Said Didu Sebut Luhut Lebih Percaya Xi Jinping Ketimbang Prabowo, Sinyal Bahaya bagi Kedaulatan?

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:04 WIB
Said Didu Sebut Luhut Lebih Percaya Xi Jinping Ketimbang Prabowo, Sinyal Bahaya bagi Kedaulatan?
Kepala Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. [Instagram/@luhut.pandjaitan]
  • Said Didu mengkritik LBP karena mengutamakan konfirmasi China mengenai Bandara IMIP daripada pejabat dalam negeri.
  • Langkah Luhut ini dinilai Said sebagai sinyal keretakan kepercayaan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
  • Said mendesak Presiden Prabowo menyatakan darurat kedaulatan dan mengambil tindakan tegas segera.

Suara.com - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, melontarkan kritik pedas terhadap Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

Said menilai, sikap Luhut yang lebih mengedepankan konfirmasi dari pihak China soal Bandara IMIP di Morowali, ketimbang pejabat dalam negeri merupakan alarm bahaya bagi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Kritik keras ini dipicu oleh respons Luhut terhadap pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenai adanya fenomena "republik dalam republik" atau indikasi penguasaan wilayah oleh pihak asing.

“Tahu-tahu muncul namanya seniornya Sjafrie Sjamsoeddin, yaitu Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan, ‘saya sudah cek kepada asistennya Jinping, bahwa tidak ada negara dalam negara di Morowali,’” ungkap Said Didu dalam diskusi di kanal YouTube Refly Harun, Kamis (18/12/2025).

Menurut Said, langkah Luhut tersebut menunjukkan adanya keretakan kepercayaan di level tertinggi pemerintahan.

Ia menyayangkan seorang pejabat negara lebih memilih memercayai narasi asing atau dalam hal ini dari pihak China dibandingkan menteri atau presidennya sendiri.

“Coba Anda bayangkan, seorang pejabat tidak percaya kepada menterinya, artinya tidak percaya kepada Prabowo. Dia lebih percaya kepada Jinping daripada Presiden Prabowo,” tegas Said.

Ia pun memperingatkan Presiden Prabowo agar waspada terhadap orang-orang di lingkaran terdekatnya.

“Pak Prabowo harus sadar ini. Orang di sekitarnya sudah nggak percaya ke Presidennya. Dia percaya kepada Jinping,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Said Didu mendesak agar Presiden Prabowo mengambil langkah ekstrem untuk memulihkan kedaulatan negara yang dianggapnya telah tergerus selama era pemerintahan sebelumnya akibat pengaruh asing dan oligarki.

“Saya minta Pak Prabowo, lakukan, kembalikan semua kedaulatan ini kembali ke negaramu! Di sinilah diuji nasionalisme, integritas Bapak Presiden Prabowo,” pinta Said.

Ilustrasi Bandara IMPI di Morowali, Sulawesi Tengah. (Tim Grafis Suara.com)
Ilustrasi Bandara IMPI di Morowali, Sulawesi Tengah. (Tim Grafis Suara.com)

Ia menekankan bahwa Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi yang tidak ideal dalam hal kedaulatan. Ia pun mengusulkan adanya tindakan cepat dan tegas.

“Operasi sekarang, Bapak harus menyatakan sekarang Indonesia dalam keadaan darurat, maka perlu operasi pengembalian kedaulatan Republik Indonesia,” cetusnya.

Di tengah polemik ini, Said Didu secara khusus memberikan dukungan moral kepada Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Ia melihat Sjafrie tengah menghadapi tekanan besar karena berani menyuarakan isu sensitif mengenai penguasaan wilayah oleh asing.

“Kami berharap Pak Sjafrie Sjamsoeddin jangan pernah gentar, karena kami tahu Bapak sedang diserang sekarang sebagai Panglima Perang mengembalikan kedaulatan Indonesia,” ucap Said memberi semangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Toba Pulp Lestari Tutup Operasional dan Reaksi Keras Luhut Binsar Pandjaitan

Pabrik Toba Pulp Lestari Tutup Operasional dan Reaksi Keras Luhut Binsar Pandjaitan

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 15:49 WIB

Said Didu Bongkar 5 Kedaulatan RI yang 'Dirampas' Jokowi demi Oligarki Selama Satu Dekade

Said Didu Bongkar 5 Kedaulatan RI yang 'Dirampas' Jokowi demi Oligarki Selama Satu Dekade

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 15:28 WIB

UGM Jawab Sentilan Luhut Soal Penelitian: Kalau Riset Sudah Ribuan

UGM Jawab Sentilan Luhut Soal Penelitian: Kalau Riset Sudah Ribuan

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 12:49 WIB

Toba Pulp Lestari Dituding Biang Kerok Bencana, Ini Fakta Perusahaan, Pemilik dan Reaksi Luhut

Toba Pulp Lestari Dituding Biang Kerok Bencana, Ini Fakta Perusahaan, Pemilik dan Reaksi Luhut

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 20:21 WIB

Mendagri: Digitalisasi Bantuan Sosial Dibutuhkan untuk Ketepatan Sasaran Penyaluran

Mendagri: Digitalisasi Bantuan Sosial Dibutuhkan untuk Ketepatan Sasaran Penyaluran

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:14 WIB

Terkini

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:45 WIB

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

News | Senin, 27 April 2026 | 22:24 WIB