sangat mendesak, terutama mengingat banyaknya gedung pencakar langit di DKI Jakarta yang memiliki risiko lebih besar jika terjadi kebakaran.

"Apalagi di Jakarta ini banyak sekali high risk building. Kalau terjadi kebakaran, risikonya lebih besar," tuturnya.

Perintah evaluasi ini, lanjutnya, bertujuan untuk menutup celah hukum (gray area) dalam aturan keselamatan gedung. Ia menegaskan bahwa aspek mitigasi kebakaran harus menjadi syarat mutlak dalam setiap penerbitan izin bangunan.

"Logika saya berpikir bahwa setiap pembuatan bangunan juga harus ada pengujian tentang pencegahan atau mitigasi kebakaran," tutup Tito.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri: Alat Pemadam Kebakaran Gedung Terra Drone Tidak Mencukupi

Mendagri: Alat Pemadam Kebakaran Gedung Terra Drone Tidak Mencukupi

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:18 WIB

Pasang Badan Lindungi Warga dari Runtuhan Kaca, Kapolsek Kemayoran Dilarikan ke Meja Operasi

Pasang Badan Lindungi Warga dari Runtuhan Kaca, Kapolsek Kemayoran Dilarikan ke Meja Operasi

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:53 WIB

Digitalisasi Adminduk Selamatkan Triliunan Dana Bansos, Mendagri: Dukcapil Harus Lebih Agresif!

Digitalisasi Adminduk Selamatkan Triliunan Dana Bansos, Mendagri: Dukcapil Harus Lebih Agresif!

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:41 WIB

Terkini

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

×